Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Gibran Manggala Putra


__ADS_3

Di tempat Lain , di kantor sebuah pusat perbelanjaan.


"Dia anak dari Dr. Alvian Dharmawan pak..." ujar Sang asisten yang bernama Bimo


"Saya mau dia yang memenangkan Tender ini, menjadi supplier Fashion Muslimah untuk Perusahaan kita..." Balas sang Bos


"Tapi pak kita juga belum melihat proposal nya pak.... apa kata yang lain??"


"tetap kita adakan meeting bersama dengan yang lain, tapi saya mau dia yang bergabung dengan perusahaan kita, tidak ada bantahan" Titah Gibran dengan tegas dan Bimo hanya bisa membuang napasnya kasar, sang bos jika sudah seperti itu tak akan bisa di bantah


Ada pertanyaan besar kenapa sang bos sangat ingin butik yang Almeera kelola menjadi rekan dari perusahaan sang bos.


"Terlepas dari urusan kantor, boleh gue tanya sesuatu..??" tanya Bimo dengan nada yang berbeda dari tadi


"Soal FaZah Butik...??"


"iya... kita udah sahabat dari lama, tapi baru kali ini Lo bersikap berbeda?? Lo kenal sama anak dari Dr. Aditya itu..??"


Gibran tersenyum miring


"Lo gak usah aneh-aneh deh.." Bimo mengingatkan


"siapa yang aneh-aneh, kota ini juga tahu kan gimana sepak terjang FaZah Butik.." jawab nya sambil membuka berkas-berkas nya


"oke.. semua tahu, tapi yang buat gue heran kenapa Lo selalu ingin tahu tentang keluarga Dr. Aditya Darmawan..??"


"Belum saat nya Lo tahu..." sambil bangkit lalu beranjak meninggalkan Bimo


"Jangan main-main Bran... Jangan bilang soal Om Manggala..." ujar Bimo penuh penekanan


Bukan menjawab Gibran malah melambaikan tangan lalu keluar dari ruangan nya. Bimo hanya bisa menggeleng.


Gibran Manggala Putra, seorang pimpinan dari sebuah pusat perbelanjaan yang cukup terkenal -Sky Mall-. Jika di tanya karakter, nanti bisa menilai sendiri aja mau nya gimana 🤭


Memiliki Adik perempuan bernama Soraya Manggala Dewi, sedang melanjutkan kuliah di salah satu universitas ternama.


Menuju lift, lalu bergegas menuju parkiran, tak peduli dengan banyak nya mata yang memandang, bergegas melajukan mobil nya, menuju sebuah restoran, padahal di Sky Mall ada restoran tapi dia memiliki tempat lain, dan ternyata sudah ada yang menunggu nya.


"Gimana?? udah terkumpul semua data nya??" tanya Gibran Tamba basa basi


Reno menyodorkan amplop ke arah Gibran "Silahkan cek lihat sendiri"


Gibran membuka lembar demi lembar dan tak lupa membaca keterangan nya juga.


"Lulusan dari kota Tarim, akhir pekan mengajar di ponpes.." guman Gibran membaca keterangan yang ada


"Dia bercadar Bran.. Lo yakin..??"

__ADS_1


"kenapa kalau dia bercadar...?? hebat gitu kaya ninja...??" tanya Gibran dengan nada remeh


"Bran.. Lo selidiki dulu aja lah, bisa jadi ada kesalahan di masa lalu..."


"semua udah jelas Ren... Lo saksi nya, udah lah gak usah berbelas kasihan..."


"Bran... dia wanita baik-baik..."


"Lo mulai ya kayak Bimo, dan gue gak mau permasalahan ini Bimo tahu.." berdiri lalu meninggalkan Reno dengan membawa amplop yang tadi Reno Berikan


🍃🍃🍃


"Menurut Umma gimana??" tanya Almeera menyodorkan berkasnya


"Umma sich gak ada masalah, tapi jujur selama ini baru kali ini kita bekerja sama seperti ini.."


"Bismillah Umma... semoga dari sini kita bisa membuka lowongan pekerjaan lebih banyak lagi..."


"aamiin..."


"jadi besok di antar apa bawa mobil sendiri..??" tanya Azzam


"Sendiri aja kak,.kan biar lebih leluasa dan gak ganggu jam kakak di RSH..."


"Yang penting hati-hati.." ujar Abi


Paginya Almeera sudah rapi, tidak sarapan lebih memilih membawa bekal, karna dia ada janji meeting.


"Bekal nya Jagan lupa di makan dulu...."


"iya Umma..." sambil mencium takzim kedua orang tua nya


Melajukan mobil nya menembus keramaian kota di pagi hari. Sesampainya di butik Almeera memeriksa berkah serta laptopnya


"Bella berkasnya udah siap semua kan..??"


"sudah kak...aman kita tinggal On the Way aja..."


"Ya sudah yok..."


"masih pagi nih kak..."


"saya mau mampir duha di masjid sekalian sarapan dulu..." Bella pun mengikuti Almeera,


Dan benar saja saat perjalanan Almeera menghentikan mobil nya di salah satu masjid.


"gak turun...??" tanya Almeera

__ADS_1


"Bella lagi merah kak..."


"oh ya udah KK masuk dulu ya.." Dan Bella mengangguk


Saat akan mengambil Wudhu, tidak sengaja berpapasan dengan seorang pria, tapi Almeera dalam keadaan tertunduk. Jadi dia tidak begitu memperhatikan.


Selesai berwudhu Almeera pun melaksanakan sholat Duha, Selesai dengan Duha nya dia duduk di salah satu teras yang tersedia kursi dan meja, Almeera menyempatkan untuk sarapan sejenak. dan saat sarapan handphone nya berdering


"Iya Assalamualaikum kak..."


"lagi dimana..??"


"Lagi di masjid tadi selesai duha, ni lagi sarapan.."


"jadi meeting nya??"


"jadi...ni mau kesana nanti selesai sarapan.."


"oh ya udah kalau gitu, lanjutin sarapan nya, hati-hati.."


"iya...ya udah Assalamualaikum..." salam Almeera mengakhiri panggilan telfon nya, Tampa dia sadari ada orang lain juga yag sedang duduk disana dan juga memperhatikan nya.


Selesai dengan sarapan nya Almeera dan Bella menuju Sky Mall, kedatangan mereka langsung di sambut oleh pegawai Sky, Almeera di antar ke ruangan yang ternyata juga sudah cukup ramai.


"Bapak ibu, mohon menunggu sebentar, Pimpinan Kami sedang dalam perjalanan menuju kantor..."


tab..tab..tab


Terdengar langkah sepatu saling bersahutan.


Cekrek..


Pintu ruangan di buka oleh petugas dan semua mata tertuju pada pintu yang terbuka.


Masukkan lah seorang sosok pria yang muda pasti nya, beralis tebal, dengan janggut yang tak terlalu tebal juga tak terlalu tipis, serta kumis tipis nya , seperti pria Turki tapi dia asli Indonesia, dia adalah Gibran.


Almeera melihat sekilas lalu kembali menatap laptop. Tapi tidak dengan Gibran, Alis nya mengerut bahkan menjadi satu


"bukankah dia perempuan yang tadi sholat Duha dan sarapan di masjid tadi..?? dia....???" tanya Gibran dalam Hati tapi kembali fokus berjalan menuju kursi nya.


🍃🍃🍃


Lanjut???


Jazaakumullah khairon untuk Dukungan nya..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2