Kehidupan Ku (Menikah Muda)

Kehidupan Ku (Menikah Muda)
Bagian 32


__ADS_3

"Raisa?" panggil Rania saat memasuki kamar Raisa dan Arsya.


" iya kak Ran ada apa?" jawab Raisa


"kamu lagi ngapain sih kok kakak liat kamu asyik banget sama laptop itu?" tanya Rania yang telah mendudukan bobot tubuhnya di ranjang.


"lagi nonton Drakor kak, seru tau" jawab Raisa tersenyum lebar.


"Wahh kamu suka Drakor juga?" tanya Rania antusias karena Rania sendiri pun sangat suka dengan drakor.


" iya kak, kak Rania juga suka nonton Drakor?" tanya Raisa melirik kearah Rania.


" iya, kakak suka banget malahan, mana tuh pemain laki-laki nya ganteng-ganteng lagi"


"wah jadi kita samaan ni kak, iya kak bener banget ganteng-ganteng bang Arsya aja kalah tuh" antusias Raisa


" iya bener Mas Reno aja kelewat, eh kakak boleh gabung nggak ni nonton nya" tanya Rania yang langsung merebahkan diri nya disamping Raisa.


" boleh dong kak, boleh buanget malahan" antusias Raisa tersenyum manis.


Mereka pun menikmati drakor tersebut dengan seksama dan sesekali tertawa bahwa teriak-teriak saat ada adegan romantis atau pemeran cowok yang menjadi idola mereka.


"astaga romantis banget sih cowoknya, jadi baper deh" ucap Rania baper


" iya kak baper banget, eh kak tuh lihat cowok nya ganteng banget, ihh jadi gemes deh pengen cubit" antusias Raisa menunjuk kearah pemeran cowok nya.


" iya, ganteng banget ihh jadi pengen dibuat suami yang kedua ni saking gemesnya" ucap Rania heboh


" hahaha, emangnya nggak dimarah kak Reno apa kak nanti nya?" tanya Raisa


"emm, nggak lah ngapain juga dia marah, kalo mas Reno marah kakak juga bisa lebih marah, lagian kan dia juga nggak tau jadi aman-aman aja"

__ADS_1


" wah kalo gitu Raisa juga mau deh kak, kapan lagi iya nggak punya suami opa-opa Korea, uhh jadi gemes deh " antusias Raisa


"kamu kan udah punya suami masa mau ikutan kakak ntar bayi besar kamu ngambek loh" tanya Rania dengan candanya


"nggak apa-apa lah, masa cuma kak Rania aja yang mau punya suami opa-opa Korea ya Raisa juga mau lah, kalo soal bang Arsya sih bodo ametlah, jika perlu karungin aja terus buang kelautan deh kalo dia marah-marah gampang kan"


" wah parah ni kamu Raisa masa iya bayi besar mu mau dikarungin, eh tapi kakak setuju tuh sekalian aja mas Reno juga dikarungin, jadinya kita bisa aman deh iya nggak hehehe" tawa Rania pecah


"iya kak setuju hehe"


Saat asyik-asyiknya menonton drakor Rania dan Raisa pun terkejut saat Reno dan Arsya yang sudah berada disamping mereka.


" ehem"


Sontak Rania dan Raisa pun menoleh kebelakang, mereka terkejut bukan main saat melihat Arsya dan Reno yang menatap tajam kearah mereka.


" bagus ya, mau karungin kita terus dibuang kelaut" ucap Reno tersenyum miring


" iya, pake acara mau punya suami opa-opa Korea lagi, nggak sadar apa udah punya laki" ucap Arsya menatap tajam kearah Raisa dan Rania.


" hehehe mas Reno siapa juga sih yang mau karungin mas, Rania tuh sayang banget tau sama mas Reno jadi nggak mungkin mas" elak Rania


" iya nih mana berani tau Raisa sama Abang, lagian tuh opa-opa Korea masih kalah jauh sama Abang, bagi Raisa mah mereka nggak ada apa-apa nya dibandingkan Abang," Rayu Raisa


"bener tuh, mas Reno dan Arsya kan laki-laki yang paling tampan di dunia ini, Uhhh beruntung nya kami dapat suami seperti kalian, udah baik, tampan, mapan lagi" Rayu Rania lagi


" ck, udah ketangkap basah aja masih mau ngeles pake acara merayu-rayu segala, emangnya kalian kira kita nggak dengar apa semuanya?" kesal Reno


" iya kita dengar semuanya tau" ucap Arsya geram akan perkataan Raisa dan Rania saat mereka menonton drakor tadi.


" ihh kita nggak ngomong apa-apa kok iya kan Raisa?" Elak Rania

__ADS_1


" iya tuh kita nggak bilang yang aneh-aneh kok" Tambah Raisa


" udah deh ngaku aja, masih mau ngelak" kesal Arsya


"sebagai hukumannya kalian harus memenuhi semua permintaan dari kami gimana?" ucap Reno tersenyum miring


"hah hukuman" kompak Raisa dan Rania


" iya hukuman" ucap Reno


" kenapa pake acara hukaman segala sih mas, bikin bete tau nggak" gerutu Rania kesal.


"ya udah kalo nggak mau, jatah bulanan nya mas kurangin mau?" ancam Reno.


" ya nggak bisa gitu dong mas, ini nggak adil tau" Rajuk Rania


"Abang Raisa nggak dihukum kan?" tanya Raisa tersenyum manis


" siapa bilang kamu nggak dihukum" ucap Arsya tersenyum tipis


"kok gitu sih bang, Raisa nggak mau ihh" Rajuk Raisa


" yaudah kalo kalian nggak mau, jangan harap kalian bisa ikut kita jalan-jalan entar malam" ancam Reno.


"iya kita mau jalan-jalan ke mall yang baru buka itu loh" ucap Arsya memancing Rania dan Raisa.


" gimana kalian mau nggak , kalo kalian mau kalian bebas loh mau belanja apa aja mau nggak?" ucap Reno.


" iya deh kita mau, kapan lagi coba belanja sepuasnya iya nggak Raisa?" antusias Rania


" Hem, Raisa sih ikut kak Rania aja" ucap Raisa

__ADS_1


" yaudah deal mas" ucap Rania mengulurkan tangannya dan dibalas oleh Reno.


"Dasar wanita dengar kata belanja aja langsung mau, emang dasar makhluk unik." gerutu Arsya


__ADS_2