Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Seperti Umma


__ADS_3

Kebahagian yang tak akan bisa di sembunyikan, tadi malam saat Almeera menunjukan hasil tes nya, semua langsung berhambur memeluk nya bergantian.


Bukan hanya tawa tapi juga air mata, bahkan Abi berkali-kali mencium ubun-ubun sang putri kecil nya.


Dalam sebuah rumah tangga akan memiliki tingkat ujian nya.


Terkadang timbul pertanyaan.


Kenapa mereka yang berzina, baru pertama kali berzina langsung positif??


Tapi kenapa yang sudah halal , harus Allah Uji??


Itu lah Kuasa Allah.


Bersyukur untuk pasutri yang langsung mendapatkan nya.


Tapi ada yang harus menunggu bertahun-tahun lama nya.


Perjuangan mereka tidak mudah, selain harus mendengar komentar kerabat, dan juga orang di luar sana.


Yang dengan mudah bertanya


‘’kapan hamil..??’’


Sungguh miris..


Pertanyaan itu sama saja sedang mempertanyakan takdir Allah.


Hidup,Rezeki, Anak, Maut itu semua ketetapan Allah.


Apakah kita tahu kapan kita akan Mati.. begitupun dengan seorang anak.


“ ikhtiarnya di kencengin…’’


Apakah saat kita Ikhtiar kita harus memberi tahu mereka???


Ckckckck


‘’Tentu Mudah bagi Allah untuk seketika mewujudkan, Akan tetapi, Allah ingin kita lebih dulu berusaha mewujudkan. Tentang seberapa ingin dan pantas kita untuk mendapatkan nya’’ (IG : Cerita_ajengkirana)


🍃🍃


Gibran tak melepaskan Almeera sedikitpun dari pelukan nya, bahkan dia sulit untuk tidur karna menunggu esok pagi dimana akan dilakukan USG.


Berbeda dengan Almeera yang tampak sangat pulas.


Tapi efek lelah karna jam juga sudah menunjukan pukul 2 pagi, Gibran pun terlelap dengan sendiri nya.


Bahkan pagi tadi setelah sholat subuh Gibran selalu melihat jam ditangan nya.


‘’mas, ada rencana keluar kok dari tadi lihatin jam aja..??’’ tanya Almeera sambil mengikat rambut nya


‘’mas gak sabar untuk cek Gibran junior..’’ aku Gibran sambil mengelus perut Almeera yang masih sangat rata


‘’Astagfirullah mas, ini masih jam 6 pagi…’’


‘’salah ya…?? Mas kan pengen lihat utun nya mas??’’


‘’Gak salah kok, tapi ingat apa yang berlebihan itu gak baik…’’ balas Almeera lembut sambil mencolek hidung Gibran


‘’mas gak tahu harus ngomong apa. Yang pasti mas Bahagia, dan mas sangat berterimakasih sama kamu sayang..’’

__ADS_1


‘’Berterimakasih sama Allah, karna Allah titipkan keturunan untuk kita, semoga Allah pun berikan kemudahan dalam setiap proses nya.


‘’aamiin….’’


‘’Aku fikir aku menikahi pria yang ku cintai, ternyata salah, aku menikahi pria yang sangat mencintaiku, hingga itu membuatku, tak akan bisa jauh dari nya’’ batin Almeera sambil mengelus wajah Gibran


‘’senyum-senyum, hayo mikirin apa..??’’ tanya Gibran yang melihat Almeera senyum-senyum


‘’kagum aja dengan maha karya Allah yang satu ini..’’ balas Almeera lagi-lagi sambil mengelus wajah Gibran


‘’perpaduan pas lah ya, ala-ala indo turki…’’ balas Gibran


‘’jauh amat indo turki, asli indo pun…’’ balas Almeera sambil mencubit hidung Gibran


🍃🍃


Mereka sudah berkumpul, ternyata bukan hanya Gibran dan Almeera yang datang ke klinik, Abi, Azzam dan yang lain juga ikut menunggu di ruang tunggu


‘’ini kenapa udah kayak mau antri sembako??" Tanya Ummi Arafah


‘’tunggu di rumah aja, kan kasihan pasien lain nya…’’ tambah Ummi


‘kalian balik ke pondok aja, Abi pengen nunggu…’’ Titah Abi Alvian


‘’tapi bi, Adara juga mau cek, boleh kan Ummi…??’’ balas Azzam


‘’alasan kalian pinter ya…’’ sahut Adam


‘’sudah-sudah, sebentar lagi ada pasien akan datang, no berisik…’’ balas Ummi Arafah, sepertinya percuma meminta mereka semua pergi


Almeera sudah berbaring di ranjang pemeriksaan.


