
🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠
*****************
Malam ini mereka sudah berada di rumah sang Abi. Almeera mengajak Gibran untuk ke rumah sang Abi, rindu akan suasana rumah.
Gibran menurut tanpa banyak bertanya, karna paham saat ini suasana hati sang istri sedang tidak baik baik saja, hanya saja Almeera sangat pandai menguasai emosi dan perasaan nya .
Kedua buah hati nya sedang bermain di bawah bersama sepupu kembar nya dan Aki nya juga. Susana rumah malam ini super ramai .
Almeera sedang berdiri menatap foto sang Umma yang terbingkai indah , foto Sang Umma dan Abi yang ada di kamar Abi.
Almeera pun menuju rak buku yang ada di kamar itu, tempat favorit Umma nya. Almeera mengambil posisi duduk, di raih nya album foto keluarga nya.
Foto sang Umma saat koma, saat ijab kabul dalam keadaan koma, foto saat hamil dirinya dan sang kakak, foto tumbuh kembang dirinya, Foto Umma mengantar nya ke Tarim, Foto pernikahan nya, dan Foto moments mereka pergi menonton di bioskop.
Semua tertata rapi di tumpukan Album foto itu, di usap nya wajah sang Umma saat kebersamaan terakhir mereka.
Selama Umma hidup begitu banyak nasihat dan wejangan yang Umma berikan untuk nya.
"Ada 6 sifat wanita yang disukai Allah yaitu menutup aurat, betah tinggal di rumah, memiliki sifat pemalu, taat dan menyenangkan hati suami,bersyukur dengan pemberian suami, berdandan dan berhias diri hanya untuk suami"
Almeera teringat akan pesan-pesan Umma Fatimah. Almeera hanya wanita biasa, ada kalanya dia merasa terluka, apalagi di saat jilbab nya di pertanyakan.
Almeera teringat moments dia bertanya kepada sang Umma mengenai Rambut dan Jilbab.
"Jika Rambut adalah Mahkota, maka Jilbab adalah Emas dan Berlian yang melapisi Mahkota untuk melindungi serta memperindah tampilannya" ujar Umma
“Di dalam islam perempuan itu wajib menutup aurat, nahhh aurat perempuan itu salah satunya rambut jadi harus ditutup menggunakan jilbab. Menggunakan jilbab tidak melihat kita itu sudah besar atau masih kecil, tetapi yang paling penting adalah kita sudah baliq"
"Rambut adalah mahkota perempuan itu benar banget, tetapi mahkota harus itu harus dijaga dengan sebaik-baik bukannya malah diperlihatkan kepada orang lain, taukan kalau mahkota dari kerajaan inggris saja tidak diperlihatkan kemuka umum hanya orang-orang tertentu aja yang bisa lihat, begitu dengan mahkota yang dimiliki perempuan muslim sangking berharganya, wajib Kita tutup dengan baik, dan hanya orang-orang tertentu yang boleh melihat nya”.
Pesan demi pesan Umma kembali Almeera ingat.
"Umma... Meera kangen banget, Umma terimakasih telah mengajarkan kami banyak Hal...."
Tiba-tiba pintu kamar terbuka, bukan Gibran melainkan sang Abi.
"Umma sudah bahagia di temani Aisyah disana, dan Umma pun sudah mempersiapkan kita semua agar mampu menjalani semuanya, anak-anak Abi adalah anak yang luar biasa" Ujar sang Abi ikut duduk di samping Almeera
Almeera pun menyandarkan kepalanya di bahu sang Abi, bahu ini adalah bahu pertama yang menjadi tempat nya pulang.
"Jangan pedulikan nyinyiran orang, karna mereka tidak tahu perjuangan kita.." kali ini Abi merangkul sang Putri
__ADS_1
"Dimana pun anak-anak Abi ini berada, Abi yakin Allah akan selalu melindungi kalian, kamu selalu menjaga aurat ini,.maka Allah pun akan menjaga nya.."
