Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Kumpul


__ADS_3

Almeera dan Gibran sudah dalam perjalanan menuju rumah Abi, Gibran meminta Bimo yang mengurus SKY.


“Ya deh..BOS mah bebas…hehehe” balas Bimo saat menerima tugas dari bos nya itu


Gibran Nampak focus pada jalanan yang cukup macet. “Tumben siang gini macet’ guman Gibran


“Seperti nya di depan ada karnaval dech mas, tuh rame dan terdengar suara Drum Band” Balas Almeera sambil menunjuk ke arah depan.


“oh iya… rame banget ya…”


Perjalan SKY menuju rumah Abi biasa memakan waktu satu jam perjalanan, karna macet mereka harus menempuh perjalanan hampir satu setengah jam.


Saat mobil Gibran sudar terparkir di halaman rumah, Almeera langsung bergegas untuk turun, dan Gibran membiarkannya, Gibran membuka pintu mobil belakang, mengambil koper kecil nya beserta laptop nya.


“Biar saya bantu den..”


“Oh gak usah mang, biar saya saja, gak banyak kok…” balas Gibran ke pada mamang penjaga rumah.


“Assalamualaikum .…” salam Almeera dan betapa kaget nya Almeera ternyata ada Ummi Arafah juga di rumah sang Abi..


“ Waallaikumusallam …” Balas ABi, Ummi Arafah dan Abah Fatih, dan tak lama kemudia disusul juga salam dari Gibran


“Baru saja, tapi Abah ada ngantar anak-anak Tahfiz, trus mampir…”


“Loh Gibran gak ngantor???” tanya Abi saat Gibran mencium takzim tangan Abi di susul ke Abah Fatih


“Udah Bi… sisa nya di urus Bimo…” Balas Gibran


“Umma mana???” tanya Almeera karna tidak melihat sang Umma


“Ada dikamar… kalian kalau mau lihat Umma langsung aja, ini mau kemana bawa koper??” tanya Abi


“Kami mau nginep di sini Bi untuk beberapa hari ini” balas Gibran


“Umma pasti senang, ya sudah bawa koper kalian ke kamar, trus langsung ke kamar Umma…” Ujar Abi


“Tunggu dulu, tadi malam Meera pas nelfon kata Umma udah membaik kan..?? terus kenapa sekarang Umma malah masih di kamar, Abi gak menyembunyikan sesuatu kan..??''

__ADS_1


Abi membuang napas nya panjang, percuma jika ingin menutupi sesuatu dari sang Putri, sama saja membangunkan harimau tidur.


“Iya tadi malam sudah membaik, tapi pagi tadi tiba-tiba kepala Umma pusing, sudah di cek ke RSH kok…” balas Abi menenangkan


“Terus apa kata dokternya…??” tanya Almeera sudang dengan ekspresi super khawatir, Gibran langsung merangkul pundak Almeera, membawanya duduk di sofa.


“Kata dokter faktor kelelahan, dan karana Umma dulu pernah mengalami kecelakaan besar, memicu sakit di kepala nya..” jujur Abi


“Tapi Abi itu sudah puluhan tahun..”


“Sayang yang nama nya traumatik itu kita gak bisa mencegah nya bisa timbul lagi, banyak faktor, stress, lelah atau Umma mengalami benturan kembali, itu semua bisa memicu, apalagi kondisi Umma dulu cukup parah” Abi berusaha menjelaskan


“Umma ada jatuh Bi..??” tanya Gibran


“Umma pas di tanya gak ingat pasti kalau masalah jatuh pas di area kepala, tapi dari hasil ronsen tadi ada sedikit gumpalan darah, tapi cuma sedikit, bisa di tangani cukup dengan minum obat, dsn menghindari apa yang di karang, seperti nya Umma tidak sadar kapan itu terjadi” balas Abi


“Tapi gak parah kan Bi..??” tanya Gibran, belum sempat Abi menjawab, Almeera langsung lari dengan cepat menuju kamar sang Umma


“Gibran di sini aja, biar Ummi yang nyusul” Ujar Ummi Arafah dan di angguki oleh Gibran


Umma yang merasakan sedang di peluk serta mendengar isak tangis pun membuka mata nya perlahan.


