
๐ Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa๐
*****************
Anak-anak Nabi ada tujuh orang
Tiga laki-laki empat perempuan
Pertama Qasim, Abdullah, Ibrahim
Zainab, Ruqayah, Ummu Kultsum, Fatimah
ย
Ibunya bernama Siti Aminah
Ayahnya bernama Abdullah
Kakeknya bernama Abdul Muthalib
Pamannya bernama Abu Thalib
Mari kita mengenali keluarga Nabi
Keluarga yang terpuji, keluarga suci
Mari kita mengenali keluarga Nabi
Keluarga yang terpuji, keluarga suci
Lantunan lirik lagu yang menceritakan keluarga sang suri tauladan terdengar dari bibir mungil mereka, menghiasi perjalanan menuju Villa.
Tiga mobil melaju beriringan...Mobil Gibran, Azzam dan Bimo, rencana akan ada 4 mobil, tapi keluarga Ummi tidak bisa ikut serta karna ada kegiatan di pondok, tapi mereka akan mampir nantinya ke pondok saat arah pulang .
Tiga mobil itu sudah memasuki khawasan perkebunan teh, ini bukan kali pertama untuk Arshaka dan Arsyila berkunjung ke Villa peninggalan Nenek dan Kakek mereka.
Tiga mobil itu pun sudah ada di depan Villa, kedatangan mereka di sambut suka cita oleh Mang Amir dan Bik Minah.
Bukan Gibran tujuan mereka tapi sikembar lah yang langsung mereka rangkul bergantian.
"ada yang di lupakan..." ledek Azzam saat keluar dari mobil nya dan itu membuat Mang Amir dan Bik Minah terkekeh.
"masuk-masuk..." ajak Mang Amir
"iya masuk langsung aja non, den dan Abi juga, nanti koper-koper nya biar anak kami yang bawa masuk..." ujar Bik Minah
"gak papa Bik.. kami bisa kok bawa nya, gak perlu repot-repot.." ujar Azzam
"jangan gitu den, kan baru menempuh perjalanan jauh, biar anak kami yang bawa masuk..." balas Mang Amir
Mereka pun menurut, dan semua pun masuk, jika para orang tua pada duduk di ruang tengah, berbeda dengan anak-anak, mereka malah langsung bersenda gurau di taman ,. seakan tak ada kata lelah.
"Bibik dan Mamang Sehat??" tanya Soraya
"Alhamdulillah sehat non, nih Bibik yang heboh saat dapat kabar kalian mau ke Villa, anak-anak langsung di minta mengganti seprai dan semua nya..." jawab Mang Amir
"Istirahat dulu saja semuanya, kamar tinggal pilih, Dzuhur masih satu jam lagi..." ujar Bik Minah
Saat mereka sedang asik ngobrol, dua anak Bik Minah masuk ke dalam sambil membawa koper.
"Mak, ini koper mau di tarik di mana??" tanya Banyu anak Bik Minah
__ADS_1
"itu koper mas Nyu...taruh di kamar yang biasa nya aja, koper yang lain langsung di taruh langsung juga aja di kamar masing-masing..." ujar Gibran
"kami taruh di depan kamar semua nya ya mas..." balas Banyu
"Bik, titip anak-anak ya, Gibran mau ke atas dulu, sepertinya mereka sedang asik.." ujar Gibran
"dengan senang hati den..." balas Bik Minah dengan senyum mengembang
"cucu Bibik dan Mamang ajak juga ajak nanti sore ke sini Bik, biar makin ramai.." ujar Almeera
"iya Nyu, bawa anak-anak kamu kesini ya..."
"gak usah mas, nanti ganggu.."
"kita ini keluarga, niat kesini untuk berkunjung dan berlibur juga, gak ada yang di ganggu dan terganggu, anak-anak malah akan semakin happy dengan ada nya teman baru..." ujar Abi
"baik lah Mas, Abi... nanti sore anak-anak kami ajak..."
Malam ini mereka akan mengadakan barbeque an di taman teras depan... menikmatinya malam dan dinginnya perkebunan teh ini.
Dan Selesai bada Ashar, Banyu dan saudara nya pun mendekorasi taman ini, tikar besar terbentang, dimana akan menjadi tempat mereka nanti malam menikmati hasil Bakaran mereka.
Bukan kursi, tapi tikar, agak kekeluargaan makin terasa.
๐
Malam yang di nanti, para orang tua sudah memakai kardigan, tapi tidak dengan anak-anak, nampaknya karna asik berlari kesana-kemari membuat dingin yang menusuk tulang itu tidak mereka rasakan.
Kebahagiaan terpancar dari wajah seluruh anggota keluarga, begitu pun keluar besar Bik Minah dan Mang Amir, mereka ikut bergabung dengan keluarga besar Gibran.
"Aduh...." teriak Arsyila
"Umma....hiks.. hiks..hiks..." tangis Arsyila
"kenapa sayang...??" tanya Almeera saat sudah berada di depan sang putri yang nampak terduduk di rumput
"mas Bagas jalan nya Ndak hati-hati, jadi Syila ke tabrak Umma .." ujar Arshaka dengan nada sedikit marah karna sang adik terjatuh
"Sini coba Umma lihat...." Almeera melihat lutut sang putri sedikit merah karna terbentur batu kecil yang tersembunyi di dalam rumput
"hmm... memar sedikit, nanti juga sembuh, gak papa, mas Bagas nya kan juga gak sengaja... ya kan mas Bagas...??" tanya Almeera sambil tersenyum melihat ke arah Bagas yang sedikit tertunduk
"Shaka, gak baik berburuk sangka ya sayang , kan main nya lari-lari, jadi sudah jadi resiko jika terjatuh, tidak baik menyalahkan orang.."