‘’Jangan tegang…’’ ujar Ummi


‘’Kita cek ya, Bismillah…’’ tambah ummi dan setelah itu Ummi pun mulai menaruh alat ke perut Almeera tepat di perut yang sudah di beri gel tadi.


Berkali-kali Ummi menarik napas, bahkan Air matanya nya seakan tertahan saat menatap apa yang ada dimonitor.


‘’Ummi kok kayak mau nangis, ada apa Ummi…??’’ tanya Almeera mulai khawatir


Diletakan nya alat itu kembali ke tempat nya,sisa gel yang ada di area perut pun di bersihkan, Ummi pun sudah mencetak beberapa foto dari hasil yang keluar dari layar monitor


Ummi menatap Gibran dan Almeera bergantian


‘’Ummi kenapa..?? jika memang..’’ belum selesai Gibran dengan kata-kata nya, langsung di hentikan Ummi dengan meletakan telunjuk Ummi ke bibir


‘’Ummi bingung harus bilang apa, tapi yang pasti Allah itu maha Baik…’’ ujar Ummi sambil meneteskan air mata


‘’Kalian lihat..’’ mengarah ke layar monitor, Almeera dan Gibran pun ikut melihat ke arah monitor


‘’ada berapa yang Ummi lingkari…??’’ tanya Ummi


‘’dua,,,,’’ jawab Gibran dan Almeera kompak


‘’ya, ada dua…’’ balas Ummi


‘’Maksud Ummi…?’’ tanya Almeera


‘’Maksud Ummi ada dua utun di dalam sini..??" tanya Gibran sambil menunjuk perut Almeera


‘’ya..dua utun, dan sepertinya ini bukan kembar identik Meera, ini seperti kamu dan Azzam…’’ jawab Ummi dengan nada menahan tangis

__ADS_1


Tapi di detik berikut nya mereka malah tersedu, sedangkan Gibran langsung sujud syukur


‘’Um…mi.,.. seri...us.. satu aja Almeera udah Bahagia Ummi, ini dua..??’’ tanya Almeera memastikan lagi dan sedikit terbata


‘’In Syaa Allah jika tidak ada perubahan, karna ini usia kandungan masih sangat muda..’’


‘’Allah berikan nikmat sebagimana Umma kamu rasakan dulu sayang..’’ ujar ummi lagi


Saat Gibran bangkit dari sujud nya, Gibran langsung merangkul, mencium kening dan berganti ke perut Almeera


‘’Abi kalian kebahagian nya berlipat-lipat, mungkin ini jawab dari keikhlasan Abi kalian melepaskan Umma…’’ Ujar Ummi


Air mata ni sulit untuk tidak menangis jika mengenang Umma, itulah yang mereka rasakan.


Inikah Buah kesabaran Almeera???


Inikah Buah keikhlasan Abi…???


Hanya Allah yang tahu jawab nya.


Dialah pemilik Cerita, Dialah sang Sutrada hamba-hamba nya.


Abi Alvian bahkan tak bisa berkata-kata saat mendengar ini semua, melihat hasil foto USG Almeera.


Abi malah meneteskan air mata, dan sulit untuk di hentikan


‘’Umma kamu adalah Wanita kuat dan Hebat, dengan diagnosa dokter yang pastinya itu tidak mudah, tapi Umma bisa membuktikan, ada Allah.. bahkan Umma bisa bertahan hingga melihat nak-anak nya memiliki pasangan hidup’’ ujar Abi sambil duduk dan merangkul Almeera


Saat ini mereka sudah berada di kediaman pondok


‘’Disini aja dulu jika dirasa ada keluhan, agar Ummi bisa cek langsung…’’ usul Abah Fatih


‘’Gak bisa Bah, kan mas Gibran juga ada kerjaan di kantor..’’ balas Almeera


‘’ada Bimo, kalau kamu masih mau disini, kita disini dulu.. sharing sama Ummi..’’ balas Gibran, seakan tahu saat ini sosok ibu sangat Almeera butuhkan dan itu ada di Ummi


‘’tuh,,Gibran aja santai..’’ Balas Adam


‘’oh ya santri kamu udah kangen tuh dek..’’ tambah Adam


‘’mas beneran kita gak apa disini dulu…??’’ tanya Almeera lagi dan Gibran membalas dengan anggukan


“Untuk istri mana ada kata gak bisa, apalagi dia lagi hamil..ya kan Bran..??’’ goda Azzam


Bahagia, inikah ending dari kebahagiaan mereka???


🍃🍃🍃🍃


Afwan belum bisa konsisten UP, karna harus gantian di RS , dan jarak RS cukup jauh.🙏


Lanjut…???


Sebelum lanjut boleh lah ya Follow Akun IG kak Ajeng @cerita_ajengkirana


Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran

__ADS_1


__ADS_2