Keteguhan Almeera

Keteguhan Almeera
Begitu Mudah Bagi Allah


__ADS_3

🌠Jauh dari Al'quran\=Rapuh & Hampa🌠


*****************


Suara notifikasi terdengar dari handphone Almeera, senyum mengembang terukir dari bibir Almeera.


"kenapa tuh senyuman-senyum kayak dapat surat cinta...??" tanya Azzam dengan nada menggoda


"dapat kiriman bukti penerbangan mas Gibran..." jawab Almeera


Gibran pun mengabarkan jika nanti dia dan Bimo akan langsung menuju RSH melihat Dilara dan baby twins.


Percakapan demi percakapan pun mereka lalu, mulai hal serius hingga hal sepele, bahkan sekedar candaan tak berbobot.


"nonton berita dulu laaah, lagi marak kasus yang jendral itu loh..." ujar Azzam sambil meraih remote tv untuk menyalakan nya


"Dua kejadian bersamaan ya, ada seorang jenderal yang punya segalanya, dengan izin Allah tanpa butuh waktu lama, Allah buka semua nya, dan membuatnya kehilangan segalanya, dan ada lagi seorang penyanyi cilik yang awalnya hanya pengamen kini Wira Wiri di tv...Allah buat dia di atas awan..." ujar Abi


"Allah sedang menunjukkan kuasa, tapi itu hanya bisa di lihat oleh hamba-nya yang berfikir..." tambah Azzam


"Berita Terkini telah terjadi kecelakaan pesawat tujuan kota M menuju kota B, dengan Pesawat Elang kode EL08, kabar terakhir pesawat telah mengalami hilang kontak sejak pukul 11 siang tadi" sebuah berita terkini yang membuat jantung Almeera seakan terhenti seketika saat mendengar berita itu


"Meer... itu tujuan penerbangan Gibran, coba cek nomer pesawatnya..." ujar Abi tak kalah kaget


Diraihnya handphone nya, di bukanya chat terakhir dari Gibran, dilihat nya kode pesawat yang Gibran tumpangi.


Handphone itu pun terlepas dari tangan Almeera, ada air mata yang menetes Tampa suara


"gimana kak...??" tanya Soraya tak kalah panik


Azzam meraih Handphone sang adik.. di buka nya, dan mata Azzam membulat melihat foto penerbangan Gibran.


"Bi, itu pesawat yang Gibran tumpangi..." ujar Azzam


Abi pun ikut melihat pesan yang Gibran kirim, dan Abi mencari berita terkini mengenai pesawat yang tadi diberitakan.


"kak antar Meera ke bandara sekarang juga..." pinta Almeera dengan air mata berderai


"kamu disini dulu biar kakak yang ke bandara...." jawab Azzam


"gak bisa kak, Meera harus cek langsung.."


"Sayang, dengerin kakak kamu, kondisi kamu saat ini tidak memungkinkan, biar kakak kamu dan Abi yang ngecek ke bandara.." ujar Abi menenangkan


"hiks...hiks...gak bisa Bi, Meera harus ikut...."


"Raya juga ikut..." pinta Soraya sambil terisak


"sayang...." bujuk Abi

__ADS_1


"Bi....mana Bisa Meera diam diri disini, itu pesawat yang mas Gibran tumpangi Bi, Ada Suami Meera di sana Bi , ada mas Bimo dan juga mbak Silfi..." ujar Almeera dengar terisak


Abi pun menghubungi Hafidz meminta Hafidz untuk menjaga Dilara, sebelumnya Abi pun menceritakan kejadian pesawat yang hilang kontak itu ada Gibran di dalam nya.


Air mata terus mengalir, Abi terus merangkul Almeera selama dalam perjalanan


"Mas Gibran Bii..."


"kita berdoa ya, semua penumpang selamat..." ujar Abi menenangkan , walaupun sebenarnya Abi tak kalah ikut khawatir, rasa nya itu membuat Abi teringat akan kepergian sang Istri.


Tak bisa Abi bayangkan jika putri nya juga harus mengalami kehilangan bahkan di saat bayi mereka belum lahir.


Tapi bukan Abi Alvian jika dia tak nampak tenang dan tegar dalam situasi sesulit apapun itu.


"hiks..hiks..."


