Kehidupan Ku (Menikah Muda)

Kehidupan Ku (Menikah Muda)
Bagian 101


__ADS_3

Seorang wanita cantik dengan pakaian lengkap ala orang kantoran tengah berdiri didekat trotoar, wanita itu terus menatap ke kiri dan kanan seperti sedang mencari atau menunggu sesuatu.


Sesekali terdengar helaan nafas panjang dari wanita cantik ini saat melihat taksi atau kendaraan umum yang lewat begitu saja atau sudah full terisi penumpang, wanita cantik tersebut adalah Siska.


" astaga gimana mau cepat sampai ini yang ada telat saya datang nya, mana udah jam 7 begini, aduh bisa gaswat ni" rutuk Siska kesal.


Selama 10 menit ia berdiri didekat trotoar, namun tak ada satupun taksi atau kendaraan umum lain nya yang berhenti atau lewat jika pun ada telah penuh terisi penumpang.


"kenapa pada penuh sih, heran biasanya enggak kayak gini deh, haduhhh telat telat deh ni saya datang nya" ucap Siska dengan menghela nafas berat.


Siska pun memutuskan untuk berjalan kaki, sembari menunggu ada kendaraan umum, taksi atau ojek yang lewat, namun nihil sekitar 5 menit ia berjalan kaki namun tak ada satupun yang lewat.


Tin...


Tin...


Bunyi klakson mobil membuat Siska terkejut kagek, ia mengelus-elus dada nya.


" astaga siapa sih orang iseng yang ngerjain saya" kesal Siska menatap kedalam mobil,


"pak Bay...yu" ucap Siska dengan terbata, ia terkejut saat melihat seseorang yang ada didalam mobil.


"kamu kenapa kok jalan kaki?" tanya Bayu dengan sedikit menurunkan kaca mata hitam nya.


"saya lagi nunggu taksi atau kendaraan umum lewat pak" jawab Siska, Bayu pun melirik Siska dari atas sampai bawah yang membuat Siska menjadi salah tingkah.


" ohh, gitu ya sudah saya duluan kalo gitu" ucap Bayu membetulkan kaca mata hitam nya, dan mulai melajukan mobilnya.


"astaga tuh cowok enggak ada pengertian nya apa? saya jalan kaki panas-panasan kayak gini massa enggak ditawarin buat bereng atau basa basi kek, mau ikut enggak atau masuk mobil, ini enggak dasar pak Bayu mah pantes aja kagak laku-laku lah sifat nya cuek amet mana dingin lagi kayak kulkas " gerutu Siska sembari melanjutkan perjalanan nya.


Bayu memutar balik mobil nya, jika dipikir-pikir ia terkesan kejam jika meninggal Siska yang sedang kesusahan seperti itu, Bayu pun kembali menyusul Siska.

__ADS_1


" masuk" titah Bayu, Siska menoleh dan langsung membuang mukanya.


"kamu mau masuk atau saya yang masukin kamu" ucap Bayu dengan sedikit ancaman, Siska menoleh cepat dan langsung membuka pintu mobil bagian belakang kemudian dengan raut wajah kesal menghempaskan tubuhnya dikursi penumpang.


" kamu kira saya supir pribadi kamu hah?" ucap Bayu dengan tatapan tajam melalui kaca spion didepan nya.


" lahh kan saya sudah masuk, sudah duduk dengan manis pak, masih ada yang salah toh?" tanya Siska yang tak merasa bersalah.


"pindah kedepan sekarang" titah Bayu dengan raut wajah serius, Siska yang menatap wajah Bayu dari kaca spion pun tiba-tiba menciut, ia pun terpaksa keluar dan pindah duduk disamping Bayu.


" bapak puas" ucap Siska kesal, Bayu hanya diam dan mulai menjalankan mobil nya menuju kantor.


Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan diantara keduanya, Bayu yang hanya fokus dengan jalanan didepan nya dan Siska yang sibuk dengan pikirannya.