"maaf Umma..." ujar Arshaka sambil tertunduk
"mas Bagas minta maaf juga ya Syila, mas Bagas gak sengaja, mas Bagas tadi tersandung..." ujar Bagas anak dari Banyu
"ada apa Kak, apa Bagas nakal...??" tanya Banyu yang tiba-tiba datang
"gak ada yang nakal, semua baik-baik kok, ya kan.. biasa lari-lari dan ada yang jatuh..." jawab Almeera
"Syila mau ke Aki, biar kaki Syila di obati sama Aki..." ujar Arsyila
"kamu jangan nakal dong Gas..." ujar Banyu ke sang Putra
"sudah.. namanya juga anak-anak , jangan di perbesar, mereka juga sudah mengakui apa kesalahan mereka.." ujar Almeera
"main nya sudah dulu, kita makan dulu yuk..." ajak Almeera, Bagas yang tertunduk takut untuk melangkah kan kaki nya pun langsung di gandeng oleh Almeera
Mereka semua pun berkumpul, menikmati hidangan, anak-anak juga sudah tampak Happy lagi.
__ADS_1
Saat anak-anak asik menikmati hasil bakaran, Almeera dan Gibran menghampiri Banyu, Almeera sebelumnya sudah menceritakan kejadian beberapa menit lalu.
"Nyu..." panggil Gibran
"Eh iya mas..." balas Banyu
"Boleh mas bicarakan sesuatu...??" tanya Gibran
"ya boleh lah mas, ada yang bisa Banyu bantu...??"
"Nyu....marah sama anak boleh, tapi tetap jangan memberi kan nya cap buruk, itu akan merusak mental nya, Jika dia salah jangan serang kepribadian nya.. tapi bahas kesalahan nya.."ujar Gibran
Banyu terdiam sejenak.
"Kak Almeera tadi cerita soal anak-anak, kamu memarahi Bagas.."
"Kata-kata itu doa, jangan cap dia nakal,.bandel atau sejenisnya..."
"jika dia berbuat kesalahan, ajak dia bicara, beritahu apa kesalahan, ajarkan di meminta maaf dan juga memaafkan.." kali ini Almeera yang berbicara
"Namanya anak-anak, selalu ada saja tingkah nya, ulah nya, itu lah tugas kita orang tua, menjadi penengah, mereka itu guru terhebat nya orang tua untuk bersikap sabar" tambah Almeera
"kadang keluar sendiri kata-kata itu saat marah kak..." balas Banyu
"karna sudah terbiasa.... Tampa kita sadari sikap kita ini akan membuat anak sakit hati, walaupun mungkin anak menuruti perkataan orang tua, namun dia menyimpan rasa jengkel kepada orang tua"
"jika kita selalu berbicara dengan nada keras, anak akan belajar , bahwa jika ada masalah bisa di selesaikan dengan marah-marah atau nada keras"
"Dan seiring waktu anak-anak juga bisa menjadi keras kepala dan pemberontak"
Almeera menjelaskan dengan penuh pengertian,.Gibran menepuk-nepuk pundak Banyu.
"iya mas, kadang aku memang sering berkata kasar dan membentak saat dia tidak mau menurut" aku Banyu
"Dalam mendidik anak usia 0 - 7 tahun, menurut Ali bin Abi Thalib, 7 tahun pertama dalam mendidik anak ibarat dengan memperlakukan mereka layaknya Raja, Maksudnya ialah orang tua melayani anak, di sertai sikap yang lemah lembut, tulus dan sepenuh hati saat mengasuhnya. Namun bukan berarti harus memanjakan anak. tetaplah bersikap tegas dengan penuh kasih sayang. Jika ingin memberitahu suatu Hal, gunakan bahasa yang sederhana dan mudah di pahami tanpa kekerasan" ujar Abi tiba-tiba
"anak-anak pada usia ini akan menghabiskan banyak waktu untuk eksplorasi sehingga cenderung senang bermain, hal tersebut sangat wajar dan sebaiknya orang tua terus mendampingi sebagai bentuk stimulasi tumbuh kembang"
"selain itu perlu di ketahui juga bahwa anak akan banyak meniru orang lain di sekitarnya, jadi tugas kita memberi kan mereka teladan yang baik dengan mencontohkan hal-hal yang benar" Tamba Abi sambil mengusap punggung Banyu
"berarti selama ini Banyu salah dalam bersikap ke Bagas..." sesal Banyu
"gak apa, di perbaiki dari sekarang.." Ujar Gibran
"makasih Abi,.mas dan Kak Meera juga, mau mengingat kan Banyu..."
๐๐๐๐
Jazaakumullah Khairan untuk semua doa dan dukungan nya... untuk Reader kak Ajeng yang best semua..๐ฅฐ
..
Jangan lupa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana
Jangan lupa tinggalkan Like, vote, gift dan komen nya.
Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..
Jazaakumullah khairon...๐๐ฅฐ
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah โAlโQuran
__ADS_1