Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 30 Rumah Impian Aldo dan Disti


__ADS_3

Setelah mengetahui Aldo membeli saham milik Jendra dan


Kusuma, kami pun bergegas umtuk meninjau Lokasi kantor Cabang perusahaan Aldo


yang ada di sekitar daerah rumah kami.


Tak lama kami pun sampai di daerah Shah Alam Malaysia,


di sebuah gedung perkantoran tinggi menjulang Aldo memutuskan untuk membuka


Knator cabang yang baru.


Setelah meninjau lokasi, serah terima kunci dan lain


sebagainya, kami pun memutuskan untuk singgah di rumah makan untuk makan siang,


entah kenapa Aldo memilih Resto yang mewah padahal itu pemborosan, aku pun


menggerutu dan mengomel tetapi Aldo hanya tersenyum dia berkata “ Love,asal kau


bahagia aku pun tak masalah mau makan di manapun”.


Setelah makanan yang kami pesan dating kami pun makan


bersama, di iringi music romantic yang menambah kesan nyaman pengunjung resto.


Makan siang selesai, Aldo pun mengajakku berkeliling


untuk membeli Jewerelly, Gaun, tas, dan high heels terkenal dan toko-toko


branded lainnya, hingga paper back di tanganku dan tangan Aldo penuh.

__ADS_1


Setelah puas berbelanja aku pun memutuskan untuk


pulang ke rumah karena hari sudah sore, sesampainya di rumah Aldo menerima


telfon dan setelah itu dia tersenyum kepadaku, Aku bertanya “Suamiku ada


apa?kenapa kau terlihat bahagia sekali”.


Aldo menjawab “aku menerima kabar bahwa seorang


kontraktor deal dengan harga yang aku berikan untuk segera membangun rumah


Impian kita Love”, seketika aku memeluk Aldo dan mengucapkan terimakasih


padanya, bahkan Aldo berkata Kontraktor itu sanggup mendesain interior dan


furniture apa yang kita inginkan.


menuju k dapur untuk mempersiapkan makan malam, aku memasak ikan bakar dan


sambel bawang, setelah matang aku pun memanggil Aldo, setelah itu kita makam


bersama, setelah makan Aldo juga membantuku membersihkan meja makan dan kami


bersantai di ruang tamu, sedang asyiknya menonton Tivi tetiba ponsel Aldo


berbunyi dan itu dari Kusuma, dia marah besar mendengar berita keguguran yang


aku Alami,bahkan dia mengancam untuk mengancel saham milik Aldo, dengan santai


Aldo menanggapinya dan segera menelfon seseorang untuk berjaga di rumah dan di

__ADS_1


kantor, untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi.


Aku pun yang mendengar hal itu kawatir, tapi Aldo


begitu menenangkanku, seolah semuanya tidak akan terjadi apa-apa.


Dan tak lama ada seseorang menelfon, Aldo kelihatan


sangat kesal tapi dia berusaha tersenyum, dan aku bertanya kepadanya, “Al,,,ada


apa”, Dia pun menjawab “ada yang mau menghancurkan harga saham di perusahaan


dan itu ulah anak buah Kusuma, tapi tananglah Love, semua sudah kutangani”.


Aldo pun membuka halaman Web untuk hunting Tempat


liburan yang bagus untuk kami berdua, dan mengatakan padaku “Love, bagaimana,


kita akan liburan kemana?katakan saja kita tinggal memesan tiket dan menelfon


biro perjalanan saja”.


Aku pun hanya ingin liburan di sekitaran Indonesia


saja karena di sana bnyak destinasi wisata yang sangat indah, Aldo hanya


tersenyum, dan berkata “love, padahal aku ingin kita ingin pergi di luarnegeri


misal Di Spanyol atau di USA”. Aku hanya tersenyum mendengarnya.


aku hanya bergelayut manja dan meminta Aldo untuk berhemat, karena masih banyak hal yang harus di pikirkan dari pada menghamburkan uang.

__ADS_1


Aldo pun malah semakin menggodaku karena dia ingin sekali aku pergi keluarnegeri bersamanya.


__ADS_2