
Sejak bekerja sama dengan Sky Mall,.. aktifitas Almeera cukup padat, kadang dari butik masih harus ke Sky Mall, tapi semua di jalani dengan enjoy, apalagi butik mulai menerima lowker baru, membuka peluang untuk membatu ekonomi seseorang lebih banyak lagi.
Satu bulan sudah berjalan, tak jarang di hari libur jika tidak ke pondok Almeera akan habiskan waktu membantu di Sky. seperti hari ini, pengunjung Mall di akhir pekan cukup padat.
"Raisa.. sebagian pada gantian sholat dulu aja"
"Tapi lagi ramai Lok kak..."
"Dunia jangan di kejar, gak ada ujung nya,sholat di dahulukan, hanya ada 3 Panggilan Allah.. Panggilan Sholat, Panggilan Haji dan Panggilan Mati"
Sebuah papan bertuliskan -Sholat- di putar oleh Raisa, sebagian ada yang tinggal untuk melayani konsumen yang sudah masuk,. sebagian menuju mushola yang ada di Mall.
Almeera dan dua pegawainya menuju tempat Wudhu, tanpa sengaja berpapasan dengan Gibran dan Bimo, Tapi Almeera tak ambil pusing dengan semua itu, dia bergegas menuju tempat sholat nya, membuka cadar nya terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat.
Almeera selalu menyempatkan membuka Al-Qur'an kecil nya setelah menunaikan sholat, walau hanya selembar dia akan membaca.
Bimo cukup terkesan dengan itu, Gibran pun tak kalah terkesan nya juga, karna saat mereka keluar nampak Almeera yang sedang membuka lembar demi lembar Alquran.
Selesai dengan rutinitas nya, Almeera menyusul rekan nya yang telah lebih dulu kembali ke kios.
Almeera berjalan sendiri menyusuri koridor Mall.. melihat hiruk pikuk keramaian mall, sangat berbeda dengan kota yang dua tahun lalu menjadi tempat nya belajar.
Jika disana saat sholat maka mereka akan menuju masjid, tak segan-segan meninggalkan urusan dunia, berbeda dengan negara nya.
Mereka bahkan lebih mementingkan Dunia nya, dari pada panggilan Allah.
"melamun..." sapa Gibran tiba-tiba
"ehmmm...idak pak, hanya melihat ke sekeliling saja" jawab nya Tampa melihat ke siapa yang bertanya, tapi dia tahu orang itu siapa, Almeera benar-benar copy paste nya Umma Fatimah.
"Bu Almeera selalu tutup di jam sholat apa tidak rugi??" Pertanyaan apa ini,.apa Gibran sedang mengetes Almeera??
"akan rugi mana saya jika meninggal sholat, dari pada keuntungan dunia??"
"sholat itu tidak bisa di ulang pak, jika sudah terlewat maka sudah tidak bisa di ganti, berbeda dengan puasa, atau amalan lainnya"
"saya permisi pak, mau kembali ke kios, lagian tidak baik hanya berbincang berdua saja.. permisi Assalamualaikum..."
"Waallaikumusallam.."
"Huufft.. kenapa kamu harus anak dari Dr. Alvian??" lirih Gibran
Almeera kembali ke kios butik nya, untuk butik yang stay di Sky itu ada dua sif karna buka sampai jam 9 malam. berbeda dengan yang di pusat butik, hanya sampai jam 5, sisa nya pesanan akan di layani besok. karna juga menerima pesanan online.
Sore ini setelah berganti sif, Almeera memutuskan untuk pulang, setelah melaksanakan sholat ashar, mobil nya di lakukan dengan kecepatan sedang, menyusuri kota dengan kepadatannya.
Almeera menghentikan mobil nya tiba-tiba saat melihat ada seorang wanita sedang sibuk dengan Motor nya. Almeera turun dan menghampiri wanita itu.
__ADS_1
"Assalamualaikum...motor nya kenapa kak..??" sapa Almeera
"waallaikumusallam... mogok mbak, maklum udah tua.." balas nya dengan senyuman mengembang.
"sebentar saya telfon kakak saya dulu, siapa tau ada kenalan montir ya.."
