
Hadisti tak pernah menyangka dalam hidupnya bertemu dengan saudara mendiang suaminya yang berbeda 180 ° dengan ARKANA INGKI RIWANG.
Adrian setiap hari mengirimkan bunga untuk Disti, Bahkan dia dengan Gentle melamar Disti tetapi Disti menolak secara halus.
Aldo yang memilih pindah negara demi melupakan Disti, itu yang membuat Disti tidak bisa berpaling ke lain hati.
Sedangkan Kusuma memilih bercerai dengan Diandra dan ingin Pendekatan kembali kepada Disti.
Visual Kusuma
2 laki-laki yaitu Adrian dan Kusuma membuat Disti tidak nyaman, dia hanya menyibukkan diri dengan bekerja dan mengurus Aldis.
Disti hampir setiap hari bertemu dengan Adrian karena Adrian adalah Patner bisnisnya.
Sementara Kusuma setiap hari berusaha mendekati Disti tetapi Disti menolak untuk menemui, selain Masalah Pekerjaan Disti tidak mau menemui Kusuma Perkara Pribadi.
__ADS_1
Adrian mengirimkan Bunga Mawar Biru, sedangkan Kusuma mengirimkan Perhiasan Mewah, semua hanya di abaikan oleh Disti, bahkan saat Disti menolak lamaran Adrian, Disti hanya mengucap " SEMENTARA AKU INGIN SEPERTI INI, DENGAN KESENDIRIAN "
Tetapi Adrian berkata " setidaknya aku ingin menggantikan Posisi kakakku untuk Janin yang ada di perutmu ", tetapi Jawaban Disti hanya tersenyum.
Kehamilan Disti yang menginjak 5 bulan membuatnya sangat kesusahan, saat pulang kerja dia membawa beberapa file yang harus di bawa untuk di periksa di rumah.
Saat sampai depan Lift tak sengaja Disti menjatuhkan File tersebut dan pintu Lift terbuka ternyata Adrian lah yang keluar dan segera menolong Hadisti tetapi Disti menolak di bantu oleh Adrian dan pergi begitu saja.
Sedangkan di luar ada seseorang berdiri menanti Disti keluar kantor dengan bersandar di mobil Sportnya.
Seseorang itu adalah Kusuma Wijaya lelaki di masa lalu Disti, Disti tak ingin bertemu dengannya tetapi Takdir berkata lain dia di pertemukan lagi dengan Kusuma sat Raat Tender.
Rumah makan sederhana yang membuat Disti ingat akan pertrmuannya dengan Kusuma membuatnya Muak, dan berteriak " Kusuma, apa maumu...tolong jangan pernah memdekatiku, sudah cukup urusan kita hanya urusan kerja dan hanya sebatas itu, kemudian Hadisti pergi dengan naik Taxi meninggalkan Kusuma begitu saja.
Sesampainya di rumah, Hadisti disuguhkan senyum oleh Anak tercintanya Aldis.
Saat ini Aldis berusia 9bulan dan sudah berlarian kesana-kemari, Aldis adalah Alasan kenapa dia begitu kuat menghadapi semua ini, di saat dia memperjuangkn cintanya dan mengorbankan waktunya menemani Aldo, tetapi semua itu harus ia telan pil pahit di kemudian hari saat Aldo pulih Disti malah di tinggalkan begitu saja.
__ADS_1
Hanya dengan Pelukan Aldis, Disti bisa tersenyum, meskipun di kantor banyak masalah terjadi, terkadang sepulang kantor dia sudah tidak bisa bermain dengan Aldis karena sudah tertidur Pulas.
Aldis di rumah bersama dengan Orangtua Disti jadi Disti saat di Kantor tidak kawatir tentang Aldis.
Saat akan makan malam tiba, bell rumah berbunyi dan Disti membuka Pintu ternyata...
Adrian datang membawa makanan dan Bucket bunga mawar.
Disti mempersilahkan masuk, Dan Ibu bertaya siapakah dia, aku hanya menjawab " Adik kandung Ingki bu, Ibu pun terdiam ".
Disti bahkan enggan bertemu Adrian karena wajah Adrian adalah sangat mirip mending wajah Suaminya, entah mereka kembar atsu bagaimana.
Bapak bertanya kepadaku " Disti, kalau memang dia adalah adik mending suamimu sebaiknya jaga jarak saja, karena tidak baik untukmu, sudah cukup Mendiang suamimu yang ada di hatimu, atau bukalah hatimu untuk orang lain selain Aldomu yang kau puja-puja itu ".
Disti pun terdiam dan hanya mengiyakan keinginan orangtuanya, dia menghindari perdebatan yang menurutnya tidak untuk di perpanjang.
Nantikan next Update yah...
__ADS_1
Visual Kusuma sengaja di ubah karena banyak yang tidak suka di bab awal.
Terimakasih, Gumawo dan Wassalamualaikum pembaca.🙏🙏🙏💙💙💙