
Derrrttttt...
Gawai Arsya bergetar, Arsya pun langsung mengambil gawainya yang tergeletak diatas meja kerjanya dan melihat kelayar siapa yang melakukan panggilan telepon untuknya.
Arsya terjengkit kaget saat melihat Nomor penelepon yang tertulis Mr. Robert CEO dari NC group, Arsya pun langsung menekan tombol hijau dan panggilan suara pun terhubung.
"hallo selamat siang pak Arsya, maaf mengganggu waktu anda" sapa Mr. Robert disebrang sana.
" iya hallo Mr. Robert, tidak kok tidak sama sekali, maaf kira-kira ada perlu apa ya Mr. menghubungi saya?"
" begini pak Arsya, saya mau mengajak bapak untuk makan malam bersama malam ini, sekaligus kita harus membahas semua informasi yang telah beredar tentang perusahaan bapak, bagaimana apakah bapak bisa?" tanya Mr. Robert penuh harap
" iya pak In sha Allah saya bisa, bapak tolong kirim kan saja tempat serta alamatnya dimana, saya akan datang kesana bersama dengan asisten saya" jawab Arsya sopan.
" oke baiklah kalau begitu, nanti akan saya kabari lagi, kalau begitu saya tutup dulu telpon nya pak, selamat siang pak Arsya"
" iya pak, selamat siang" Arsya meletakkan kembali gawainya keatas meja, dan merebahkan kepalanya dipunggung kursi.
__ADS_1
Rasanya hari ini Arsya lelah sekali, baru saja pulang dari Bandung, ditambah harus mengurus perusahaan yang terkena masalah.
Arsya pun bangkit dari duduk nya dan berjalan keluar ruangan.
"Siska jika ada yang mencari saya, bilang aja kalau saya lagi keluar oke" Siska mengguk patuh, Arsya pun melangkahkan kaki meninggalkan Siska.
Dilain tempat Bayu sedang menyelidiki siapa sebenarnya yang telah menyebarkan berita hoax tentang Widiansyah group.
Bayu mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari siapa pelaku yang sudah berani-beraninya bermain-main dengan Perusahaan mereka.
Bayu mengeluarkan gawainya dan menelpon seseorang.
" iya bos kita sudah mulai menemukan titik terang nya, menurut informasi yang kita terima pelaku nya adalah bagian dari perusahaan Kevin group" jelas seseorang tersebut, Bayu pun mengerutkan dahinya bingung.
" lalu apa lagi informasi yang kalian dapat?" tanya Bayu tidak sabaran.
"hanya itu bos yang bisa kita dapatkan untuk sekarang, kami akan terus mencari tau bos"
__ADS_1
" yasudah kalau begitu terima kasih informasinya, kalian lanjut kan saja tugas kalian, kalau bisa cari sampai ketemu" ucap Bayu penuh penekanan, dan memutuskan sambungan telepon.
"kira-kira siapa orang itu, aku harus mencari tahu tentang perusahaan Kevin group, karena setahu ku Kevin group adalah perusahaan baru, ya aku harus mencari tau semuanya" gumam Bayu dan melangkah pergi, memasuki mobilnya membelah jalanan padat ibu kota.
Arsya baru saja pulang kerumah, langsung melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya untuk beristirahat karena ia merasa tubuhnya sangat lelah.
Setibanya dikamar Arsya melihat Raisa yang tengah tertidur pulas diatas ranjang.
Arsya pun melangkahkan kaki pelan, mendekat kearah Raisa, Arsya pun mendudukkan tubuhnya disamping Raisa yang tertidur lelap.
Dipandanginya wajah polos Raisa yang tengah tertidur, seulas senyum terbit dibibir indahnya.
Arsya mengelus lembut rambut Raisa, dan mencium lembut kening Raisa.
" maafin abang ya dek, baru juga pulang kerumah, Abang malah pergi tadi, seharusnya Abang tadi nemenin kamu, tapi ya mau gimana lagi Abang harus mengurus perusahaan yang sedang bermasalah" lirih Arsya mencium tangan Raisa.
merasa ada yang menggangu tidurnya, Raisa pun membuka matanya, ia tersenyum tipis saat melihat Arsya yang sedang tersenyum manis didepan nya.
__ADS_1
"eh Abang udah pulang, maaf ya Raisa ketiduran" Raisa pun bangkit dari tidurnya dan mendudukkan tubuhnya bersandarkan kepala ranjang.
"udah enggak apa-apa lanjutin lagi yuk tidur nya, Abang juga capek nih pengen istirahat" ajak Arsya menarik lembut tangan Raisa.