Kehidupan Ku (Menikah Muda)

Kehidupan Ku (Menikah Muda)
Bagian 18


__ADS_3

Ting tiba-tiba gawai Arsya berbunyi pertanda ada sebuah pesan masuk, Arsya pun langsung membuka aplikasi hijau tersebut, dan benar ada sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal.


[" Hai, Arsya udah lama ya kita nggak ketemu, aku kangen banget Lo sama kamu, maafin aku ya udah mengkhianati kamu waktu itu, sekarang ayo kita mengulang kembali kebersamaan kita dulu,"] sebuah pesan masuk di gawai Arsya dengan nomor tidak dikenal itu.


["maaf anda siapa ya? jangan coba-coba mempermainkan saya!!!"] balas Arsya, namun pesan yang dikirim Arsya hanya dilihat saja.


Beberapa menit kemudian gawai Arsya berdering, tertera nomor tidak dikenal itu lagi.


Arsya pun langsung menekan tombol hijau digawai nya itu.


Belum sempat Arsya mengucapkan salam, tiba-tiba terdengar suara perempuan diiringi rengekan manja.


" Arsya kamu nggak inget lagi sama aku? apa kamu udah lupa?" rengek wanita disebrang sana.


" maaf ini siapa ya? jangan ganggu saya, atau pun mempermainkan saya, saya tidak akan segan-segan mencari anda" tegas Arsya.


" Arsya kok kamu gitu sih? kamu udah lupa sama aku? ayolah sayang aku kembali hanya untuk kamu" sahut wanita disebrang sana.


"saya nggak kenal dengan anda, jadi jangan mengganggu saya lagi paham anda" kesal Arsya.


" ihh, Arsya masih sih kamu lupa? ini aku Tika sayang, masa kamu nggak ngenalin suara aku lagi."


'Apa Tika? untuk apa lagi dia datang di kehidupan ku, setelah ia mengkhianati hubungan yang kami Bangun selama 3 tahun ,tiba-tiba dia hadir kembali lagi di kehidupan ku, sebenarnya mau dia apasih' batin Arsya.


" hallo, sya Arsya kamu masih disitu kan, nanti aku akan datang kerumah, aku benar-benar kangen sama kamu sya, untuk kejadian waktu itu aku khilaf sya, aku , aku---"


" cukup jangan ganggu lagi kehidupan ku, lagian sekarang aku sudah beristri jadi jangan sekali-kali kamu datang di kehidupan ku lagi" potong Arsya dengan menahan emosi.


" tapi sya, kamu kan cinta nya cuma sama aku, begitu pun aku cuma cinta nya sama kamu sya,"


" ck, dasar kau wanita rendahan setelah kau mengkhianati ku dengan temanku sendiri, sekarang kau mau masuk kembali dikehidupan ku jangan harap, wanita rendahan seperti mu lebih pantas bersanding dengan Toni si bajingan itu, dan satu lagi tolong pergilah sejauh-jauhnya dari kehidupan ku, karena aku sudah bahagia bersama istri ku, yang jauh lebih baik dari mu." tegas Arsya penuh emosi.


" tapi sya aku nggak---"


Tuttt


Arsya pun menutup telponnya dengan kesal dan melemparkannya diatas sofa yang berada disudut ruangan nya.


" kenapa? kenapa dia harus hadir kembali disaat aku sudah bahagia bersama Raisa?" teriak Arsya dengan menyugar rambut nya prustasi.


" tidak jangan sampai Raisa bertemu dengan Tika, bisa-bisa Raisa akan celaka karena Tika adalah orang yang nekatan"


****


POV Tika


Akhirnya setelah kejadian 3 tahun yang lalu aku bisa menghubungi Arsya kembali, setelah kejadian itu aku dan Arsya tidak pernah bertemu kembali apalagi berkomunikasi, semua putus setelah aku ketahuan selingkuh dengan Toni teman dekat nya sendiri.


Laki-laki bejat itu sudah berhasil merampas apa yang seharusnya dipertahankan oleh seorang perempuan, dengan tega nya dia mencampakkan ku setelah ia menodai ku.

__ADS_1


Setiap mengingat hal itu betapa bodoh nya aku meninggalkan Arsya orang yang benar-benar mencintai ku, demi si Toni laki-laki bejat itu.


Namun penyesalan tinggal lah penyesalan.


Suatu ketika saat aku sedang bersantai didalam mobil sambil menikmati roti bakar ditangan ku, aku melihat seorang laki-laki yang mirip sekali dengan Arsya, setelah ku perhatikan secara seksama ternyata benar laki-laki itu adalah Arsya laki-laki yang sangat kucintai.


Aku melihat nya di tempat orang berjualan nasi goreng, tapi buat apa dia beli nasi goreng malam-malam begini, bukannya Arsya nngak suka makan nasi goreng.


Arsya kamu nggak berubah dari dulu, bahkan sekarang kamu makin tampan dan berwibawa saja, jadi menyesal aku telah menyia-nyiakan kamu, jika waktu bisa diulang aku nggak akan pernah mengkhianati kamu.


