Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Tak Mau kalah


__ADS_3

๐ŸŒ Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa๐ŸŒ 


*****************


Beberapa hari lalu saat Sandra bersiap pulang, Almeera memberikan upah nya selama menggantikan Fitri. Dan Almeera pun memberikan lebih untuk modal buka warung. dan sudah seizin Gibran pastinya.


"ini beneran kak..??" Tanya Sandra tak percaya


"beneran, kamu manfaat uang yang ada, dan buka juga toko online baju muslim, kamu bisa kerja sama dengan butik kakak..." ujar Almeera


"masyaallah kak, makasih banyak, padahal saya...."


"sudah.... sekarang fokus, ingat mau bantu ibu kan...??" tanya Almeera


Sandra memeluk Almeera,. mengucapkan banyak terimakasih, Sandra juga berpamitan dengan Soraya dan Bik Atun.


"Baik-baik, Non Almeera itu punya niat yang baik, maka di jaga amanah yang dia berikan,.satu lagi jangan macem-macem sama suami orang ya..." nasihat Bik Atun tapi berbisik.


"iya bik..gak lagi-lagi..." balas Sandra lirih


Sandra pun masuk ke taksi yang akan mengantarkan nya ke halte bus.


Ya memang benar, terkadang kehadiran seseorang adalah sebuah pelajaran untuk kita.


๐Ÿƒ


Hari yang di nanti, sepasang Raja dan Ratu sehari, bukan Raja dan Ratu semalam ya, karna gak sampai malam acaranya.


Sepasang Raja dan Ratu itu adalah Bimo dan Soraya.


Sebuah ikrar janji suci telah mereka laksanakan di sebuh masjid di dekat rumah sang kakak.


Berjalan khidmat dengan satu tarikan napas.


Tamu seakan tak ada habis nya, konsep yang Almeera sarankan pun di terima , ada beberapa gerobak penjualan kaki lima berjejer rapi dan juga sudah di hias.


Apa yang mereka jual menjadi salah satu menu makanan yang tersedia di resepsi pernikahan Bimo dan Soraya.


Kebahagiaan sesungguhnya adalah di saat bisa membahagiakan orang lain, mungkin itu hak kecil bagi kita, tapi terkadang yang kecil itu berarti besar untuk orang lain.


Tapi sepertinya Raja dan Ratu itu tak begitu menjadi pusat perhatian, 4 stroller yang berjajar rapi menjadi pusat perhatian mereka semua, bukan ingin foto dengan pengantin, ini malah foto dengan bayi kembar dari Almeera dan Adara.


Anak dari Adam juga tak kalah membuat tamu gemas, karna mulai aktif, semua benda yang ada akan dia ambil, berjalan dengan terburu-buru dan kadang juga terjatuh, tapi dia tak ada kapok nya, begitu balita.


Formasi lengkap tanpa Umma Fatimah..


Bunda Syafitri , Abi Aditya, Umma Kianara, Ayah Alif, Bunda Riana Azahra, para tetua dari keluarga besar ini pun berkumpul.

__ADS_1


Mereka pun mengabadikan dalam sebuah foto,dari generasi ke generasi. dan dari semua generasi memiliki perjuangan hebat.


Ada air mata yang sedang Almeera bendung, dia terus memberikan senyuman terbaik nya walau di balik cadar. Gibran merangkul Almeera , seakan tahu apa yang Almeera rasakan saat ini, karna Gibran pun Merasakan hal yang sama.


"Umma....kami sudah bahagia Umma.... kami lengkap, karna Umma selalu bersama kami..." batin Almeera


"Ma,.Pa.... anak-anak mu sudah bahagia, Gibran sudah mempunyai istri yang shaleh, anak kembar dan Soraya juga sudah menikah..." batin Gibran


Sesuai agenda acara selesai sekitar pukul 5 sore.


๐Ÿƒ


Gibran , Bimo dan Pak Yusep sedang sholat di masjid, sedangkan Almeera, Soraya ,Bik Atun dan Fitri sholat di rumah.


Fitri tinggal di rumah ini, tapi saat malam Arshaka dan Arsyila fokus bersama Almeera, dan Gibran.


