Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Extra Part - Peran Orang tua


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


*****************


"horee... besok beneran kan Umma Syila sama mas udah masuk sekolah...??" tanya Arsyila penuh semangat saat sang ayah memberitahu bahwa mulai Senin mereka akan bersekolah.


"iya Umma, tapi kok gak ada seragamnya..??" tanya Arshaka


"iya, belum beli buku, tas , sepatu juga" timpa Arsyila


Gibran dan Almeera hanya bisa geleng-geleng dengan tingkah ke dua anak nya itu.


Tak ada yang tak mereka tanyakan...semua hal mereka tanyakan.


"In Syaa Allah Senin besok mulai masuk , kan ini masih Sabtu, besok kita beli tas dan perlengkapan lain nya ya..." jawab Almeera


"baju nya ?? baju nya...??" tanya mereka kompak


"baju nya pas masuk nanti di ukur dulu , baru dech di kasih sesuai ukuran.." jawab Gibran


"yeee... sekolah.. sekolah..." sorak mereka sambil melompat di atas sofa


Lebih tepatnya nya bermain sambil belajar, karna usia mereka baru menginjak 4 tahun, awal nya Almeera ragu karna takut anak-anak akan bosan.


Tapi mereka begitu sibuk saat melihat anak-anak kompleks nampak memakai baju sekolah.


PAUD menjadi pilihan Gibran dan Almeera, di usia mereka yang baru menginjak 4 tahun mereka pun sudah hafal beberapa surat juz 30. Almeera pun membiasakan mereka ikut bangun subuh, mendengar murottal Quran.


Setiap subuh Gibran juga membawa Arshaka ke masjid, walaupun kadang saat di bawa masih setengah sadar dalam gendongan, tak jarang dia malah tertidur di masjid. tapi itu salah satu cara Gibran menanamkan rasa Cinta kepada masjid untuk anak nya.


Bahkan Almeera dan Gibran tidak keberatan saat sedang mengaji putra putri nya ikut di pangkuan nya.


Berjajar buku mengenai Islam, kisah nabi, sunah-sunah dalam islam , menjadi anak shaleh dan shalihah pun mulai memenuhi rak buku, bukan hanya untuk buah hati mereka, buku Parenting mendidik anak, menjadi orang tua yang baik pun juga berjajar di rak buku.


Di sekolah ataupun di universitas tidak ada pendidikan membahas menjadi orang tua yang baik, tapi para orang tua wajib belajar , karna menjadi orang tua itu tidak mudah, ada istilah orang jadul.


"pandai buat gak pandai merawat..."


Orang tua juga lebih suka menuntut, tapi tidak mau di tuntut.


Anak harus A , B dan C, tapi orang tua lupa sudahkah dia mencontohkan bagaimana menjadi A, B dan C itu??


Orang tua menuntut anak menjadi Sholeh, tapi apakah dia sudah men Sholeh kan dirinya untuk orang tua nya..??


Orang tua meminta anak siap di perintah tapi apakah dia juga siap siaga saat orang tua nya yang sudah rentan membutuhkan nya??


Malah saat orang tua memiliki keluhan, mereka menganggap itu sepele.


"Mama sih begini...begitu..."

__ADS_1


"tuh kan, papa tu begini begitu..."


"makanya ma, pa jangan ini, jangan itu..."


"minum obat sana loh kalau sakit, pergi kusuk sana kalau capek...bla..bla..bla..."


Begitu mudah berkomentar, mereka lupa saat dulu kecil mereka lecet sedikit saja orang tua nya sudah khawatir.


Mereka lupa saat mereka demam, sang ibu rela tidak tidur untuk merawat mereka,.apa yang membuat selera makan anak meningkat, dengan sigap mereka masak kan, Buah apa yang mereka suka akan langsung di beli, sekalipun isi dompet sudah menipis untuk beli beras esok hari.


Mereka marah saat anak berkata "AH"


Tapi mereka lupa berapa banyak kata "AH" keluar dari mulut mereka.


Menjadi orang tua itu butuh Ilmu, dan Menjadi anak itu harus memiliki Adab.


Jadi menjadi manusia itu butuh ilmu dan Adab.


Karna berilmu tak beradab itu sama saja kosong.


"Assalamualaikum..." terdengar salam dari Soraya dan Bimo


"Seru banget...??" tanya Soraya yang baru saja masuk, Almeera pun dengan sigap meraih cadar nya, karna mulai terdengar suara Bimo yang mengucapkan salam


"aunty..." teriak Arshaka dan Arsyila kompak sambil berlari mencium tangan sang aunty


"seru banget, lagi happy nich.." sambil mencubit singkat hidup keponakan nya itu


"oh ya....wah... happy Donk...??" tanya Soraya


"happy lah..." jawab mereka kompak dengan penuh semangat


"adek Qila mana nti...??" tanya Arsyila


"tuh sama om Bimo, lagi di depan..." jawab Soraya


Mereka pun menuju sofa


"om Bimo bawa sesuatu..." ujar Bimo yang membawa paper bag sambil menggandeng sang putri kecil mereka yang bernama Shaqila


"martabak..." teriak Arshaka


"roti bakar coklat kacang" teriak Arsyila


"kalau soal makanan nomer satu ya..." ujar Bimo dan yang lain terkekeh


Bimo pun meletakkan paper bag yang berisi martabak dan roti bakal ke atas meja.


Almeera pun mengeluarkan isi paper bag tersebut, ada tiga kotak, dua kotak untuk mereka, satu kotak untuk orang dapur.

__ADS_1


Bik Atun sekarang sudah tidak terjun langsung ke dapur, hanya sebatas membantu saja, Almeera tidak tega kalau Bik Atun harus mengurus semua sendiri, di tambah aktor usia juga. urusan dapur dan rumah ada dua ART baru.


"Mbak Wati... ini tolong di makan bareng yang lain ya..." ujar Almeera ke salah satu Art yang membawakan mereka minuman


"baik Bu..." jawab mbak Wati


"untuk pak Yusep tadi udah kami kasihkan langsung, jadi ini untuk kalian aja" ujar Bimo


"baik pak,. terimakasih.." balas Wati


Tak butuh waktu lama, pipi tiga balita itu sudah belepotan karna makan roti bakar dengan topping coklat kacang.


"pelan-pelan makan nya..." ujar Almeera


"udah baca bismillah belum...??" tanya Soraya


"udah..." jawab merek kompak


"masyaallah...pinter nya..."


"kata Umma kalau gak baca bismillah nanti makanya di bantu Syaitan dan juga jauh dari keberkahan..." ujar Arshaka


"masyaallah... om mau tanya Donk...kalau lupa baca bismillah gimana...??" tanya Bimo


"maka harus baca , Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi" jawab Arsyila


"Artinya apa tuh? adek Qila belum tahu dia kak.." tanya Soraya


"dengan nama Allah pada awal dan akhirnya" Jawab Arshaka


"bener gak Umma...??" tanya Arshaka


"bener banget sayang..." jawab Almeera


"Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia ucapkan “Bismillah”. Jika ia lupa untuk menyebutnya, hendaklah ia mengucapkan: Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)” tambah Almeera lagi


🍃🍃🍃🍃


Jazaakumullah Khairan untuk semua doa dan dukungan nya... untuk Reader kak Ajeng yang best semua..🥰


..


Jangan lupa Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Jangan lupa tinggalkan Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2