
Saat Aldo pulang kerumah, Disti memeluk Aldo sangat erat karena tidak mau hal-hal buruk terjadi kepada Aldo, Aldo juga memberikan sebucket bunga untuk Disti, supaya Disti tidak panik
Visual sebucket bunga
Di lain pihak, dengan bukti-bukti yang ada Papa Aldo langsung menelfon pihak kepolisian untuk memenjarakan Diandra dan sang Ayah, tetapi di luar dugaan, Diandra sudah pergi keluar negeri bersama.sang ayah sehingga proses semuanya tertunda, Papa Aldo juga menelfon Aldo supaya tidak panik, dan akan mengirim orang untuk menjempit Diandra balik, kalau tidak Papa Aldo membuat Diandra Corporation Bangkrut.
Wajah Aldo pun terlihat panik, Disti bertanya tetapi dia tahu bagaimana sang suami, saat Disti mengeluh sakit di bagian perutnya, Aldo langsung membawa Disti ke rumahsakit, sesampai di rumahsakit, Aldo terlihat lemas ternyata kehamilan Disti yang memasuki 7bln harus di lahirkan segera, karena air ketuban sudah pecah.
Aldo hanya meminta Dokter untuk yang terbaik buat sang Istri tercinta.
Visual bayi Disti
__ADS_1
Tak lama terdengar suara Tangisan bayi dan dokter meminta Aldo untuk melihat bayinya...
dengan segera Aldo menggendong bayi laki-laki tersebut dan mengumandangkan Adzan di telinga kanan sang bayi...
Saat mengumandangkan Adzan sang bayi terdiam dan berkedip melihat sang Papa, Aldo sampai menitihkan airmata, karena pada saat keadaan kacau seperti ini sang buah hati dan keluarga lah yang menjadikan Aldo tegar menghadapi semuanya...
Tak lama Disti di pindahkan di kamar inap, dan masih belum sadar karena pengaruh obat bius, mama dan papa sedang menggendong anak Disti, bayi lucu yang berjenis kelamin laki-laki itu bakal menjadi penerus Rahardian Grup, bahkan mama dan papa sudah menyiapkan hadiah untuk cucu tercintanya.
Hadiah yang terhitung mewah untuk bayi kecil tersebut yaitu sebuah Pulau di timur Indonesia yang Indah, mereka bertanya kepada Aldo " Nak, apakah kamu sudah menyiapkan nama untuk cucu kami yang tampan ini? ".
Sang mama Tersenyum melihat Aldo, karena di saat situasi kacau seperti ini Aldo bisa berdiri tegar menghadapi semuanya.
Bahkan Sang Papa memberi semangat oada Aldo.
Sembari menunggu Disti siuman, Aldo dengan sangat sabar menyeka muka Disti, sembari menengok box bayi untuk melihat sang buah hati, Hatinya tenang melihat orang-orang tercintanya berkumpul.
__ADS_1
Ada rasa kekawatiran tetapi keluarga dan sang buah hatilah yang membuat dia kuat,
Aldo pun menelfon seseorang untuk mengatasi masalah perusahaan, dan memperketat keamanan di kantor maupun di rumah, tak kalah heboh di rumahsakit penjagaan juga di lakukan.
Karena kabar lahirnya anak mereka pasti sudah terdengar di telinga Diandra, meskipun begitu yang membuat Aldo tenang adalah papa ikut membantu semuanya.
Selang beberapa jam Akhirnya Istri tercinta siuman dan Aldo pun mendekati Disti, yang ada di benak Disti ingin melihat buah hatinya, sang mama langsung memberikan bayi mungil tersebut, dan Papa bertanya siapakah nama buah hati kami.
Disti pun bertanya kepada Aldo " bagaimana kalau ALDIS PRATAMA RAHARDIAN, Aldo,mama, dan papa, hanya tersenyum
papa pun menelfon orang kepercayaan untuk kantor cabang akan di namakan sang cucu tercinta, Disti yang melihatnya hanya tersenyum.
Di lain pihak...Rajendra yang mendengar Disti melahirkan langsung memutuskan untuk menengok dengan membawa seorang gadis cantik...siapakah dia?????
Bersambung guys...🙏🙏🙏💙💙💙
__ADS_1