Malam ini mungkin karna kelelahan sedari pagi selalu jadi pusat perhatian, selepas magrib mereka tertidur pulas saat selesai ngeAsi.


Almeera tidak pernah membiasakan anak-anak nya tidur saat magrib, walaupun kadang mereka sudah mau terpejam, Almeera memiliki mengajak mereka bermain.


Sang pengantin baru biarlah pada kegiatan mereka, menjalankan ibadah mereka, Gibran juga sudah berpesan agar mereka melakukan sholat sunah dua rakaat terlebih dahulu.


Bimo sempat bingung,. tapi Gibran pun memberi tahu niat serta doa yang harus dia baca.


Setiap pernikahan pasti didasari keinginan untuk menyempurnakan ibadah. Itu mengapa menikah idealnya mendatangkan keberkahan. Adapun sumber dari berkah dalam sebuah pernikahan adalah Allah SWT.


Sedangkan di kamar Almeera , Almeera nampak sedang menatap ke dua buah hati nya, tiba-tiba Gibran datang memeluk nya dari belakang.


Ada sisa-sisa isak tangis yang mampu Gibran dengan.


Gibran langsung membalikkan tubuh Almeera agar menghadap dirinya.


"Sayang...." lirik Gibran sambil mengusap sisa air mata


Almeera menerbitkan senyuman dari bibirnya.


"Meera gak papa mas, hanya sedang berdoa kepada Allah untuk keluarga kita..." ujar Almeera


"Semoga Allah izinkan kita bisa mendampingi mereka hingga kita tua nanti, dan cukup maut sebagai pemisah, seperti para orang tua kita.." tambah Almeera


"Aamiin..." balas Gibran


"hmmm.... Besok kita liburan ke villa gimana??" tanya Gibran


"mereka masih terlalu bayi mas untuk di ajak dalam perjalanan jauh..."


"mungkin nanti setelah 6 bulan ke atas baru kita ajak liburan, kalau sekarang Mereka kita aja, mereka juga gak paham mas, yang mereka cuma di stroller aja...kan gak seru..." tambah Almeera

__ADS_1


"hmm....iya juga ya..." balas Gibran


"kalau gitu kita ibadah aja ya di kamar,.biar gak kalah sama yang lagi mau malam pertama..." ujar Gibran


Dan itu membuat nya di hadiahi cubitan di perut


"aduh sayang... sakit..." aduh Gibran


Almeera pun membekap mulut Gibran,


"mas... suaranya, nanti dikira ngeledek yang di kamar sebelah..." ujar Almeera sambil melotot


"gak bakal denger juga kali mereka..." balas Gibran setelah bekapan nya di lepaskan


Almeera malah memanyunkan bibir nya dan itu membuat Gibran pun mengecup singkat bibir itu.


"mas..." ujar Almeera sambil melotot


"hahaha..." tawa Gibran lepas melihat ekspresi sang istri.


Candaan mereka, pertengkaran kecil mereka berujung pada ibadah.


Gibran benar-benar tidak mau kalah dengan yang di kamar sebelah. Dan sepertinya putra dan putri mereka mendukung untuk itu.


Perjalanan masih panjang, kita tak pernah tahu ujian atau Nikmat apa yang menanti kita di depan sana.


Jadi jangan pernah bosan untuk terus memperbaiki diri.. karna semakin tinggi pohon maka semakin kencang pula angin yang berhembus.


Dan kadang yang baik untuk kita belum tentu baik di mata orang lain, tapi satu yang harus kita lakukan, jangan bosan berbuat baik.


Jangan pernah bosan saling mendoakan dan mengingat kan dalam kebaikan.


Cinta itu akan terasa besar di saat kita bersyukur, tapi jika kita tidak bersyukur,. seberapa besarpun cinta yang pasangan kita berikan maka itu tak bernilai apa-apa.


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


...Lanjutโ€ฆ???...


...Sebelum lanjut mohon komentar yang Bijak ya. Jika Tidak Suka Jangan di Teruskan, Jika Bosan dengan Alur Cerita Maka Tinggalkan, Jika Typo silahkan Tandai....


Jangan lupa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Jangan lupa tinggalkan Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...๐Ÿ™๐Ÿฅฐ

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah โ€“Alโ€™Quran


__ADS_2