Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Cukup Satu, Kamu Seorang


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


*****************


Satu pekan berlalu dari hari ini akhir pekan Gibran dan Almeera habiskan waktu berdua, tapi bukanya memang masih berdua kan ya… maksud nya jalan-jalan pagi menikmati segar nya udara di taman.


‘’mas nyeker juga donk…’’ ujar Almeera


‘’sayang, kamu walaupun nyeker pakai kaos kaki, lah mas mah bener-bener ceker ayam…’’ jawab Gibran


‘’nyeker nya Meera kan elit..hehehe’’


Di usia kandungan nya yang sudah mau mendekati bulan nya, membuat jalan Almeera menjadi semakin lambat.


‘’mas…istirahat sebentar ya..’’ ujar Almeera


‘’hmm…kita ke kursi yang ada di sana ya…’’ tunjuk Gibran


Mereka pun menuju kursi yang tersedia di taman, Almeera menyandarkan tubuh nya di kursi itu.


‘’itu ada bubur ayam… mau..??’’ tanya Gibran


‘’masih belum selera, mas kalau mau pesan aja…’’ jawab Almeera


‘’ya udah mas pesan satu aja, kamu disini aja ya..’’ ujar Gibran dan Almeera menjawab dengan anggukan


Tak lama kemudian Gibran sudah Kembali dengan semangkuk bubur ayam.


‘’hhmmm… aroma nya mengoda mas, boleh nyicip gak…??’’ tanya Almeera


Gibran terkekeh, dan mulai menyuapi Almeera, sepertinya satu suapa tak cukup, Almeera terus dan terus membuka mulut nya, sebenar nya gibran cukup takjub dengan selera makan sang istri, tapi Gibran memilih diam.


‘’gimana, enak…??’’ tanya Gibran setelah bubur ayam nya kandas


‘’enak banget, sampai kenyang…’’ jawab Almeera


‘’gimana gak kenyang, habis satu mangkuk…’’ balas Gibran dan itu membuat Almeera menepuk mulut nya yang tetutup cadar.


‘’ini beneran Meera yang ngabisin…?’’ tanya nya tak percaya


Gibran tidak menjawab malah terkekeh sambil mengelus kepala Almeera, lalu beranjak dari duduk nya, lalu Kembali memesan satu mangkuk lagi.


‘’Masih mau nambah..??’’ tanya Gibran saat sudah Kembali dengan membawa satu mangkuk bubur ayam lagi.


‘’hehehe…mas aja, meera udah kenyang….’’ Jawab Almeera dengan sedikit malu


Saat Gibran telah selesai dengan sarapan nya handphone nya berdering, dan ternyata dari Bimo, bahwa ada rekan bisnis nya yang baru mengirim sekretari nya ke SKY, ada beberapa berkas yang harus Gibran tanda tangani, mereka sore ini akan keluar kota.


Gibran pun memberitahukan apa yang Bimo bicarakan.


‘’ya udah kita ke SKY dulu baru balik…’’ ujar Almeera


‘’kamu yakin…?? Mas gak mau kamu kelelahan…’’ tanya Gibran meyakinkan


‘’kan Meera bisa istirahat di ruangan mas….’’ Jawab Almeera meyakinkan


‘’ya udah yuk….’’ Balas Gibran dan mereka pun menuju parkiran.

__ADS_1


Gibran dan Almeera sudah berada di SKY dan mereka akan menuju ke ruangan Gibran, para pegawai banyak yang memberi salam.


Saat sampai di ruangan Gibran, Almeera memilih duduk di pojokan sofa, sambil membaca buku yang ada di atas meja. Sedangkan Gibran sudah duduk di kursi kerja nya menunggu kedatangan seseorang.


Tok…Tok…Tok…


‘’Masuk…’’ ujar Gibran


Pintu pun terbuka, Bimo bersama seorang Wanita masuk ke ruangan, seorang Wanita dengan penampilan yang cukup menggoda Iman kaum laki-laki.


Gibran menggaruk tengkuk nya, lalu melihat ke arah sang istri sesaat, dan Almeera malah mengalihkan pandangan nya.


‘’Ini Buk Nely, sekretaris dari Pak Wibowo…’’ ujar Bimo memperkenalkan Wanita yang ada di samping nya.


Wanita itu duduk di kursi yang tepat berada di hadapan Gibran, Gibran melirik Wanita itu sesaat, manum Kembali membuka berkas nya.


Bimo izin keluar.


‘’Jadi gimana Bu Nely, mana yang harus saya tanda tangani,,,??’’ tanya Gibran


‘’Maaf pak, saya harus mengganggu waktu pak Gibran, karna kami harus bergegas ke luar kota untuk mengurus projek lain…’’ Ujar Nely dengan nada sedikit mendayu-dayu


‘’tidak masalah, tunjukan saja mana yang harus saya tanda tangani, karna saya harus segera pulang…’’ balas Gibran


Wanita itu sedikit memajukan tubuh nya ke arag Gibran saat memberika beberaoa berkas. Almeera yang melihat itu mulai tidak nyaman dengan tingkah Wanita itu.


Almeera pun berdehem berkali-kali


“ehem…ehem…’’ dehem Almeera


Nely melirik ke sumber suara, lalu Nely tersenyum sinis.


Gibran membulat kan mata nya, sang istri di bilang orang yang mau melamar pekerjaan, saat Gibran akan menjawab, tapi tidak jadi karna perkataan Almeera


‘’Maaf pak, tenggorokan saya kering, saya minum ya pak air nya,bapak lanjutkan saja…’’ ujar Almeera sambi mengambil air mineral yang ada di atas meja


Gibran paham dengan kode yang sang istri berikan, Gibran pun Kembali melihat berkas yang Nely berikan


‘’baiklah saya akan baca dulu berkas ini, kamu bisa menunggu di sofa dulu…’’ ujar Gibran


‘’baik pak, dengan senang hati…’’ jawab Nely masih dengan nada menggoda, dan saat Nely berdiri dia lagi-lagi sedikit mencondongkan tubuh nya ke depan Gibran


‘’nih cewek cari mati…’’ batin Gibran


Kini Nely duduk tepat di hadapan Almeera, karna Almeera mengenakan baju hitam dan juga jilbab besar serta buku di tangan nya , itu membuat Nely tidak tahu bahwa Wanita yang ada di hadapan nya sedang hamil.


‘’mbak nya dari mana…??’’ tanya Almeera


‘’maaf ya, kita ini beda kalangan, dan gak perlu sok ramah…’’jawab Nely


‘’ kamu kan baru mau masuk kerja, jadi gak usah sok cari muka, kalau saya ini sekretaris bos besar…’’ tambah Nely dengan sombong nya


Almeera tersenyum di balik cadar nya.


‘’Saya memang pengangguran sih mbak…’’ jawab Almeera


‘’nah tuh sadar…’’ balas Nely dengan sinis

__ADS_1


‘’Gimana Pak Gibran, berkas nya ada yang kurang jelas..??’’ tanya Nely dengan senyum menggoda


Gibran berjalan mendekat ke arah mereka, lalu duduk tepat di samping Almeera dan itu membuat Nely mengerutkan kening nya.


‘’Semua sudah jelas, tapi ada yang kurang…’’ ujar Gibran


‘’apa itu pa??, agar bisa saya sampaikan ke Pak Wibowo..’’ tanya Nely dengan senyum menggoda


‘’Sampaikan ke pak Wibowo, saya baru mau bekerja sama jika dia mengganti sekretaris nya, yang tahu sopan santun dan ettitude “ ujar Gibran


‘’maksud pak Gibran apa ya…???’’ tanya Nely bingung


‘’kenalkan ini Almeera, dia adalah istri saya, bahkan sedang hamil besar… ‘’ ujar Gibran ambil merangkul Almeera , Dan itu membuat Nely kaget, sangat kaget


‘’kamu salah besar jika ingin menggoda saya.. satu saran saya, jika memang kamu belum bisa mengenakan pakaian tertutup, setidaknya tetap lah berpakaian sopan, dan jaga sikap kamu kepada lelaki.. ‘’ ujar Gibran


‘’maaf pak, saya…’’


‘’gak perlu minta maaf, cukup kamu sampaikan apa yang saya katakana tadi…’’ potong Gibran


‘’tahu pintu keluarkan..??’’ tanya Gibran dengan dana sinis


Nely pun keluar dengan menghentak kan kaki nya, sungguh memalukan.


Almeera menatap lekat wajah sang suami


‘’kenapa..?’’ tanya Gibran


‘’dan kenapa kamu malah diam aja di remehkan…??’’ tanya Gibran lagi


‘’begini nih resiko punya suami yang wajah nya tampan, memiliki jabatan, harus kuat-kuat…’’ balas Almeera


‘’sayang… gak ada yang bisa godain mas, kalau mas mau sebelum mas menikah banyak yang seperti itu…’’ balas Gibran


‘’itu saat mas masih sendiri, tapi saat sudah berumah tangga, syaitan yang meggoda lebih tinggi level nya, jika kita gak bisa menjaga mata, hati dan pikiran, bisa berabe…’’


‘’cukup satu, kamu seorang….’’


‘’tapi dalam islam kan di perbolehkan lebih dari satu…’’ ujar Almeera


‘’ya mas tahu, mungkin dari segi harta mas bisa , mas mampu, tapi sayang, kita tidak pernah tahu untuk hal yang lain, sekalipun kamu mengizinkan, untuk mebagi hati itu gak mudah, wanita itu lebih tinggi dalam mengolah emosi, jadi jelas rasa cemburu itu pasti lebih besar, mas gak mau menyakiti istri mas ini…’’ujar Gibran


‘’luka fisik bisa di obati, jika koyak bisa di jahit, jika lembab bisa di kompres, luka kering maka sakit pun hilang, tapi luka di hati…??’’


Almeera membuka cadar nya, di tatap nya wajah sang suami, lalu tiba-tiba di kecup nya singkat pipi sang suami.


Gibran pun menangkup wajah Almeera lalu membalas kecupan singkat itu dengan kecupan seluruh wajah, tak sedikit pun Gibran lewatkan, mulai dari kening, mata bahkan dagu.


🍃🍃🍃🍃


Lanjut…???


Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..

__ADS_1


Jazaakumullah khairon...🙏🥰


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2