Sesampainya di bandara sudah begitu banyak orang berkumpul, baik keluarga penumpang dan awak media.


"terlalu ramai,.kalian tunggu di sini, kakak yang akan masuk..." ujar Azzam


Jika dia mampu berlari, dia akan berlari,.tapi Almeera sadar ada dua nyawa di rahim nya yang harus dia jaga juga, walaupun sebenarnya hati nya tak karuan.


Azzam kembali dengan wajah lesu.


"apa kata mereka kak..??" tanya Almeera


"Ada warga sekitar laut mendengar suara ledakan pesawat, dan telah di pastikan itu pesawat yang Gibran tumpangi... kabar terkini belum di infokan..." ujar Azzam dengan mata berkaca-kaca


Tubuh nya lemas bagai tak bertulang.


"Bi, denyut nadi Meera lemah..." ujar Azzam


"kita kerumah sakit sekarang..." titah Abi


"kak..." tangis Soraya


"Kamu telfon Adam, minta dia pantau info di bandara, Almeera gak bisa di sini" titah Abi


Almeera langsung di bawa kembali ke RSH, kondisi nya benar-benar lemah.


Sesampainya di RSH Almeera langsung di bawa ke ruang penanganan.


Sebagian keluarga besar sudah di RSH untuk menjemput Dilara.


Ummi Arafah yang baru saja sampai pun langsung ikut mengecek kondisi Almeera.


Abah Fatih dan Adam langsung menuju bandara.


"Gimana kondisi Almeera...??" tanya Abi

__ADS_1


"dia sangat syok,.nadi nya sangat lemah, sudah di infus, tapi jika kondisi terus seperti ini itu akan berdampak pada kandungan..." jawab Ummi Arafah


" Astagfirullah..." Abi terus beristighfar


Bahagia dan Duka mereka rasakan secara bersamaan, Begitu mudah Allah membuat semua ini terjadi, itulah kuasa Allah..


Hanya hamba- Nya yang berfikir lah yang paham ini semua, bahwa tak ada yang mustahil bagi Nya.


"Ara.... lakukan yang terbaik buat Almeera... aku mau ke bandara meninjau langsung.." ujar Abi dengan air mata yang tak bisa dia tahan


"Al... Meera butuh kamu,.biarkan anak-anak dan mas Fatih yang di sana.. kamu lah yang paling tegar di antara kita semua..." balas Ummi


"Rasa kehilangan sang Umma nya saja belum hilang, aku gak bisa ngebayangin kalau sampai..."


"Al...." bentak Hafidz


"tetap berprasangka baik... Almeera butuh kita saat ini,. ada dua nyawa di dalam rahim nya..." ujar Ayah Hafidz


"dok... Bu Almeera sudah sadar..." ujar suster yang baru saja keluar dari ruangan Almeera


Ummi Arafah pun langsung masuk.


wajah yang pucat dan di penuhi air mata.


"sayang....." panggil Ummi


"ummi....hiks... hiks..."


"tenang, jangan terlalu emosional sayang...ingat ada twins disini.." ujar Ummi sambil mengelus perut Almeera


"mas Gibran.... Meera mau ke bandara, Meera gak mau disini..."


"gak bisa sayang, kondisi kamu gak memungkinkan,. kamu harus tenang jika kamu seperti ini akan berdampak buruk untuk twins... Kakak-kakak kamu sudah di sana, ada Abah juga, mereka akan infokan jika nanti ada info terbaru..." ujar Ummi sambil memeluk Almeera


"harus kuat ya ,. kita banyak-banyak berdoa ya..." ujar Ummi lagi, walaupun Ummi tak kalah khawatir nya dengan kondisi Gibran


Jika mereka saja syok apalagi Almeera, di tambah dalam kondisi sedang hamil.


🍃🍃🍃🍃


Lanjut…???


Yang ingin tahu jadwal UP langsung Follow IG kak Ajeng ya.. @cerita_ajengkirana


Dan Sebelum lanjut ingat jangan lupa tinggalkan jejak dukungannya ya. Apapun bentuknya akan di terima, Like, vote, gift dan komen nya.


Yang belum meninggalkan jejak dukungannya, semoga dilembutkan hati nya..


Jazaakumullah khairon...🙏🥰

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah –Al’Quran


__ADS_2