Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 20 Ujian cinta Aldo dan Disti


__ADS_3

Dalam keheningan Disti


terdiam di kamar sambil melamun,dia terfikir,bukankah aku berjanji bahwa


apapun yang terjadi aku akan ada di samping Aldo...


Sedangkan Aldo terlihat kusut dan meratapi kesalahanya.


Tak lama pintu pun terbuka dan Disti sudah memegang koper dan Aldo hanya terdiam,Disti pun


membuka Suara,selesaikan dulu dengan Jendra,setelah itu baru kita


berbicara,sekarang aku akan pergi dari sini.


Aldo sudah membujuk sang Istri untuk tetap bersamanya tapi tetap saja Disti pergi meninggalkan Aldo.


Setelah kepergian Aldo,aldo pun bergegas menelfon seseorang untuk mengawasi Disti,karena


keselamatan Disti adalah yang paling utama bagi Aldo,Aldo paham


betul,jika dia tadi memaksa Disti yang ada disti akan semakin benci dari


Aldo.


Saat disti tiba di sebuah Hotel,di lobby saat mau check in,dia melihat Jendra ada di lobby


yang sama,tapi disti memang tak berniat untuk Menyapa Jendra.


Setelah selesai check in,disti berjalan ke room yang akan dia singgahi beberapa malam.


Dan lagi-lagi Jendra bediri tepat di samping kamar Disti tapi mereka tidak menyadarinya.


Setelahmeletakkan koper disti memutuskan untuk berendam di bathtube,tidak lama


berendam,ponsel disti pun berbunyi dan itu dari suaminya,tapi Disti


tetap mengabaikn panggilan itu.

__ADS_1


Setelah selesai berendam,disti pun segera berganti pakaian santai dan bersandar di ujung


Tempat tidur,saat malam menjelangpun Disti tak bisa terlelap...


Di lain tempat Aldo pun juga tidak bisa terlelap,setelah ponsel Aldo


berbunyi Aldo dengan cepat mengambil kunci mobil,karena orang suruhan


Aldo memberitahukan keberadaan Disti dan Jendra juga menginap di tempat


yang sama.


Tak lama sampailah Aldo di hotel mewah dan bergegas di kamar Disti...lama mengetuk dan tidak ada


respon,Aldo pun menelfon Disti,dan tetap saja tidak ada respon,Saat


akan mengetuk pintu,betapa kagetnya Aldo karena Sang Istri membukakan


pintu untuknya...


pun tidak ingin kesempatan ini sia-sia,dia pun menjelaskan apa tujuan


Jendra,dan memberitahukan keberadaan Jendra,


Setelah tau tanpa di sadari Aldo,Sang Istri memeluknya sambil terisak dan meminta maaf atas keegoisannya.


Aldo pun membalas pelukan itu dengan sangat bahagia...


Aldo pun membujuk sang istri untuk kembali ke Malaysia besok pagi,dan Disti berkata,Aldo bagaimana dengan Jendra,aku takut Al...


"Aldo pun membuka suara,jangan takut Love,aku akan selalu menjagamu".


Aldo juga mengabari kedua orangtuanya untuk kepindahan kami ke Malaysia,dan mereka hanya menyetujuinya.


Keesokan harinya kami


bersiap ke bandara,kami sengaja lebih pagi,karena tidak ingin kepergian

__ADS_1


kami diketahui Jendra,sampai di bandara saat akan naik jet pribadi,aku


dan Aldo dikejutkan dengan suara Jendra di belakang....


Jeng...jeng...jeng....


Jendra dengan senyum Smirknya berkata tidak semudah itu Aldo...


Atau haruskah kutukar kematian adikku dengan Istrimu.


Akupun menggenggam tangan Aldo dengan sangat erat karena ketakutan.


Aldo pun berkata "lalu apa maumu Jendra sebagai gantinya,karena aku tidak mau dengan syarat yang kau ajukan".


Jendra pun memberikan 2 pilihan


Pertama : menerima kerjasama dengannya.


Kedua : Disti meninggalkan Aldo dan menjadi Istri Jendra.


Aldo pun terdiam dan menjawab aku terima opsi pertama.


Jendra tertawa dan bertepuktangan "aku sudah mendugannya Aldo"


Tapi tidak semudah itu,jika Aku mengajak Istrimu untuk menemaniku makan ataupun apapun itu kau harus menyetujuinya.


Aldo pun tanpa Babibu langsung menonjok pipi Aldo,dan Jendra tersenyum kemenangan.


Makin penasaran next Bab...


Tunggu update selanjutnya yah...


Love you 💙💙💙


 


 

__ADS_1


__ADS_2