Aku pun terus memperhatikan setiap gerak geriknya, ada kerinduan terbesit dalam hati ini saat melihatnya, ahh Arsya andai kamu tau sampai saat ini aku masih menyimpan rasa cinta ini untukmu.


Tak berselang lama Arsya pun pulang mengendarai mobilnya dan berlalu meninggalkan tempat tersebut, akhirnya aku pun juga memutuskan untuk kembali pulang kerumah yang baru saja kutempati itu, ya setelah kejadian itu aku pindah ke kota lain bersama dengan Toni, namun Toni bukan lah laki-laki baik yang bisa kuharapkan melainkan ia seorang laki-laki bejat.


Seminggu berlalu akupun mencari tahu informasi tentang kehidupan Arsya sekarang, melalui sosial media nya, bahkan akupun mendapatkan no WA nya dari teman-teman nya yang pernah kuketahui.


Aku pun mengirimkan pesan kepada nya melalui aplikasi hijau itu, namun sepertinya Arsya tidak mengenaliku, aku pun memutuskan untuk menelpon nya.


Saat ia menjawab telpon ku, akupun langsung merengek manja, dan mengatakan kalau diriku adalah Tika, mantan pacar nya dulu.


Namun sayang bukannya menyambut perkataan ku dengan baik Arsya malah memarahi ku dan menghina ku, aku pun merasa sedih niat hati ingin mengulang kembali kebersamaan dengan nya sirna seketika saat Arsya mengatakan bahwa dia sudah mempunyai istri.


Hatiku rasanya hancur sehancur hancur nya, bagaimana bisa Arsya dengan semudah itu telah menemukan pengganti ku, bukannya dia pernah bilang kalau akulah satu-satunya wanita yang ia cintai setelah mamanya, tapi sekarang apa Arsya telah mencintai wanita lain.


Aku pun berteriak sekencang-kencangnya, kerana hatiku yang teramat hancur.


"Seperti apa sih? wanita yang sudah mengganti kan aku di kehidupan Arsya, aku pasti akan mencari tau semuanya, lihat saja Arsya sayang kamu akan jatuh kembali dalam pelukan ku, tak ku perdulikan istrimu entah dia mau sakit hati aku nggak perduli karena yang ku inginkan sekarang adalah kamu sayang, " ucapku sembari mengelus foto Arya yang tersimpan rapi di dompet ku.


****


Hari ini aku dikejutkan dengan sebuah pesan yang dikirim oleh nomor yang tidak kukenal.


Awalnya aku hanya abai saja, karena menurut ku itu hanya orang iseng saja, atau salah kirim.


Tapi, saat pemilik nomor itu menelpon ku, akupun merasa penasaran dan akhirnya aku pun mengangkat panggilan tersebut.


Saat hendak mengucapkan salam, terdengar suara perempuan disebrang sana.


Suara itu seperti tidak asing lagi di telinga ku suara itu mirip sekali dengan suara tika, namun aku segera menepis nya jauh-jauh karena mana mungkin Tika datang kembali dikehidupan ku dia kan sudah berkhianat kepada ku dan lebih memilih si Toni lelaki brengsek itu.


Ternyata dugaan ku benar pemilik suara itu adalah Tika, mau apa sih dia datang dikehidupan ku, apa dia belum puas membuat ku menderita.


Flashback on


Aku dan Tika adalah sepasang kekasih, kami sudah menjalin hubungan selama 3 tahun, aku sangat mencintai Tika segenap jiwa raga ku, banyak teman-teman ku yang bilang kalau Tika bukan lah wanita baik-baik, bahkan ada beberapa temanku yang bilang kalau Tika bermain dibelakang ku dengan teman dekat ku sendiri yaitu Toni, namun aku tidak percaya begitu saja, bagiku Tika adalah wanita yang baik, nggak mungkin dia mengkhianati ku apalagi dengan Toni teman dekat ku sendiri.


Sebulan kemudian aku diperintahkan papa untuk berangkat ke Singapura untuk mengurus bisnis nya karena papa berhalangan untuk hadir.


Akupun menelpon Tika untuk memberi tahunya perihal keberangkatan ku ke Singapura, untung nya Tika pengertian, sehingga akupun merasa lega saat meninggalkan nya.

__ADS_1


Saat kepulangan ku ke tanah air, aku tidak langsung memberi tahu Tika, karena aku berencana untuk memberikan kejutan dengan kepulangan ku ini pasti Tika akan sangat bahagia.


Rindu dihati pun telah menumpuk untuk disalurkan, betapa rindunya aku kepada Tika sang pujaan hati, aku pun langsung membanting setir kerumah Tika, dengan hati yang berbunga-bunga aku sudah tidak sabar ingin berjumpa dengan nya.


Saat tibanya dirumah Tika, aku dikejutkan dengan pemandangan yang sangat menyakitkan sekali bagiku, ternyata benar apa yang dibilang teman-teman ku, kalau Tika dan Toni sudah bermain serong dibelakang ku, bodoh nya aku tidak menyadari hal itu, dengan penuh nafsu mereka menyalurkan nafsu birahinya didepan mata kepala ku sendiri.


