Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 45


__ADS_3

tersaji beberapa masakan yang menurut Disti berlebihan ada makanan Indonesia, dan makanan khas Abu Dhabi, Disti hanya memandang makanan tersebut, dia sama.sekali tidak nafsu makan, terfikir buah hatinya dan suami tercinta.


Di ruang kerja Ingki mengetik beberapa berkas dan tidak lupa mengirim beberapa ancaman (menurut kalian apa tujuan Ingki...hayooo)


setelah itu Ingki meninggalkan ruangkerja untuk melihat keadaan Disti, dengan perlahan mengetuk pintu kamar Disti, terlihat suaram yang menyuruh masuk, dengan keadaan meringkuk di balutan selimut Disti menangis, melihatnya Ingki hanya tertawa, dan semakin membuat Disti takut.


Bahkan Disti memohon kepada Ingki untuk bisa menelfon Suaminya tetapi Ingki tidak menggubris perkataan Disti, dia hanya memerintah Disti makan dan berlalu pergi.


Note : nama panjang Ingki \= Arkana Ingki Riwang


Ingki hanya mengirim pesan singkat kepada Aldo soal uang tebusan, sebenarnya dia juga tak ingin menguras Aldo tetapi ada satu tujuan yang membuat dia begitu.

__ADS_1


Visual Abudhabi



di lain pihak, Rani masih sabar menggendong Aldis dan Aldo meminta tolong agar Rani bisa singgah untuk Aldis beberapa waktu, Papa Aldo tidak kalah paniknya karena menantu tersayang belum juga di temukan, bahkan petunjuknya hanya ada Jet pribadi terbang ke Abudhabi tanpa di ketahui indentitas passegernya.


sudah hampir 2 minggu Disti belum ada kabar, di lain pihak Papa Ingki memanggil Dokter untuk memeriksa Disti karena tak tega melihat Disti, Bahkan Mama Ingki menyuruh maid untuk menyiapkan air hangat agar bisa menyeka Disti.


Sikap orangtua Ingki berbalik dengan Ingki sendiri, setahu Disti Ingki dulu pendiam.di kampus, selalu berprestasi entah apa yang membuat dirinya menjadi Psikopat.


Disti hanya menjawab tidak apa-apa tante hanya tergores saat mandi, dengan oenuh curiga Mama berkata " Ingki tidak melakukan hal kasar kepadamu kan nak?

__ADS_1


Disti hanya menjawab dengan tersenyum.


Dengan penuh perhatian Mama menyeka wajah Disti,tangan dan kaki, lalu meminta Para Maid untuk menyiapkan obat untuk luka di perut Disti, setelah membersihakn belas darah dan mengoleskan obat, Mama pun dengan perhatian membalut luka di perut Disti.


Disti pun melihat sikap mama hanya tersenyum karena teringat ibu dan mama mertuanya, seketika airmata Disti menetes dan Mama ingki pun mengusap dan berkata " " Jika anak mama memperlakukanmu semena-mena, tolong katakan aku akan berusaha membawamu kembali ke negara asalmu nak ".


Disti pun menjawab singkat sambil memegang tangan Mama Ingki " Terimakasih ma.


Mama Ingki pun berpamitan untuk kembali ke dapur,.memasak makanan untuk Disti, karena mama yakin Disti pasti belum makan, meskipun hidangan sudah tersaji, dengan melangkah mama pun berfikir apakah Ingki telah berbuat kasar pada Disti melihat raut wajah Disti yang sangat ketahutan.


mama membuat bubur untuk Disti waktu akan mengantar tiba-tiba Ingki datang dengan bertanya untuk siapa bubur itu ma, Mama hanya menjawab singkat untuk Gadis yang kau bawa kerumah, sontak saja Ingki terdiam dan berlalu, sesampainya di kamar, mama menyuapi Disti hanya beberapa sendok, Disti pun berkata kalau dia bisa makan sendiri tetapi mama menolak dan ingin menyuapi Disti, disitulah perbincangan terjadi.

__ADS_1


To be Continue guys


🙏🙏🙏💙💙💙


__ADS_2