Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Kau mengalihkan Duniaku


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Usia kandungan Almeera sudah memasuki bulan ke tujuh, sedang Dilara sudah memasuki waktu persalinan, tinggal menunggu hari saja.


ruang gerak Almeera juga semakin terbatas dengan bertambahnya usia kandungan, bersyukur Gibran selalu menjadi suami yang begitu siaga.


Tak ada momen yang Gibran lewatkan sedikitpun kecuali dia harus dinas di luar kota.


Hari pernikahan Soraya dan Bimo juga sudah di tetapkan, dimana akan di adakan setelah Almeera melahirkan nanti.


Siang ini Almeera dan Gibran sedang sibuk mendekorasi kamar dimana nanti akan menjadi kamar baby twins mereka, kamar dengan warna hijau muda.


"Kenapa warna hijau pilihan warnanya non??" tanya Bik Atun


"hmm...suka aja bik, adem, dan warna hijau juga warna kesukaan Rasulullah, warna hijau itu memperlihatkan kesejukan, ketenangan, seperti alam semesta ini bik..." jawab Almeera


"jadi nanti lahirnya Utun nya langsung disini den..??"


"gak bik, ini kita dekor aja dan akan mereka tempati di waktu yang pas, nanti pas lahiran akan di kamar kami dulu, kan masih butuh penjagaan ekstra bik..." jawab Gibran


"bibik mau lah jagain si Utun, tidur bareng disini..hehehe..."


"wah bisa marah nanti pak Yusep..hehehe" balas Gibran


"udah tua den, biasa tidur sendiri aja..." balas Bik Atun..


"biasa makin tua makin romantis loh bik..." ujar Almeera


"hmmm...bibik mau buat jus dulu ya..." ujar bi Atun sambil keluar kamar


Kini mata Gibran fokus pada Almeera, pipi nya yang semakin chubby, perut nya yang semakin buncit, menambah kesan seksi bagi Gibran.


Sungguh mengalihkan dunianya


"mas, gimana kalau ini di letakan disini, trus itu disini mas, oh kayak nya kita masih harus beli beberapa perlengkapan lagi deh mas...." begitu banyak kata yang Almeera ucapan, tunjuk ini, tunjuk itu


tapi bagaimana dengan Gibran, dia malah seakan sedang menjadi pendengar setia, Almeera mengalihkan dunianya.


"yuk mas buruan..." ujar Almeera


"oh ya bagus sayang..." jawab Gibran dan jawaban itu membuat Almeera mengerutkan dahi nya


"iih mas gak nyambung....Meera bilang apa, jawaban apa..." kesal Almeera

__ADS_1


"loh emang sayang bilang apa, kan tadi tunjuk ini dan itu, ya mas nurut aja..." balas Gibran


"jadi dari tadi Meera udah kaya burung beo yang gak berhenti ngomong mas gak dengar donk..." Rajuk Almeera sambil memanyunkan bibirnya


Gibran dengan cepat memeluk Almeera dari belakang, di cium nya pipi Almeera dari samping.


"maaf, abis kamu dan twins itu mengalihkan dunia mas.. melihat kamu aktif dengan sabar membawa twist, sekalipun mas tahu ini pasti gak mudah, kadang gak nyaman, tapi kamu itu begitu aktif , mas itu bersyukur untuk semua nya.." bujuk Gibran


"emang tadi ngomong apa..?? coba di ulang.."


"males ah, mas gak dengerin..." masih dengan mode merajuk


Kini Gibran melepaskan pelukannya, mengambil posisi jongkok tepat di depan perut buncit Almeera


"Umma ngambek nih sama ayah, kalau kita bawa Umma makan ice cream kira-kira seneng gak ya?? ice durian juga boleh deh, nanti ayah pakai masker.." bisik Gibran di depan perut Almeera


"nanti kita shopping juga beli baju twin nya ayah nih... gimana....???"


Gibran selalu punya cara untuk merayu Almeera, jika sudah bawa-bawa twins, Almeera pun tak bisa berkutik.


Almeera langsung membalikkan badan nya dan langsung pergi.


"sayang kok malah pergi sih, mas kan lagi diskusi sama twins nya mas...."


"katanya mau shopping,,.mau makan ice cream, ya udah ayok, Meera ambil cadar dulu di kamar...." jawab Almeera


"Tunggu disini ya, mas ambil cadar nya, turun bareng sama mas ya.."


"sekalian kita beli perlengkapan untuk di kamar bawah, seperti kata Abi, untuk sementara waktu pas lahiran kita di kamar bawah aja dulu, jadi nanti istri mas ini gak repot harus naik turun tangga." ujar Gibran sambil merangkul sang istri


"manut..kita ajak bik Atun dan pak Yusep juga ya..."


"untuk istri apa sih yang gak boleh..." balas Gibran


"oh ya mas Raya dan mas Bimo lagi ke WO ya..??" tanya Almeera


"iya, tadi udah izin sama mas, mau mampir ke rumah Tante dan om juga..."


Almeera menunggu di dekat tangga dan Gibran berlari ke kamar mengambil cadar Almeera.


Saat sudah kembali berada di depan Almeera, Gibran pun memasangkan cadar itu ke wajar Almeera.


Sebuah moments sweet walau sederhana.


"loh ini pada mau kemana??? bibik baru selesai buat jus nich..." tanya Bik Atun

__ADS_1


"taruh di kulkas aja bik, bibik sekarang siap-siap, yuk ikut..." jawab Gibran


"kemana den..??" tanya Bik Atun


"udah ikut aja yuk Bik..." ujar Almeera


Bik Atun pun menurut, ikut turun ke bawah lalu menaruh jus yang dia buat ke dalam kulkas, lalu bergegas ke kamar nya untuk mengganti pakaiannya.


Tak lama kemudian mereka pun sudah masuk ke dalam mobil.


"pak di kunci pagar nya, pak Yusep ikut kita ya " ujar Gibran


"ikut kemana den...??" tanya Pak Yusep


"sudah ikut saja pak..." ujar Bik Atun sambil membuka kaca mobil , pak Yusep heran sang istri sudah berada di dalam mobil dan pak Yusep pun alhasil ikut masuk ke dalam mobil setelah pagar rumah sudah di kunci.


Mereka pun menuju sebuah pusat pembelajaran, tujuan awal menuju pusat perlengkapan baby.


Bik Atun dan pak Yusep sudah di minta untuk berpencar, tapi mereka memilih untuk mengikuti kemana Almeera dan Gibran pergi.


"Alhamdulillah ya buk, ikut bahagia melihat kebahagiaan mereka, kebersamaan mereka" ujar Pak Yusep yang sedang jalan bergandengan dengan Bik Atun


"iya pak, rasa sepi yang den Gibran rasakan dulu, kini terobati, di tambah lagi sekali dapat nanti dua pak.. Kalau kata non Meera, Allah tidak akan mengambil Tampa menyiapkan ganti yang lebih baik..." balas Bik Atun


"wuih ibu udah kayak non Meera aja kata-kata nya..." puji pak Yusep


"teman suka dugem akan membawa kita ke tempat dugem pak, teman suka mengaji akan membawa kita ke tempat mengaji pula..."


"wih...wih... makin cinta sama ibu.."


"makin cinta tapi suka ditinggalkan tidur sendirian...." balas Bik Atun


"hahaha...si ibu.."


🍃🍃🍃🍃


Lanjut…???


Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2