Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
KAKEK BERUSAHA MENJODOHKAN DISTI


__ADS_3

Disti pun tertunduk sambil berjalan beriringan dengan sang Kakek, airmatanya tak bisa di bendung lagi.


Adrian pun bertanya kepada sang Papa, sebenarnya ada apa dengan Hadisti, namun sang Papa hanya bungkam.


Sang Mamapun meminta Adrian untuk ke kamar atas dan menceritakan apa yang terjadi.


Sedangkan Disti masih duduk di ruangtamu sambil bercengkrama dengan sang Kakek.


Sang Kakek pun akhirnya bertanya bagaimana rencana selanjutnya Untuk masa depan Bayi yang ada di dalam kandungan Disti.


Namun Disti lagi-lagi menjawab datar, dia hanya ingin seperti ini dulu, kemudian airmatanya berurai lagi, Sang Kakek kemudian menanyakan dimana keberadaan Aldis, cucu yang sangat di sayangi Riwang Family.


Disti malah terisak, kemudian berusaha menegakkan duduknya, lalu mengusap airmatanya dan menceritakan apa yang terjadi.


Kakek Geram dan kemudian memegang dadanya, Papa yang melihatnya meminta pengawal membawa Kakek di kamar, lalu menelefon Dokter.


Tak lama Dokter datang memeriksa Kakek dan berpesan kepada Papa agar Kakek menjaga emosinya kalau tidak Serangan Jantung bisa mengancam Kesehatan Kakek.


Adrianpun terkejut melihat sang Kakek, Disti pun terisak sambil duduk di sebelah Kakek, Papa pun menenangkan Disti.

__ADS_1


Disti merasa bersalah karena menceritakan yang terjadi kepada Aldis.


Tak lama Kakek siuman, lalu memanggil nama Aldis, Papa pun menenangkan sang Kakek, begitu juga Disti.


Kakek berkata kepada Adrian untuk membayar pengacara handal agar Aldis bisa kembali kepada Disti (menantu tercinta di keluarga Riwang ).


Kakek ingat betul dahulu Hak Asuh Aldis jatuh kepada Disti kenapa di ambil Paksa begitu saja.


Adrian hanya meminta Kakek beristirahat lalu mengajak Disti berjalan-jalan ke sekitar Istana.


Dan setelah Adrian keluar kamar Kakek, Kakek berbicara kepada Papa untuk berusaha menjodohkan Hadisti dengan Adrian, tetapi Papa hanya terdiam dan menjawab " Apakah mungkin mereka bisa bersatu, karena Adrian adalah adik Ipar Disti ".


Kakek hanya menjawab lakukanlah semampumu atau aku akan melakukan dengan caraku agar mereka bersatu.


Apalagi menyangkut Hadisti Putri Cucu menantu yang paling di sayangi oleh Kakek.


Papa juga bingung mulai darimana untuk mendekatkan Disti dan Adrian.


Besok adalah Hari dimana Kakek meresmikan Perusahaan untuk Disti di Abu dhabi, Kakek sengaja menanti kedatangan Disti untuk peresmiannya, tetapi Kakek sengaja tidak memberitahukan kepada siapapun.

__ADS_1


Kakek sengaja membuat kejutan untuk Disti, Kakek hanya mengirim pesan singkat kepada Disti untuk datang dengan Gown yang telah di persiapkan.


Di luar Istana Adrian hanya melihat disti dari samping, dan dia mulai berandai-andai kembali untuk memiliki Disti, tetapi masih ragu karena dirinya sudah di tolak 2x oleh Disti.


Disti hanya berkata kepada Adrian, " kira-kira Aldis sedang apa yah, sambil menepuk Pundak Adrian ".


Adrian hanya menjawab " Mungkin sedang bermain bersama Aldo ".


Airmata Disti lagi-lagi menetes, dan membuat Adrian tak kuasa, akhirnya Adrian memberikan saputangan untuk Disti.


Saat Disti akan kembali, Adrian tiba-tiba di panggil sang Kakek, dan berpamitan kepada Disti.


Disti pun duduk di ruang tamu, sembari menanti kedatangan Mama karena Mama ingin berbicara kepada Disti.


Tak Lama Mama pun datang dan berbicara santai dengan Disti, Mama meminta Disti untuk tinggal sampai melahirkan nanti, tetapi Disti menolak Halus karena masih ada yang harus di selesaikan.


Bersambung Guys πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


jangan lupa Baca juga novel terbaru

__ADS_1


MY NAME IS JINGGA


TerimakasihπŸ™


__ADS_2