Kehidupan Ku (Menikah Muda)

Kehidupan Ku (Menikah Muda)
Bagian 48


__ADS_3

Siska mengikuti langkah kaki Bayu yang melangkah besar, ia kesusahan dalam mensejajari diri Bayu.


'astaga pak Bayu jalannya udah kayak dikejar anjing gila aja,' gerutu Siska dalam hati.


"kamu ini lelet banget jalan kayak bebek tau enggak" Bayu melirik Siska yang berjalan tergesa-gesa disampingnya.


"ehh kok ngatain saya bebek, kan bapak tuh jalannya cepat amet kayak dikejar anjing gila aja, oh atau bapak takut enggak kebagian sembako ya?" celetuk Siska, Bayu pun melirik dan menatap Siska nyalang.


"Kamu ngatain saya hah?" ujar Bayu datar, Siska pun langsung menggeleng cepat dan tersenyum tipis.


"ma..mana berani saya ngatain bapak" jawab Siska tertegun, Bayu pun hanya mencebikan bibirnya.


Mereka pun sampai didepan pintu ruang meeting, Bayu membuka kunci dan membuka pintunya, Siska pun langsung mengekor dibelakang Bayu.


"Siska persiapankan segala keperluan saat meeting nanti, saya akan menyiapkan semua berkas-berkas penting yang akan diperlukan nanti" perintah Bayu, Siska pun mengangguk cepat dan mulai mempersiapkan segala.


Bayu mempersiapkan berkas-berkas penting dan mengeceknya terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan saat presentasi nanti.


'aku harus mempersiapkan semuanya dengan baik jangan sampai ada kesalahan sekecil apapun apalagi ini pertemuan penting, bisa gaswat aku kalo terjadi kesalahan pasti pak Arsya akan menelan ku hidup-hidup' gumam Bayu dalam hati dan memeriksa dengan teliti berkas-berkas yang ada dihadapannya.


Siska pun dengan sigap dan cekatan mengatur semuanya.


Sekitar 15 menit mereka pun selesai dengan tugas masing-masing, tempat meeting yang sudah rapi dan bersih serta berkas-berkas penting yang telah siap untuk dipersentasikan.


"kamu sudah selesai Siska?" tanya Bayu dingin, Siska mengangguk cepat.

__ADS_1


" iya pak" ucap Siska tersenyum manis, Bayu pun hanya menatapnya datar.


'astaga naga bin Ladygaga nih pak Bayu kok datar amet kayak jalan tol, enggak ada aura hangat atau senyum gitu dikit juga enggak papa, aku kan jadi takut liatnya' batin Siska bergidik ngeri, Bayu yang melihat ekspresi Siska pun hanya mengerutkan dahinya bingung.


" kenapa kamu, kesambet?" tanya Bayu datar.


" eng.. enggak kok pak " jawab Siska cepat dan berlalu meninggalkan Bayu.


Bayu pun hanya menatap bingung kepergian Siska.


"dasar cewek gesrek" gumam Bayu menggelengkan kepalanya dan berlalu keluar.


Dimeja kerjanya Siska menggerutu kesal, ia mendudukan bobot tubuhnya dikursi dan melanjutkan pekerjaannya, sesekali terdengar umpatan kesal darinya untuk Bayu.


Bayu yang sedari tadi sudah berada tak jauh dari Siska hanya diam dan mendengarkan segala umpatan dari mulut Siska untuknya, ia pun tersenyum kecut dan berjalan menghampiri Siska.


"ehem" deheman Bayu, Siska yang tidak mengetahui kedatangan Bayu pun langsung terjengkit kaget.


" astaga pak Bayu kok bi..bisa ada disini? udah kayak tuyul aja pak " cengenges Siska, Bayu pun hanya menatapnya datar.


"enak aja kamu bilang saya tuyul" Bayu memasang ekspresi wajah yang sangat sulit dimengerti oleh Siska.


" hehe, sorry pak abisnya bapak kok tiba-tiba ada didekat saya, aha saya tau pasti bapak rindu kan sama saya udah ngaku aja deh pak?" ujar Siska dengan percaya dirinya yang tinggi, Bayu pun hanya tersenyum kecut dan menatap Siska tajam, Siska yang ditatap seperti itu oleh Bayu pun hanya bisa menunduk kelantai.


" kenapa kamu menunduk? takut ? bukannya tadi tingkat kepedean kamu tinggi kok menciut?" cibir Bayu tersenyum miring, Siska pun hanya diam tak bergeming.

__ADS_1


" tadi aja dibelakang saya, menggerutu tidak jelas ehh sekarang saya sudah ada dihadapan kamu malah ciut" tantang Bayu, Siska pun menegakkan kepalanya dan menatap dalam mata Bayu.


'astaga mata pak Bayu bagus banget, uhh jadi hanyut dalam bola matanya yang indah itu, ya Allah sungguh sempurna sekali makhluk ciptaan mu ini, ahh pak Bayu jadi makin suka deh, I love you pak Bayu muachh, muachh' gumam Siska dan berkhayal, Bayu yang melihat Siska tersenyum dan mengerakkan bibirnya seperti hendak mencium pun langsung mencubit lembut mulut Siska.


" iiaas pak Bayu apaan sih pake cubit-cubit mulut segala, bilang aja kalo minta dicium pake acara cubit-cubit mulut segala" ucap Siska dengan PD nya.


"ck, dasar cewek gesrek, kenapa pak Arsya bisa mendapatkan sekertaris yang model begini" gerutu Bayu, namun Siska masih bisa mendengarnya.


"bapak bilang apa model begini apaan" tanya Siska menatap tajam Bayu.


"ya model begini, udah gesrek, terlalu kepedean" jawab Bayu santai, Siska pun hanya mendengus kesal.


"udah bapak masuk aja sono saya mau kerja" perintah Siska, Bayu Langung mendelik tajam.


" kamu memerintah saya hah?" ucap Bayu kesal, Siska pun memutar bola matanya malas


" abis bapak sih saya jadi enggak bisa fokus kerja" jawab Siska cepat, Bayu menaikkan sebelah alisnya bingung.


" kok salah saya, ya salah kamu sendiri kenapa enggak bisa fokus dalam bekerja" ujar Bayu tak terima disalahkan oleh Siska.


" ya abisnya bapak ganteng jadi saya enggak bisa fokus deh" jawab Siska malu-malu


" ck, dasar cewek gesrek, yaudah kamu lanjutin lagi kerja" perintah Bayu dan berlalu memasuki ruangan kerja Arsya.


'kenapa sih orang ganteng pada galak semua, pada dingin dan datar, apalagi pak Bayu' gumam Siska dan melanjutkan perkejaannya.

__ADS_1


__ADS_2