'nih orang tercipta dari apa sih? kok ada ya manusia kayak pak Bayu, kadang baik, kadang cuek, kadang hangat, kadang dingin, ehh kadang sok perhatian bikin orang bingung aja' batin Siska menatap keluar jendela.


"ekhemm" Bayu berusaha untuk mencairkan suasana, pasalnya sedari tadi ia perhatikan Siska lebih banyak melamun nya.


"kamu kesambet ya?" tanya Bayu to the point.


" enggak pak, emangnya kenapa?" tanya Siska bingung.


" saya perhatiin kamu dari tadi melamun aja, emang nya ada masalah?" tanya Bayu santai.


"bapak kepo ya?" jawab Siska dengan malas nya.


" enggak juga sih" setelah itu Bayu pun diam dan lebih memilih kembali fokus pada jalanan didepan nya.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka pun sampai, mobil Bayu pun mamsuki lobi kantor.


Siska pun dengan cepat membuka pintu mobil dan keluar, namun saat ia hendak menutup kembali pintu mobil dengan cepat Bayu mencegat nya

__ADS_1


" ehhh jangan ditutup dulu, kamu lupa apa?" ucap Bayu.


" lupa apa nya ya pak, saya udah telat nih pak maaf ya pak saya duluan bye pak Bayu" jawab Siska kemudian ia pun berlalu pergi, Bayu pun hanya bisa menghela nafas berat, melihat tingkah Siska.


" bukan nya berterima kasih main pegi aja" lirih Bayu geleng-geleng kepala, ia pun membuka pintu mobil dan keluar.


Siska berjalan secepat mungkin, ia melirik jam ditangan nya sudah menunjukkan pukul 8 kurang 10 menit iapun semakin mempercepat langkahnya, ia takut Arsya telah tiba di kantor namun dirinya lah belum tiba.


Siska yang tak menyadari lantai yang masih basah karena baru sudah di pel oleh OB pun hampir tergelincir, andai saja tangan nya tak di tarik oleh seseorang sudah pasti ia telah jatuh kelantai.


Siska memejam kan mata saat kepalanya mendarat tepat didada bidang seseorang, iapun dengan pelan membuka matanya, berapa terkejutnya ia saat mendapati wajah tampan Bayu yang ia lihat.


'astaga ini beneran atau mimpi sih, pak Bayu meluk saya' batin Siska tak percaya.


Bayu yang melihat Siska menatap nya tanpa berkedip pun menjadi bingung.


"Siska, kamu enggak apa-apa?" tanya Bayu, namun tak direspon oleh sang empunya nama.


Melihat Siska yang tidak merespon perkataan nya pun Bayu kembali menjatuhkan tubuh Siska kelantai.


" awwwww" aduh Siska, ia pun menatap Bayu dengan tanda tanya.


" kenapa? kamu pasti mau nanya kenapa saya lepasin kamu, dan membiarkan kamu jatuh kelantai kan?" tebak Bayu.


" kok bapak tau sih?" tanya Siska dengan anggukan kepala.


"makanya kalo jalan itu hati-hati jangan tergesa-gesa, saya tau kamu telat tapi enggak kayak gitu juga, untung enggak jatuh kamu nya" ucap Bayu menasehati Siska.


" ya elahhh emang udah jatuh pak, barusan aja bapak yang ngejatuhin saya" potong Siska cepat dengan nada sedikit kesal.


" ya lagian salah kamu lah di tanya orang kok enggak ada respon malah natap saya tanpa kedip lagi, saya tau saya itu memang tampan tapi enggak segitu juga kalee," Siska mencebikkan bibir nya kesal saat mendengar perkataan Bayu yang telah berlalu begitu saja dari hadapan nya.

__ADS_1


"memang dasar aneh ni pak Bayu, makhluk astral dari mana sih ni manusia ganteng satu, suka nya bikin kesel, untung ganteng kalo kagak tadi udah saya bikin ayam geprek tuh" ucap Siska kesal, ia pun berusaha untuk bangkit dan segera berlalu.


__ADS_2