Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 16 Rajendra berulah


__ADS_3

Saat tiba di Resort,akulun memutuskan untuk rebahan di Sofa,karena malas berdebat masalah Rajendra ke Aldo,belum lama aku rebahan,ku dengar ada yang mengetok pintu,dan aku memutuskan membuka pintu,ku kira pegawai resort yang mau membersihkan resort,tenyataaaaaaa jeng...jeng...jeng


Rajendra yang datang dengan setangkai mawar merah di tanganya dan memberikannya padaku,Aldo pun dengan santai menjabat tangan Rajendra,akupun berlalu tanpa berkata apa-apa.


Kuletakkan begitu saja bunga dari rajendra,karena aku tak suka dengan perlakuannya.


Saat akan menuju dapur,Aldo memanggilku untuk menemani Rajendra karena dia sakit perut,ingin menolak pun susah,karena Aldo terlalu percaya kepada Rajendra.


Setelah kepergian Aldo,Rajendra pun membuka suara,bahwa dia akan tetap ingin merebutku dari Aldo,akupun tak menggubrisnya tak lama Aldo pun datang,dan aku memutuskan untuk meninggalkan mereka berdua.


Sesampai di tempat tidur,pemikiran konyol kembali terngiang di kepala yaitu bayangan Kusuma saat bersamaku...


Saat bermain ponsel,kulihat di kotak masuk ada beberapa pesan yang masuk dari Kusuma,karena selama ini aku jarang membuka kotak masuk,ku lihat hanya pesan singkat saja darinya.


Kuletakkan kembali ponselku,dan menonton Tivi,betapa kaget saat ada berita bahwa pengusaha muda terkaya Kusuma Wijaya sedang mengembngkan bisnisnya di bali untuk launching resort di sekitar Nusadua,dan akupun berfikir bukankah Resort itu tidak jauh dari resort yang kutinggali.


Dalam hatiku berkata kenapa harus mendekat lagi,aku tak suka perasaan ini,ataukah memang janin di perutku tau bahwa itu adalah ayahnya.tanpa kusadari kedatangan Aldo,akupun di kagetkan dengan tangan yang mengelus keningku,Aldo berkata kepadaku Love,aku mohon jangan mengingat dirinya kalau itu hanya akan membuat luka.akupun mematikan Tivi dan menatap tatapan Aldo,dia juga berkata bahwa dia cemburu ketika Rajendra melihatku secara Intens tapi tidak dia perlihatkan karena Rajendra dalam waktu dekat bekerjasama dengan perusahaan Aldo.

__ADS_1


Setelah percakapan cukup panjang,karena kita membicarakan soal masa depan,aku dan Aldo tertidur,sampai tidak terasa waktu sudah sore.


Aldo bangun tidur (super cute kann guys)



Setelah terbangun karena aku merasa ada lengan di pinggulku,aku pun membuka mata,dan kulihat Aldo sendang  memandangiku,kualihkan pandanganku dan dia pun menahan wajahku "Love" ijinkan aku sejenak memandangmu,akupun menyembunyikan diriku di dadanya...


Tetapi dia menahan tengkukku sambil mencium hangat bibirku...


Ciuman hangat berubah menjadi hasrat yang bergelora dan terjadilah olagraga di sore hari...setelah selesai kamipun memutuskan mandi bersama dan bersiap untuk keliling nusa dua dan sekitarnya,di saat perjalanan kulihat papan reklame terpampang wajah Kusuma,dengan judul pengusaha muda yang sukses.


Dengan kasar Kusuma menciumku dan berbisik,bukankah aku sudah tegaskan bahwa apapun yang terjadi dirimu hanyalah milikmu,dengan sangat perih hatiku menerima perlakuan kasarnya,tenagaku tidak cukup kuat untuk memberontak,bahkan dia membuka kedua kakiku dan memasukkan kejantananya,aku pun meneteskan airmata dan berkata tidak cukupkah kau membuat kau menderita.


Tapi dia tidak menghiraukanku,malah berpindah posisi dbelakangku...dengan ritme yang begitu cepat dia pun mencspai puncaknya,dan akupun menampar pipinya dan merapikan diri,mempertegas  ucapan bahwa aku bukan barang yang bisa seenaknya saja di pakai,aku adalah istri Aldo,lelaki yang dulu adakah teman kuliahmu,Kusuma terdiam,akupun pergi dengan berderai airmata.


Saat bertemu Aldo akupun memeluknya dan berkata Al,ayo kita pulang,tapi Love kita baru saja sampai,aku mau pulang do...

__ADS_1


Aldo pun mengiyakan aku pulang,sesampainya di rumah,akupun di berondong pertanyaan oleh Aldo,dan akupun hanya bercerita secara kebetulan bertemu Kusuma,Aldo pun memelukku dan berkata,lain kali aku tak akan pernah meninggalkanmu Love,akuoun tersenyum.


Setelah membersihkan diri kamipun terlelap dengan mimpi masing-masing.


Pagi hari saat aku ingin ke taman depan,di depan pintu ku lihat ada kiriman sebucket bunga Daisy yang bertuliskan Jet'aime Hadisti Putri,akupun masuK sambil membawa bunga itu dan bertanya ke Aldo,rupanya bunga iru bukan dari Aldo,tapi kenapa pengirim bunga ini seolah tau,bahwa bunga kesukaanku adalah Daisy.


Tak lama ponselku berdering dan ada satu pesan dari Rajendra.


Hai dear,kau suka bunganya,jika suka aku akan mengirim setiap hari di resortmu.


Akupun melempar handphoneku dengan kasar,Aldo yang melihatku hanya terdiam.


Nah pembaca Setia...


Gimana nih next update apakah Rajendra yang berulah atau Kusuma yang berulah,


Mengingat keduanya mencintai orang yang sama...

__ADS_1


So tunggu update selanjutnya yahhh...


Love you 💙💙💙


__ADS_2