
Almeera langsung menuju kios butik nya, Bella sudah menunggu nya disana, Anisya pun mengikuti kemana Almeera melangkah.
"Assalamualaikum..."
"Waallaikumusallam..."
"udah di bawa kan Desain nya Bell...??"
"udah, ini coba di cek.." Almeera pun langsung mengecek lembar demi lembar desain nya.
"Ya udah yuk..." ajak Almeera
"aku ikut...??"
"ya ikut lah, masa iya aku masuk sendirian.." Anisya memilih tinggal di butik, Almeera dan Bella pun menuju ruangan Sang pimpinan Sky Mall, sudah ada Bimo yang menunggu di depan pintu.
"Bu Almeera..." sapa Bimo
"Assalamualaikum pak Bimo.."
"eh.... waallaikumusallam.." jawab Bimo sambil menepuk jidatnya karna tidak mengucap salam
"pak Gibran nya sudah menunggu Bu di dalam, silahkan masuk" ujar Bimo selanjutnya
Merekapun masuk ke ruangan Gibran, nampak Gibran yang sedang menelfon seseorang.
"Nanti Bimo yang jemput ya, kakak ada kerjaan.."
"kenapa sih gak bisa luangkan waktu untuk jemput adek nya sebentar.." protes Soraya dari balik telfon.
"pokoknya Bimo yang akan jemput, ya udah kakak ada tamu.."
"ya lah tu... assalamualaikum..."
"ya... waalaikumusalam..." balas Gibran lalu memutuskan sambungan telepon nya
"silahkan duduk..." ujar Gibran mempersilahkan Almeera untuk duduk, Almeera pun duduk dan di temani Bella di samping nya.
"Ini hasil desain untuk produk yang akan kami produksi pekan ini" menyodorkan map yang berisi hasil desain nya, Dan Gibran pun membuka lembar demi lembar
"tapi maaf sebelumnya, apakah masalah desain juga harus kami laporkan, bukankah pihak Sky cukup tahu bahwa kami yang memproduksinya nya..??" tanya Almeera
"jelas saya harus tahu, kan ini juga berpengaruh pada omset Sky.."
"saya rasa hal seperti ini pihak Sky cukup tahu semua beres, jikapun pihak Sky tidak berminat, kami bisa menjual nya langsung"
"jika saya ingin tahu apa salah...??" tanya Gibran dengan menaikan alis nya, Almeera melihat sekilas
Almeera tersenyum di balik cadar nya "tidak salah sama Sekali pak, tapi saya rasa kita bisa bahas ini di waktu luang, atau saat saya sedang ada di Sky, saat ini saya harus ke luar kota, dan saya sudah sangat terlambat" balas Almeera, jujur dia sedikit geram dengan alasan Gibran, masalah desain saja dia harus ikut turun tangan.
__ADS_1
"keluar kota..??"
"iya pak Gibran, saya ada kajian di luar kota, acaranya jam 10, dan saya harus menempuh perjalanan selama 2jam, dan saat ini sudah hampir jam 9.... begini saja, jika ada yang ingin di bahas, pak Gibran atau pak Bimo bisa tanya ke Bella,..."
"saya tidak biasa pakai perwakilan.." jawab Gibran datar
" kalau begitu Senin... saya harus segera berangkat,. dan saya bawa mobil sendiri, saya tidak bisa terlalu terburu-buru, dan karna pak Gibran, saya akan terlambat.."
Gibran membulat kan mata nya, tidak percaya dia baru kali ini di salahkan.
"Bimo, tolong siapkan mobil, kita antar Bu Almeera.. karna saya dia jadi terlambat" titah Gibran dengan senyum penuh arti.
"mengantarkan Bu Almeera..??" tanya Bimo tak percaya
"Tidak perlu pak, saya bersama kakak saya, kami harus bisa pergi saat ini juga... maaf kalau begitu saya permisi" pamit Almeera, dan saat Almeera keluar dari ruangan dia menelfon seseorang, entah apa yang dia rencanakan.
"Bim, ayo siap-siap..." ujar nya sambil beranjak dan merapikan jas nya, lagi-lagi dengan senyuman sejuta arti
"tapi..."
