Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 59


__ADS_3

Aldis yang tidur di pelukan sang Ibu begitu tenang, Ingki yang melihatnya hanya mengusap Pipi gembul bayi tersebut.


Tersadar ada orang di sebelahnya Disti terbangun.


Ingki lalu menceritakan tentang Coleganya tersebut.


Ingki bertemu pada saat tender perusahaan berlangsung, wanita itu sangat cantik, tetapi di balik kecantikannya ada rencana jahat yaitu ingin menguasai saham milik Ingki.


Ingki juga bercerita hanya sebatas Kissing dengan wanita itu, tak pernah melakukan lebih dari itu.


Disti lalu berkata " tidak perduli apa yang terjadi kepadamu atau kepadanya, bagiku sama saja "


Ingki memohon kepada Disti untuk tak meninggalkannya, tetapi Disti meminta ketika kembali ke Indonesia biarkan Aldo bersama kita, sampai dia Pulih.


Ingki pun mengiyakan kemauan Sang Istri, dan Ingki berkata " jika kau mau aku akan memutus kontrak dengan Investorku ".


Disti menjawab " terserah lalu pergi menuju ke dapur ".


Disti membuat masakan untuk Makan Siang Aldis, dan Ingki hanya melihat Disti dari ruang tamu.

__ADS_1


Rambut Disti di kuncir ke atas, menunjukkan leher jenjangnya.


Ingki semakin bertekad untuk membuat Disti bahagia, tetapi karena perlakuannya semenjak malam itu Disti menjadi sangat dingin.


Disti tak lagi satu kamar dengan Ingki, bahkan Ingki sangat tersiksa.


Dia berusaha berbicara kepada Disti tetapi Disti menghindarinya.


Sudah 2 minggu Disti mengabaikan Ingki yang notabene adalah suaminya.


Tetapi bagi Disti dia hanyalah sebatas Istri di atas kertas.


berbicara soal Cinta Disti sudah mengabaikan Cinta Ingki, meskipun Ingki adalah Suaminya tetapi perlakuannya sangat membuat Disti sakit, dan mengingat kejadian yang lalu.


Beberapa perhiasan berlian, mobil sport, beberapa rumah mewah, tetapi Disti tak menghiraukannya.


kurang seminggu Disti akan kembali ke Indonesia, tetapi Disti tetap dingin terhadap Ingki, suatu pagi Disti mual tak karuan, Ingki berusaha menolong tetapi Disti menolak, Ingki pun memanggil dokter terbaik di Abu Dhabi.


Tak lama datanglah seorang dokter dan memeriksa Disti, setelah menyadari dirinya telad Haid, Disti pun merasa kesal.

__ADS_1


Dokter mengatakan Dia hamil, Ingki hanya tersenyum, tetapi Disti terdiam, tak lama setelah Dokter pamit, Disti ingin berbicara kepada Ingki.


Di ruang kerja Disti duduk di sofa dan Ingki di sebelahnya " jangan mengharap anak ini bisa ku berikan kepadamu, setelah pulang ke Indonesia MARI KITA BERCERAI "


Ingki bersimpuh di depan Disti, Dia berurai airmata rasanya sakit.


Kehamilan Disti yang di nantikan Ingki ternyata membuatnya Perih.


Disti selama seminggu sangat lembut keoada Ingki tetapi dia tak mau satu kamar.


Cincin nikah pun tidak ada di jari Disti, mungkin karena Disti lelah di hianati.


Sore hari ini adalah Kepulangan Disti, Di bandara Ingki terus saja mengenggam tangan Disti, sesampai di Bandara Disti naiK Jet Pribadi dan Ingki hanya memandang Istrinya tersebut.


Ingki tidak ikut pulang karena ada urusan Sebentar di Negara E, semenjak kepulangan Disti Rumah Ingki sangat berbeda, terdapat foto-foto Bertiga dengan Disti dan Aldis.


Sesampai Di Indonesia Disti di kejutkan dengan berita Aldo Koma karena ada pendarahan di otak.


Langsung saja Disti ke rumahsakit dan melihat dari kaca ICU, Aldo sangat pucat, kurus di banding sebelumnya.

__ADS_1


Disti terisak melihat orang yang di cintainya terkapar, di lain pihak Ingki lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya dan kembali ke Indonesia.


To Be Continue guys


__ADS_2