"Bi,.Meera masih boleh kan Bermanja dengan Abi, menangis di bahu Abi...??" tanya Almeera
"Bahu ini akan selalu ada untuk anak-anak nya.." Jawab Abi sambil mencium ubun-ubun sang putri.
Saat seorang wanita di pertanyaan Jilbab, di ragukan jilbab nya, itu adalah luka yang sangat besar untuk nya, itulah yang di alami Almeera, bahkan hampir saja dia di telan-jangi.
Karna dia yang tidak menutup Aurat nya dengan benar, sama saja dengan berpakaian tapi telan-jang.
"Tugas kamu besar sayang.. perjuangan kamu menjadi ibu masih panjang..."
"Kamu tahu sayang apa keistimewaan seorang perempuan saat telah menjadi ibu...??" tanya sang Abi
"Apa Bi...???" tanya Almeera
"Allah memberikan senjata yang paling Ampuh..." jawab Abi
"senjata..?? apa itu Bi...??"
"Senjata paling Ampuh itu ya LISAN nya seorang ibu , sayang..."
"Lisannya akan jadi berat timbangan nya"
"Lisannya akan di Ijabah,.Doanya akan melesat tanpa Penghalang"
"Doa nya pun bisa jadi penghancur kesulitan bagi anak keturunannya"
"Dan Doa nya juga bisa jadi kemudahan bagi suami nya"
"tapi sebaliknya, mengeluh nya seorang Ibu juga bisa jadi pemberat langkah setiap anggota keluarganya"
"Baik itu anaknya maupun suaminya"
"maka pantang bagi seorang ibu itu mengeluh"
"Karna apa..?? karna keluhannya bisa jadi harapan nya dan bisa menjadi kenyataan"
"Ucapan buruknya pun bisa jadi kendala bagi dirinya dan juga keluarga nya"
Almeera terdiam mencerna kata demi kata yang sang Abi ucapkan
"Masyaallah... begitu berat beban seorang ibu, dia harus benar-benar bisa mengolah perasaan dan ucapan nya" ujar Almeera
__ADS_1
"ya... kata-kata adalah Doa.. dan Doa ibu itu tanpa Penghalang" ujar Abi
"Jika Umma mampu menjaga itu,. Abi pun yakin kamu juga mampu menjaga nya... ada tugas besar untuk kamu sayang, Arshaka dan Arsyila butuh sosok ibu yang bisa menjadi madrasah untuk mereka...."
"jika seorang anak itu nakal, sering seorang ibu mengatakan begini.... "
"belajar apa kamu disekolah?? apa itu yang di ajarkan guru mu..??"
" pertanyaan seorang ibu disaat si anak tak sesuai dengan harapan"
"Sekolah yang pertama kali di sebut, pertama kali disalahkan, tapi dia lupa apakah dia sebagai seorang ibu telah melakukan yang terbaik sesuai syariat..???"
"Ibu sering lupa si anak belajar semua dari baru lahir adalah dari dirinya... tapi dia tidak pernah mempertanyakan, apakah sudah benar cara dia mendidik sang anak..."
"Abi... doakan Meera, bisa menjadi menjadi madrasah untuk anak-anak Meera, doakan Meera, harapan Meera adalah kemudahan dan kekuatan untuk mereka,. bukan malah menjadi bumerang..." ujar Almeera sambil memeluk erat sang Abi
"Abi yakin...kamu mampu, kamu dilahirkan dan di didik dari seorang wanita yang luar biasa,.wanita yang sangat Abi Cintai.. Fatimah Az-Zahra itu Namanya... dia adalah Umma kamu sayang... Istri Abi..."
"Dia adalah Perisai keluarga kita..."
Air mata Abi dan anak itu tak dapat di bendung, Almeera menangis dalam dekapan sang Abi.
🍃🍃🍃🍃
Lanjut…???
Jazaakumullah Khairan untuk semua doa dan dukungan nya... untuk Reader kak Ajeng yang best semua..🥰
....
...Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai....
..
Jangan lupa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
Jangan lupa tinggalkan Like, vote, gift dan komen nya.
Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..
Jazaakumullah khairon...🙏🥰
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran
__ADS_1