Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 41


__ADS_3

Mohon bijak dalam membaca konten 21+


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Betapa senangnya disti melihat sang suami pulang, bahkan tanpa malu-malu bergelayut manja di pundak Aldo seraya berkata "Love, aku sangat bosan"(sambil manyun)😁


Aldo yang melihat Istrinya seolah tahu apa yang di inginkan Disti, "Love,kamu mau apa?shopping, swimming atau apa"


Disti menjawab dengan tatapan manja


"Love, aku ingin kamu" tak perlu waktu lama Aldo langsung nggendong Disti menuju ke kamar....tetapi Aldo terheran, karena tidak biasa Disti memimpin duluan, Aldo hanya pasrah, walaupun sedikit kepikiran dengan kandungan Disti (gimana kagak kepikiran tiap hari mintaaa😍😍😍 etdahhhh)


Setelah berciuman dan memberikan lumatan-lumatan indah, mereka saling beradu , dan perlakuan Disti seolah menjadi candu bagi Aldo...(ahayyy😘)

__ADS_1


setelah beradu kurang lebih satu jam (gempor tuh badan wadidawww)


merekapun membersihkan diri masing-masing, memakai bathrope dan tertidur, selang satu jam mereka tertidur Disti terbangun karena lapar.


Setelah turun menuju Dapur akupun memutuskan untuk membuat Sandwich dan membuat Juice jeruk, tak lama Aldo pun juga ada di dapur, melihat sang istri begitu antusias membuat Sandwich Aldo pun memdekati Disti dan memeluk pinggang sang Istri dari belakang, Disti pun sontak berbalik badan dan membalas pelukan suami, berbisik kepada Aldo "Love apakah mau sarapan bersama atau sarapan lainnya"(dengan nada menggoda)


Melihat sang Istri begitu Aldo pun mencubit pipi Disti dan duduk di meja makan, seraya berkata "ayo makan sandwich bersama Lobe", sontak saja Disti langsung menata makanan di meja dan duduk di pangkuan Aldo...


Dengan sabar Aldo menyuapi Disti, bahkan Disti harus membuat Jus Jeruk lagi karena Jus jeruk yang tadi sudah habis di minum sang suami.


Aldo dan Disti sedang asyik berbincang tiba-tiba saja ada telfon dari Rajendra yang mengalami luka karena senjata tajam, dia di lukai seseorang yang di duga suruhan Diandra, seseorang itu berusaha meretas keamanan Rahardian grup tetapi Rajendra yang menggagalkannya...langsung saja Aldo dan Disti ke rumahsakit terdekat untuk menjenguk Rajendra,


Sementara di rumahsakit Rajendra masih di rawat intensif dan siapapun tidak di perbolehkan masuk, Aldo segera menelfon seseorang untuk menyelidiki masalah ini, karena Pasti yang jadi sasaran selanjutnya adalah Istri tercintanya.

__ADS_1


Melihat Disti yang panik, Aldo menyuruh beberapa Bodyguard untuk mengantar Istrinya pulang, sementara Aldo masih stay di rumahsakit untuk memantau keadaan Jendra,


Sesampai di Rumah, Disti terus menelfon suami tercinta karena kawatir terjadi sesuatu, tetapi Aldo menegaskan bahwa ada banyak bodyguard yang menjaganya, sedangkan di rumah sangat ramai di luar, karena pengamanan di tambah, demi keselamatan Disti.


Papa Aldo juga meminta orang kepercayaannya untuk menyelinap meretas keamanan Diandra Corporation, dan berencana untuk pelan-pelan menjatuhkan perusahaan Diandra, tetapi untuk menemukan bukti pencucian uang itupun tidak gampang karena Papa Diandra juga sangat licik.seperti halnya tuan Wijaya.


Dengan keyakinan mama Aldo berkata bahwa semua badai yang terjadi pasti akan berlalu sambil memegang tangan Menantinya tersebut...


Disti pun memeluk Mama dengan erat karena sekarang Disti hanya kawatir terhadap sesuatu yang terjadi kelak.


Tak lama Papa Aldo menerima telfon bahwa Jendra sudah sadar meskipun keadaannya sangat lemah, dan Aldo akan kembali kerumah secepatnya jika persoalan Jendra sudah ada titik terang.


Nah guys...gimana kelanjutanya

__ADS_1


tunggu next update yah...πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


__ADS_2