“Meera…” Lirih Umma, tak ada jawaban dari Almeera, masih setia memeluk sang Umma


“Hei…Umma baik-baik aja kok, Cuma butuh waktu istirahat aja, ini Umma baru sakit, gimana nanti kalau Allah panggil Umma..” bukan jawaban tangis Almeera malah semakin menjadi


“Fa… ngomong apa sich???” Ummi Arafah yang tadi nya diam kini angkat bicara mendengar penuturan Sang Adik.


“Bukan mengada kak, kan memang benar, Allah punya tiga panggilan, Sholat, Haji dan Kematian” balas Umma sambil mengangkat kepala Almeera di usapnya air mata Almeera


“Umma….”Protes Almeera, Kini Umma sudah duduk bersandar di dinding ranjang di temani sang kakak tercinta Arafah dan juga sang putri tercinta Almeera


“Khawatir boleh, tapi gak boleh berlebihan, Umma baik-baik saja kok..”


“Malam ini Alvian meminta semua datang, mau ngajak makan malam besar.. kenapa besar, karna semua kumpul..hehehe” ujar Ummi Arafah


“Bunda syafitri juga dalam perjalanan..” tambah Ummi Arafah

__ADS_1


“apa kak Al ngabarin Bunda kalau Fa lagi kurang sehat..??” tanya Umma


“Gak.. tahu-tahu bunda udah dalam perjalan aja, kan sekalian mau bahas lamaran nya Anisya..” balas Ummi Arafah


“Oh iya… Anisya udah lamaran, mau penentuan hari ya kalau gak salah..”


“iya, rencana malam sabtu kata nya…makanya Alvian ngajak sekalian kumpul, anak-anak di pondok juga dalam perjalanan” balas Ummi Arafah


“Umma mana yang sakit…???” tanya Almeera


“Tadi Cuma sedikit pusing, kata dokternya bawa istirahat saja, maka nya Umma gak turun..” balas Umma sembari mengelus pipi Almeera


Malam yang di nanti, semua keluarga berkumpul di kediaman Abi Alvian, jika bisa berkumpul di rumah Aki dan Uti, karna mengingat kondisi kesehatan Umma Fatimah jadi di adakan di rumah Abi Alvian


“Ada yang kurang ni Bran…” ujar Azzam


“Apa itu..??”


“Soraya adik kamu..”


“iya dia lagi sibuk banget di kampus, apalagi sebentar lagi sedang mengikuti sempro (seminar proposal)” balas Gibran


“Wah sebentar lagi KKN donk..???”


“Iya zam…” balas Gibran sambil terus mengipas arang untuk membakar jagung, bukan Gibran tidak ingin memanggil Azzam dengan sebutan kakak, abang ataupun mas, tapi Azzam yang menolak, dengan alasan usia Gibran yang lebih tiga tahun dari nya, merasa canggung walaupun Azzam ada kakak ipar untuk Gibran


Para wanita hebat beda generasi itu sedang saling berbincang, melepas rindu, terutama Bunda Syafitri yang begitu merindukan menantu nya itu, Ummi Fatimah sang menantu kesayangan.


“Urusan butik, rumah dan lain nya cukup serahkan sama yang lebih muda saja, bukan bunda gak percaya sama kamu, tapi bunda tahu kondisi kamu, apalagi jika bunda flashback ke belakang” ujar Bunda Syafitri yang teringat kejadian puluhan tahun lalu pasca Umma Fatimah sadar dari koma nya.


🍃🍃🍃


Jazaakumullah khairon untuk semua sudah bersedia mampir dan membaca coretan demi coretan saya.... walau kadang gak jelas arah tujuan nya kemana..🤭


Jazaakumullah khairon untuk dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰 Like, Komen, Vote, Gift , Tips...


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah --Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2