"udah ayo..." Bimo sebenarnya bingung, tapi mau tidak mau dia ngekor juga
Dan entah itu kebetulan atau kesengajaan, belum ada yang tahu, Almeera dan Anisya sedang berhenti tepat di gerbang keluar Sky saat salah seorang satpam memberi tahu bahwa ban mobil nya kempes.
"aduh kak gimana Donk ..??"
"kalau kita ganti mobil harus outer balik Sya, kelamaan, trus kalau ke bengkel juga lama, taxi online aja" jawab Anisya
"Lo tahu kan gue gak suka di tolak, jadi harus ada cara Donk biar dia bisa gue antar.." jawab Gibran
"gila Lo ya..."
tin..tin
Bunyi klakson mobil Gibran
"Kenapa mobil nya??" tanya Gibran saat kaca mobil sudah terbuka
"kempes pak..." jawab Almeera apa ada nya
"masih mau kajian?? lebih baik biar kami antar, dan di sela waktu kita bisa bahas tentang desain kan.." Ujar Gibran penuh arti
"tidak perlu pak, kami pesan taxi online saja, lagi pula tidak baik.."
"kalau saya hanya berdua dengan Bu Almeera maka akan jadi Fitnah, ini kita berempat, dan kita juga ada pembahasan kerja"
Almeera melihat ke arah Anisya, Bingung harus bagaimana.
"gak ada pilihan lain, atau kita semakin terlambat.. pulang kita bisa telfon Azzam untuk jemput" ujar Anisya memberi pendapat nya.
__ADS_1
Akhirnya Almeera dan Anisya baik ke mobil Gibran, mobil nya di titipkan ke scurity dan nanti rekan butik nya yang akan bawa ke bengkel.
Gibran tersenyum penuh kemenangan, buka cara romantis mendekati Almeera, Gibran sengaja ingin mulai berbaur dengan Almeera, terlibat dalam rutinitas nya.
Saat dalam perjalanan Almeera menyempatkan menghubungi Azzam, menceritakan situasinya, dan juga meminta sang kakak untuk menjemput nya besok di pondok.
Dua jam perjalanan, tak banyak pembahasan, malah terkesan lebih banyak diam, saat ini mereka sudah berada di depan pintu gerbang.
-PONDOK PESANTREN AL-KAUTSAR -
Sebuah pondok pesantren yang dulu cukup sederhana, dan kini sudah terlihat modern, bangunannya yang sudah tingkat.
Sepertinya kajian kali ini Bukan hanya untuk para santri saja.. melainkan juga untuk penduduk sekitar. nampak ramai area parkiran.
setelah mobil terparkir mereka pun turun, Almeera meminta Gibran dan Bimo untuk menunggu di lobi, tapi mereka memilih untuk ikut bergabung.
Almeera pun membawa mereka ke masjid yang menjadi tempat kajian.
"itu pimpinan Sky rada Anek deh Meer...." lirih Aniaya
"Cuekin aja kak.."
"kan kamu di sini mau kajian dan juga mengisi kajian untuk besok, eh dia malah mau bahas pekerjaan.."
"suka-suka dia aja kak, nanti juga kalau bosen pulang..,"
"jangan-jangan dia suka sama kamu.."
"ngaco..."
Sesampainya di masjid, Almeera masuk ke rombongan ibu-ibu dan Gibran masuk ke rombongan bapak-bapak.
"Lo itu sebenarnya mau ngapain coba sampai segini nya...??" tanya Bimo
"gak ngapa-ngapain, kan lagian kita juga gak ada jadwal, sesekali tubuh siraman kalbu"jawab Gibran santai
"gue percaya kalau Lo memang butuh, tapi gak sejauh ini juga kali.."
"udah diem..."
"Soraya gimana?? siapa yang jemput dia??" tanya Bimo mengingatkan
"Astagfirullah, lupa gue, gue hubungi Reno aja lah...bisa ngamuk dia"
🍃🍃🍃
Lanjut???
Ingat ini hanya sebatas hiburan, coretan ala otor yang kadang ngalur ngidul.. semoga suka, kalau gak suka ya gak apa-apa, mau tetap lanjut baca juga boleh.. apalagi tinggalkan jejak..🤭🤭🤭
__ADS_1
Jazaakumullah khairon untuk Dukungan nya..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an