
Adrian sengaja untuk mempercepat hari pernikahan karena tidak ingin Bayi di dalam kandungan Disti kelak tidak ada nama ayah di surat kelahiran.
Adrian sengaja memberi kejutan kepada Disti dengan alasan pergi meeting padahal akan Fitting baju pengantin.
Butik ternama sudah di pilih oleh Adrian, bahkan Kakek dan keluarga sudah bersiap dalam perjalanan menuju Indonesia.
Disti hanya terkejut, apa yang di lakukan Adrian dengan membawanya ke butik, Adrian hanya terdiam lalu mengenggam tangan Disti.
Disti pun masuk dan di sambut oleh senyuman sang pemilik butik, Disti hanya berharap bahwa pernikahan ketiganya ini tidak dirayakan secara besar-besaran.
Adrian hanya tersenyum lalu berkata " bagiku ini tidak terlalu mewah sangat sederhana ".
Satu gaun telah di siapkan oleh pemilik butik, sesuai dengan Disti, lebih elegan di badan Disti apalagi perut buncitnya sudah terlihat.
Tak beberapa lama Disti pun di ajak Adrian Di Gedung yang akan di pilih untuk acara, Salah satu Masjud terbesar di Surabaya di pilih untuk acara Ijab-qabul.
Undangan yang di diapkan hanya kolega terdekat dan keluarga, bahkan Aldo juga ikut di undang oleh Adrian.
Setelah melihat Venue dan lain sebagainya, Adrian memperlihatkn ponselnya kepada Disti yaitu beberapa cincin pernikahan, dan Adrian juga bertanya seserahan apa yang akan Disti inginkan nantinya.
__ADS_1
Disti terharu meskipun ini bukan kali pertama dia menikah tetapi ada sosok Pria yang melebarkan kedua tangannya menerima dirinya apa adanya dan tanpa ada kata tetapi.
Disti menyerahkan semuanya kepada Adrian, bahkan Adrian memperlihatkan satu usahanya selama ini tanpa ada campur tangan dari sang Kakek, Yaitu kedai Kopi yang menjadi kegemaran para remaja tentunya.
Disti hanya takjub melihat Adrian, sore hari saat perjalanan kembali pulang, Adrian mendapat telefon dari Kakek, ternyata habis magrib Kakek sudah sampai di bandara.
Adrian lalu membawa Disti ke sebuah restorant, lalu memesan beberapa makanan dan berkata " Disti, kita akan kedatangan klien dari luar negeri, tetapi klien kita meminta untuk di jemput sendiri oleh Owner cantiknya, jadi apakah Disti bersedia untuk menjemputnya ? ".
Distipun mengiyakam permintaan Adrian Pasalnya Disti pikir mungkin klien akan lebih senang.
Adrian menahan tawa karena Disti lagi-lagi tidak menyadari kejahilan dari Adrian.
Sesampai di Bandara Disti duduk di ruang tunggu, dan sangat penasaran siapa Klient tersebut.
Sembari memainkan Ponselnya, Adrian lagi-lagi menahan tawa.
Tak berselang lama, Adrian menerima telefon dari Kakek, saat Kakek keluar pintu, Disti menanti sendiri karena Adrian sedang berada di toilet, dan....betapa terkejutnya Disti melihat Kakek, sedang menggunakan Topi ala koboy dengan kacamata hitam.
Disti pun memberikan pelukan kepada Kakek, Mama dan Papa, Disti sangat bahagia.
__ADS_1
Adrian pun sengaja terlihat kaget, tetapi Disti mencubit perut Adrian karena lagi-lagi Dia di jahili oleh Adrian.
Sesampainya dirumah, Sang Kakek menimang Aldis, sambil menyayikan lagu Sholawat, Aldis terlihat begitu bahagia melihat sang Kakek.
Papa dan Mama bertanya kepada Disti kapan tanggal pernikahannya tetapi Disti menggelengkan kepala, Adrian pun menjawab dalam beberapa hari kedepan mereka akan menikah.
Disti terlihat kaget karena tanpa sepengetahuannya Adrian sudah memutuskan hal tersebut, dia hanya berkata kepada Mama " Ma, Disti hanya diberitahuakan seminggu lagi oleh Adrian ".
Kemudian Kakek memecah perdebatan dengan berkata " Alhamdulillah Adrian sudah berubah, bahkan sudah menyiapkan kebahagiaan buatmu nak ".
Disti pun tertunduk dan tersenyum, bahkan Bapak dan Ibu berkata " kami berharap Adrian adalah Suami siaga dan Idamanmu nak ", sembari memeluk Disti.
Bersambung Guys๐๐๐๐๐๐
Maaf jika saya jarang update, karena saya mempunyai 2 jagoan yang harus di prioritaskan terlebih dahulu.
Terimakasih๐
Wassalamualikum
__ADS_1