
Segera polisi melakukan investivigasi kepada Kusuma dan membawa Kusuma ke kantor untuk melakukan berita acara, sampai di kantor Polisi, Ayah Kusuma membawa pengacara terkenal dan handal untuk menngani kasus penembakan Aldo, karena bukti-bukti menyatakan Kusuma bersalah akhirnya di putuskan untuk si penjara sampai sidang di laksanakan.
Di lain pihak Disti masih menanti Aldo sadar, dengan sabar duduk di depan jendela ruang ICU dan mengajak Aldo berbicara "Aldo, suamiku apakah kamu tidak ingin melihat bagaimana anak kita kelak, airmata pun tak terbendung lagi, sesaat Disti melihat pergerakan dari Aldo dan memanggil Dokter, bahkan dokter berkata ini adalah Mukzizat dalam beberapa hari lagi Tuan Aldo akan segera sadar tetapi kondisinya sangat lemah, seketika senyuman terpancar di wajah Disti,mama dan Papa Aldo pun bersuka cita menyambut kabar berita ini.
Rajendra yang mendengar hal itu dari kejauhan pun ikut berbahagia, karena dia tidak ingin melihat Disti sedih lagi.
Apalagi membayangkan jika anak Disti lahir tetapi tidak ada Aldo, Jendra pun segera pergi ke kantor untuk memantau perusahaan Aldo.
Usia kehamilan Disti masih 3 bulan tetapi cobaan yang di laluinya tanpa henti menghampiri, dia berpamitan kepada Mama Aldo untuk menemui Dokter yang merawat Aldo, sesampai ruangan Dokter, Disti bertanya secara detail apa yang akan terjadi pada Aldo setelah sembuh dan Dokter mengatakan kalau Aldo akan sembuh total apabila meskipun Aldo tidak boleh melakukan aktifitas berat.
Disti pun kembali dan tak lupa membeli makan untuk mama dan papanya, bahkan Papa Aldo berpesan kepadaku untuk segera pindah, karena Kusuma sudah di penjara otomatis akan ada aksi balasan pastinya karena Ayah Kusuma sangat kejam.
Sejenak aku berfikir, Aku harus pindah dimana tidak ada yang melukai aku dan Aldo.
Mama Aldo menyarankan untuk sementara tinggal di rumah mama Aldo sampai semuanya kondusif.
__ADS_1
Hari yang di tunggu pun tiba, Aldo boleh pulang, kandunganku juga sehat kita semua pun akhirnya menuju bandara ke rumah Mama.
Satu jam lebih perjalanan dan Kita sampai di rumah Mama, Aldo dari tadi tak lepas menggenggam erat tanganku, bahkan dia di pesawat selalu mengelus perut buncitku dan berkata "Nak, jangan nakal yah,,,kasihan mama", aku pun yang melihatnya hanya tersenyum dan bersyukur karena Allah telah maha Baik kepadaku.
Sesampai di rumah, Mama pun langsung menyuruhku ke kamar untuk beristirahat, dengan telaten Aldo menuntunku, sesampai di kamar, Aldo memelukku dari belakang dan berkata "Love, semoga kita dan anak-anak kita bahagia selamanya sampai kita menua bersama, kami pun mengucap Aamiin3x secara bersamaan.
Setelah berbincang kami tertidur karena perjalanan panjang yang sangat melelahkan, tetapi kami sangat bahagia karena bisa bersama-sama lagi.
Satu jam kemudian, aku terbangun karena ada yang mengetuk pintu kamar dan kubuka ternyata Mama ingin kita makan bersama, aku pun bergegas membangunkan Aldo dan menuju ruang makan, sesampai di ruang makan kami di kejutkan dengan kedatangan Jendra, dia hanya ingin berpamitan untuk kembali ke Malaysia karena harus meneruskan Bisnis di sana dan menyampaikan laporan pekerjaa. yang selama ini Papa Aldo tugaskan.
Seseruan bareng Author
author kalau di milih yah...Aldo Rahardian dong.😊😊😊😊 kalian pilih siapa???
Visual Aldo
__ADS_1
Visual Jendra
Okey nantikan next update yah...
jika kalian ingin Gabung Grup Wa silahkan ketik nomer hape kalian di kolom Komentar
Terimakasih 🙏🙏🙏
Love you
💙💙💙💙
__ADS_1