
🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠
*****************
Tok…Tok…Tok
Terdengar suara pintu ruangan Gibran di ketuk
‘’Masuk…’’ ujar Gibran
‘’hmmm… kayak nya gue salah masuk tempat nih..atau waktu nya yang gak tepat’’ ujar Bimo saat melihat Gibran sedang memakaikan Almeera cadar
‘’tuh nyadar, ya udah buruan keluar…’’ balas Gibran
‘’duduk aja mas bimo …’’ ujar Almeera
Bimo pun mengambil posisi duduk tepat di hadapan mereka berdua.
‘’Gimana tadi..?? dapat Projek plus dapat rezeki nomplok…’’ ledek Bimo
“Lo minta gue gaplok…’’ balas Gibran
‘’ hahaha, canda... jadi gimana..??’’ tanya Bimo lagi
‘’gue pulangkan lagi semua nya…’’ jawab Bimo
‘’di pulangkan gimana..??’’ tanya Bimo heran
‘’Gue bilang, gue bakal tanda tangani surat kerja sama nya, JIKA…(Penuh penekanan) Pak Wibomo mengganti sekretaris nya dengan yang mempunya Attitude…’’ jawab Gibran
Bimo melirik ke Almeera dan Almeera mengangkan ke dua bahu nya
‘’Gimana gue bisa kerja sama , lo pikir aja tuh sekretaris gimana pakaian nya, mana pakai deket-deket, ngomong nya mendayu-dayu, dan dia juga ngeremehin istri gue, masa Almeera di bilang orang yang mau ngelamar pekerjaan, gak selevel sama dia yang sekretaris bos besar…’’ geram Gibran
‘’segitu nya…??’’ tanya Bimo tak percaya
‘’urusan hijab mah urusan dia, kita juga banyak menemui rekan bisnis yang gak berhijab, tapi setidak nya berpakaian lebih layak, dan gak terkesan menggoda…’’ ujar Gibran lagi
‘’lo pernah terfikir gak, ini proyek besar, gimana kalau pak Wibowo membatalkan nya…??’’ tanya Bimo
‘’Bisnis itu bukan hanya sekedar untuk banyak mengahsilkan uang saja, banyak cara untuk mendapatkan uang, tapi tidak mudah mencari keberkahan’’
‘’ yang kita cari bukan sekedar uang yang banyak, tapi uang yang banyak berkah…’’ jawab Gibran
Bimo sudah tahu dari dulu, Gibran saat menemui rekan nya yang berpakaian terlalu terbuka, maka bimo lah yang akan menangani.
‘’kenapa tadi gak langsung tunjukan siapa kamu itu Meer, biar tahu rasa dia berhadpan dengan siapa…??’’ tanya Bimo
__ADS_1
‘’gak perlu lah…’’ balas Almeera
‘’tapi kan dia udah kelewatan…’’ balas Bimo
‘’Tetap lah jadi orang baik, sekalipun belum tentu di anggap baik…’’ balas Almeera
‘’tetaplah beramal sholeh, sekalipun kita tidak tahu apakah amal sholeh kita itu di terima…’’
‘’tetaplah sholat sekalipun belum tentu sholat kita di terima…’’
‘’mengenai pakaian nya…??’’ tanya Bimo
‘’hmm… kita doakan saja semoga bu Nely bisa mendapatkan hidayah kedepan nya…’’ jawab Almeera
Bimo mengelengkan kepala nya, bagaimana Almeera masih bisa tetap tenang ada Wanita yang menggoda sang suami tepat di hadapan nya. Jika manita lain mungkin itu Wanita udah di jambak-jambak di tempat.