"wah merepotkan ni mbak.."
"in Syaa Allah tidak kak..."
Almeera pun menghubungi Azzam, dan Azzam minta di share log, akan meminta montir untuk datang ke lokasi dan Azzam juga berniat untuk menyusul mereka.
Sambil menunggu montir, mereka pun saling berkenalan, duduk di bawah pohon di pinggir jalan.
"Nama saya Almeera kak, biasa di panggil Meera.. kakak nya siapa nama nya??"
"salam kenal mbak Meera, saya Dilara mbak..."
"panggil nama aja kali ya, gak enak aja kak atau mbak..." ujar Almeera
Saat meraka asik berbincang, tiba-tiba ada mobil yang berhenti, tapi bukan mobil Azzam
tin...tin...
Bunyi klakson saat kaca mobil sudah terbuka
"Bukan pak, motor teman saya mogok, lagi nunggu montir"
Gibran turun dari mobil nya, melepas jaket nya,.lalu menggulung kemeja di atas siku, jika itu bukan Almeera, Melihat aksi itu, di Jamin pada kelepek-kelepek.. tapi wanita yang ada di depannya adalah Almeera.
"boleh Saya coba cek??"
Dilara melihat ke arah Almeera... bingung harus menjawab apa
"tadi udah hubungi montir kok pak.." jawab Almeera, tapi sayang tidak di peduli kan oleh Gibran, Gibran mencoba menstater motor itu, mencoba di engkol manual juga tapi tidak ada respon
"Ada kunci busi gak??"
"sepertinya ada..di dalam jog Motor.."jawab Dilara
dan Tampa izin Gibran langsung membuka jok motor, diambilnya kunci busi, lalu Gibran membuka di posisi busi, di coba, ternyata tidak ada api nya.
"ini busi nya mati, kalau ada kunci busi cadangan bisa langsung di ganti.."
"wah gak ada mas..." jawab Dilara
Tak lama kemudian ada sebuah mobil dan motor menghampiri Meraka, dan itu adalah Azzam dan montir.
__ADS_1
"itu bukan dokter Azzam...??" lirih Dilara
"iya itu dokter Azzam, Kakak saya, kenal sama kak Azzam...??"
"saya kerja di RSH, jadi OG disana, jadi Meera adik nya dokter Azzam??" Almeera menjawab dengan anggukan
"berarti Dilara kuliah sambil kerja Donk..??"
"iya..."
"ini Motor nya dek...??" tanya Azzam setelah di depan Motor, dan menyempatkan diri berkenalan juga dengan Gibran, Gibran pun menjelaskan bahwa busi nya yang bermasalah. Montir pun bergegas memperbaiki, dan benar saja saat busi sudah di ganti motor pun Kembali menyala.
Montir pun pamit, Dilara ingin membayar biaya perbaikan, tapi sudah di dahului oleh Azzam.
"Maaf dok, jadi merepotkan dokter Azzam...."
"gak lah....sudah kewajiban saling menolong, oh ya mas Gibran ini tangan nya kotor tuch..."
"gak apa-apa mas Azzam, nanti biar saya cuci di tempat terdekat saja"
"sebentar,. Meera ada air mineral bisa di pakai untuk cuci tangan pak..." ujar Almeera sambil menuju mobil nya, mengambil sebotol air mineral, lalu memberikan nya kepada Gibran
"makasih...." ujar Gibran, selesai mencuci tangannya Gibran pun pamit,
"sekali lagi makasih untuk bantuan semua nya, gak tau deh gimana tadi jadi nya..."
"Sama-sama.. ya udah Meera langsung aja ya.."
"iya Meera,saya juga langsung pulang..."
"oh ya pak Gibran makasih juga atas bantuannya...." ujar Almeera
"sama-sama, makasih juga air mineral nya"
"iya makasih ya mas Gibran, senang bisa kenal dengan dengan mas Gibran..." ujar Azzam
"panggil nama saja seperti nya lebih asik.." balas Gibran
dan mereka menuju tempat tujuan masing-masing.
🍃🍃🍃
Lanjut???
Jazaakumullah khairon untuk Dukungan nya..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an
__ADS_1