"Ooh...jadi ini yang kalian lakukan dibelakang ku selama ini," ucapku yang spontan membuat kedua pasangan zina itu menoleh kearah ku, sekaligus merasa terkejut karena kedatangan ku yang tak terduga ini.


" Ar Arsya kamu udah pulang" gugup Tika


" ya gue udah pulang, hebat ya Lo gue mati-matian jaga hati dan perasaan gue hanya untuk lo, tapi apa balasan lo? lo tega-teganya mengkhianati gue sama teman gue sendiri lagi" ucapku sinis dengan memandang jijik kepadanya.


" Arsya kamu salah paham, ak aku---"


" cukup, gue nggak mau lagi denger alasan lo, Lo itu nggak lebih dari wanita rendahan tau nggak yang dengan rela nya melepaskan mahkota Lo demi nafsu birahi semata, tapi untung lah Tuhan sudah membuka seluruh sifat buruk asli lo, jadi mulai sekarang kita putus, dan lo Toni tega ya lo makan teman sendiri, gue kira lo teman gue yang baik, ternyata kalian berdua sama saja, sama-sama manusia rendahan" ucapku penuh emosi.


" wess santai bro santai, nggak usah marah-marah gitu dong kalem-kalem, lagian kita sama-sama suka kok lu nya aja yang bego sya udah mau ditipu sama Tika, asal lu tau kita ini udah berhubungan udah 2 tahun, itupun kita lakukan dibelakang lu, selama ini gua udah sabar sya waktu lihat lu berduaan romantisan, gue juga pengen sya, tapi sayang nya kita cuma bisa ngelakuin nya diam-diam dibelakang lu, tapi asal lu tau, Tika itu nggak benaran cinta sama lu, ya lu nya aja yang bego mudah amat untuk ditipu" tukas Tino sembari menatap sinis kearahku.


" cih, kalian berdua itu sama saja, sama-sama manusia rendahan tau nggak" ucapku sambil memandang jijik keduanya


" yasudah terserah lu mau bilang apa, yang pasti asal lu tau kita sama-sama suka, jadi terserah lu lah mau gimana kalau memang kenyataannya seperti ini" ucap Toni tersenyum sinis.


" yaudah selamat kalau gitu buat kalian, sudah sukses buat gue kecewa terutama lo Tika, dan mulai sekarang lu jangan datang lagi dikehidupan gue, anggap aja kita nggak pernah kenal" ucapku dengan menunjuk tepat kewajahnya.


" tapi sya aku cin---"


" udah lah Tik, yuk kita lanjutkan lagi aktivitas kita yang sempat tertunda gara-gara kedatangan pacar mu yang bego itu" potong Toni yang membuatku naik pitam.


Aku pun mendekati Toni dan menghajar nya habis-habisan, bukan karena dia telah merebut Tika dariku, melainkan betapa bodohnya aku selama ini sudah mempercayai mereka.


Aku pun pergi meninggalkan Tika, dengan hati yang hancur sehancur hancur nya, namun walaupun bagaimana pun aku tetap bersyukur karena Allah telah memperlihatkan semua kebenaran tentang pengkhianatan mereka.


Flashback off.


Setelah 3 tahun berlalu, dengan entengnya dia bilang mau memperbaiki kesalahannya dulu, aku nggak habis pikir dimana logikanya, setelah ia mengkhianati ku dengan temanku sendiri tiba-tiba dia hadir lagi, buka kah dia telah menentukan pilihannya.


Lagian sekarang aku sudah menikah dan memiliki istri yang lebih baik dari nya.


Bagiku Raisa merupakan nyawaku, aku nggak mau membuat Raisaku sakit hati dan hancur sama seperti Tika memperlakukan ku dulu, karena aku sangat tau bagaimana sakit nya saat kita dikhianati oleh orang yang kita cintai dengan segenap jiwa raga.


Namun satu hal yang ku takutkan Tika adalah tipe orang yang ambisius, setiap apa yang dia inginkan pasti akan dia perjuangkan walaupun dengan menghilangkan nyawa seseorang.


Aku takut nanti jika dia tau bahwa Raisa adalah istriku bisa-bisa Tika melakukan hal yang tidak-tidak, nggak aku nggak mau Raisaku kenapa-kenapa, biarlah nanti aku akan bicara baik-baik kepada Tika, kalau aku sudah bahagia dengan kehidupan ku sekarang.


Tika, tika setalah luka yang kau torehkan, dengan gampang nya kau bicara soal cinta.


Bagiku cinta Raisaku lebih berharga dari pada cinta mu yang bulshit itu, kau hanya menginginkan harta ku saja.


Buktinya saat perusahaan ku diambang kebangkrutan kau dengan teganya mengkhianati ku.

__ADS_1


Semoga sekarang kau sudah berubah dan menjadi lebih baik lagi, semoga kau sudah hidup bahagia bersama Toni pilihan mu.


Cukup aku saja yang kau jadikan korban mu, jangan sampai ada korban-korban lainnya karena ulahmu.


__ADS_2