‘’ya sudah, nanti gue hubungi pak Wibowo, kalian kalau mau pulang langsung pulang aja…’’ ujar Bimo
…
Gibran dan Almeera sudah berada di rumah, sedang duduk santai dengan Soraya
‘’udah berapa persen persiapan pernikahan kalian..??’’ tanyan Gibran ke Soraya
‘’Tinggal menu makanan aja mas, belum dapat referensi yang pas…’’ jawab Soraya
‘’boleh donk kak…’’ jawab Soraya
‘’Sebenar nya dalam pernikahan itu yang terpenting bukan lah resepsi, melainkan ijab Kabul nya, tapi jika kita mampu niatkan itu untuk kita berbagi kebahagian, libatkan orang-orang kecil, seperti pedagang kaki lima…’’
‘’banyak orang sekarang menunda pernikahan hanya karna maslah resepsi, malu jika resepsi nya kecil atau biasa saja , padahal bukan itu inti nya…bahkan rela harus berhutang untuk menuruti gaya hidup’’
‘’tapi jika kita mampu, maka utamakan untuk yang lebih layak, sudah seharus nya menghidangkan yang terbaik untuk tamu, tapi kita juga harus ingat, mereka yang terbilang berkehidupan cukup sudah biasa memakan makanan enak, tapi tidak dengan orang di luar sana, dimana apa yang mereka makan besok tergantung dengan apa yang mereka dapatkan hari ini..’’
‘’jadi selain kita berbagi kebahagian untu mereka yang terdekat, berbagi juga ke mereka di luar sana…’’ Ujar Almeera
‘’iya ya kak, Raya terlalu takut di nilai nanti hidangan nya tak sesuai atau kurang layak.. sampai bingung harus milih yang mana..’’ balas Soraya
‘’target kan berbagi kotak nasi keluar, dan libatkan pedagang kecil…’’ ujar Almeera
‘’Dia yang selalu mengutamakan orang lain dari pada diri nya sendiri, dia yang selalu lebih dulu mendoakan orang lain dari pada untuk diri nya sendiri, bagaimana aku bisa berpaling… bersama dengan nya membuat langkah ku lebih bermakna, berjalan bersama nya membuat langkahku lebih dekat dengan sang Pencipta…’’ batin Gibran
‘’siap kak, besok Raya akan diskusikan dengan mas Bimo…’’ balas Soraya
‘’makasih ya kak, selalu jadi pengingat buat kami semua…’’ tambah Soraya
‘’kita sama-sama belajar, kakak hanya menyampaikan apa yang kakak tahu saja..’’ balas Almeera
__ADS_1
Tiba-tiba Almeera nampak meringis..
‘’kenapa sayang, ada yang sakit..??’’ tanya Gibran
‘’kaki meera kram mas…’’ jawab Almeera
Gibran pun dengan cepat membawa kaki Almeera ke pangkuan nya, lalu di pijat nya perlahan
‘’ biasa itu den, saat kehamilan semakin besar Sebagian ibu hamil memang ada yang mengalami kram kaki, tapi untuk lebih jelas coba tanya ke dokter’’ ujar bik Atun sambil mengantar camilan yang baru saja dia buat
‘’kita cek ya…’’ ajak Gibran
‘’gak usah mas, meera udah telfon Ummi, kram kaki bisa terjadi karna telalu lama dalam posisi yang tidak pas, dan juga bisa karna naik nya berat badan yang mengubah sirkulasi darah, dan juga tekanan janin yang mebuat otot tegang, atau ibu hamil terlalu aktif…’’ jawab Almeera
‘’yakin…??’’ tanya Gibran
‘’yakin mas….’’ Jawab Almeera meyakinkan
‘’besok kalau raya hamil mas bimo seperhatian mas Gibran gak ya…’’ Guman Soraya saat melihat keromantisan pasangan di depan mata nya itu
‘’kalau dia gak siaga, biar mas yang ngajarin dia…’’ balas Gibran
‘’mulai… jadi mas super posesif….’’ Balas Soraya
‘’ingat mas itu pengganti papa, jadi berhak membimbing dia…’’ ujar Gibran dengan penuh percaya diri
‘’ya lah tuh….’’ Balas Soraya dengan malas
‘’iya tapi ingat, saat dia sudah menikah, maka hak sepenuh nya ada di suami, mas hanya bisa megur jika dia salah, mengingatkan jika dia lupa..’’ ujar Almeera
Gibran menarik Soraya membawa nya dalam rangkulan nya.
‘’gadis kecil mas sebentar lagi akan di bawa pergi, mas gak tahu bagaimana jadi istri yang baik, tapi kamu wajib belajar dari kakak kamu ini..’’ sambil melihat ke arah sang istri tercinta
‘’iya mas… Raya kan belajar banyak dari kak Meera…’’ balas Soraya
🍃🍃🍃🍃
Lanjut…???
Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.
Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..
Jazaakumullah khairon...🙏🥰
__ADS_1
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran