
🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Gibran , Bimo dan Silfi harus berjuang keras untuk pulang, dan perjuangan mereka tidak sia-sia, malam ini mereka akan di berangkatkan.
Wartawan berulangkali ingin mewawancarai mereka, tapi saat ini fokus Gibran hanya tertuju pada kondisi sang istri dan calon anak-anak nya, Gibran lebih banyak diam, bertasbih adalah pilihannya.
‘’Maaf untuk saat ini kami tidak bisa memberi konfirmasi langsung, tapi tadi semua kronoligi kami sudah ceritakan ke pihak maskapai, pihak maskapai yang akan menjelaskan nanti ..’’ ucap Bimo
‘’Garis besar nya bermula karna saya mengalami kecopetan, rekan saya Gibran dan silfi sebenarnya sudah masuk ke dalam pesawat, karna ada nya insiden kecopetan yang saya alami, rekan saya pun Kembali turun..’’
‘’Saat mendengar kabar hilangnya pesawat Elang , kami jelas Syok, dan saat ini istri dari rekan saya sedang dirawat, dalam kondisi sedang hamil besar, kami harus segera Kembali… mohon pengertian nya..’’
Bimo mencoba menjawab sedikit pertanyaan media sebelum mereka Kembali..
Sekedar Sujud syukur rasa nya tak akan cukup. Benar-benar keajaiban untuk mereka, bisa selamat dari kecelakaan maut itu.
‘’Bran…’’ panggil Bimo sambil menepuk pundak Gibran
‘’Gue bener-bener Kawatir Bim.. gue gak bisa tenang…’’ ujar Gibran
‘’kita udah dalam perjalanan, Abi dan yang lain pasti jagain Almeera dengan baik…’’ ujar Bimo menguatkan
‘’Gue gak ngebayangin bagaimana jika lo gak kecopetan..apa yang akan terjadi dengan istri, anak-anak dan adik gue Bim..??’'
‘’Allah yang tahu akan jawaban dari semua ini…’’ ujar Bimo
Ya hanya Allah yang tahu, karna Allah yang menentukan, kita hamba nya yang menjalani.
Gibran berulang kali mengusap wajah nya, ada air mata yang hampir jatuh, tapi masih bisa dia tahan, namun dada nya terasa sesak.
Flashback On
‘’Diberitahukan kepada bapak Gibran dan Ibu Silfi, saat ini Pak Bimo sedang di kantor bagian informasi, bahwa beliau mengalami kecopetan’’ ujar salah satu pramugari
Mendengar itu baik Gibran dan Silfi pun langsung turun, tampa membawa barang bawaan mereka, dompet serta handphone mereka yang ada di tas kecil pun sampai tertinggal.
Tampa Mereka sadari karna fokus pada incident yang Bimo alami merekapun tidak sadar bahwa pesawat yang seharusnya mereka tumpangi sudah take off tanpa menunggu mereka.
Di ruang informasi bandara
‘’Pak saya nyopet karna terpaksa, ayah saya harus di operasi pak, kami gak punya biaya, dan kalau gak segera di operasi, nyawa ayah dalam bahaya,,,’’ ujar seoarang gadis remaja dengan terisak
‘’tetap aja mencopet itu gak boleh…’’ ujar Gibran
__ADS_1
‘’Pak saya minta maaf, saya bersedia membayar dengan tenaga saya, tapi tolong bantu Ayah saya…’’ mohon remaja itu
‘’Bim, kita harus cek langsung ke rumah sakit…’’ ujar Gibran
Dengan banyak pertimbangan dan juga bantuan maskapai mereka pun menuju rumah sakit. Dan memang bener, kondisi ayah dari gadis itu membutuhkan operasi secepat nya.
Gibran sempat kaget karena dompet dan handphone nya tertinggal di pesawat, begitu juga dengan silfi.
‘’lo ada saldo kan..??’’ tanya Gibran ke Bimo
‘’ada…’’ jawab Bimo
‘’pakai itu dulu Bim, nanti gue ganti, saat ini darurat, dan segera hubungi kantor untuk transfer dana.. dompet dan hp gue di tas yang ada di dalam pesawat'’ ujar Gibran
‘’handphone gue mati total Bran…’’ ujar Bimo melihat Handphone nya yang sempat terjatuh
‘’itu kita urus nanti, ada yang lebih darurat..’’ ujar Gibran
Mereka pun sibuk mengurus operasi ayah dari gadis itu. Mereka tidak tahu bahwa pesawat yang seharusnya mereka tumpangi hilang kontak.
Pada saat mereka selesai mengurus administrasi, tampa sengaja mereka melihat berita tentang pesawat itu.
Kaget bukan main, silfi bahkan hingga terkulai lemas. Gibran langsung mencari tempat untuk memperbaiki handphon Bimo, tapi sayang nya memakan waktu lama.
Bimo juga di mintai keterangan oleh pihak maskapai.
Gibran berulang kali sujud syukur, tak hanya Gibran, Bimo dan Silfi pun begitu.
Flashback Off
Hampir jam 12 malam pesawat yang Gibran tumpangi Landing, Tak pakai pikir panjang, tujuan nya saat ini segera sampai ke rumah sakit, mereka sudah di tunggu oleh Abah Fatih, Adam dan juga Azzam
Awak media ingin meliput, tapi Bimo dengan sigap angkat bicara, untuk Gibran sendiri pikiran nya sudah tak karuan, bahkan mereka juga di kawal polisi.
‘’Tolong , saya tahu kalian butun informasi, tapi kami sudah jelaskan sebelum nya bagaimana kronologi nya, saat ini ada yang harus segera kamu urus, Istri dari pimpinan perusaahan kami dalam masa kritis…’’ ujar Bimo dengan sangat tegas
Abah, Azzam dan Adam merangkul Gibran bergantian, air mata tak bisa mereka tahan lagi, moment itu pun sempat di rekam oleh awak media, terutama Azzam.
‘’Kita harus segera ke rumah sakit..’’ ujar Azzam
‘’Gimana kondisi Meera sekarang…??’’ tanya Gibran saat mereka sudah dalam perjalanan ke rumah sakit
‘’Sudah sadar, tapi masih sangat lemas.. ‘’ jawab Azzam
‘’twins gimana..??’’ tanya Gibran Lagi
__ADS_1
‘’Alhamdulillah mereka aktif, Almeera yang masih lemah.. kata Abi dia terlalu syok..’’ jawab Azzam Lagi
‘’Soraya…??’’
‘’sudah pasti syok, tapi setelah mendengar dari Abi dan juga pemberitaan di televisi, sekarang mulai tenang…’’ jawab Azzam
‘’Almeera masih trauma kehilangan, jadi saat mendengar kabar seperti ini, kondisi nya sangat lemah, duka nya di tinggalkan Umma saja belum terobati, dia baru mulai bangkit, dan saat harus mendengar ini semua, dia gak sanggup..’’ ujar Abah Fatih
Gibran berulang kali mengusap wajah nya.. jika bisa menghilang dia ingin segera menghilang untuk sampai di hadapan sang istri saat ini juga.
Kedua tangan ini yang selalu menadah kepada nya, meminta kepadanya, Meminta Rezeki, Keselamatan, dan juga pengampunan.
Tapi Kedua tangan ini pula lah yang selalu melakukan Dosa. Baik dosa kecil maupun besar.
Kita tidak pernah tahu pertolongan Allah itu kapan dan dari arah mana datang nya.
Pertolongan Allah hanya bisa datang kepada orang yang yakin Kepada NYA.
Karna Allah sesuai Prasangka Hamba nya.
Ada tiga pertanyaan yang tidak akan pernah bisa kita jawab
Kapan Matinya…???
Dimana Matinya..???
Bagaimana Matinya…???
Apa yang sedang kita persiapkan untuk kematian yang pasti itu..??
sudah siapkah kita???
🍃🍃🍃🍃
Lanjut…???
Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.
Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..
Jazaakumullah khairon...🙏🥰
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran
__ADS_1