
Adrian mencoba meminta ijin kepada Bapak dan Ibu untuk mempersunting Hadisti Putri, tetapi Bapak hanya menjawab Singkat " semua jawaban saya serahkan kepada Anakku, tetapi tidak etis jika Nak Adrian ini melamar Disti, meskipun Kakakmu dulu adalah Suaminya tetapi apakah Nak Adrian sudah memikirkan lagi bagaimana nantinya ".
Kedua Perlu nak Adrian pahami, Disti bukanlah Gadis lagi, dia sebentar lagi akan mempunyai 2 buah hati, meskipun umurnya terbilang masih muda.
Mendengar Penjelasan dari orangtua Adrian hanya terdiam, kemudian dia menjawab " Bissmillah Pak, Inshallah akan saya bahagiakan anak bapak beserta cucu-cucu Bapak ".
Bapak hanya menjawab tunggu Disti saja Adrian, bapak tidak mau Egois dengan keputusan Bapak, karena semua ini menyangkut masa depannya.
Disti pun telah bergabung di ruang tamu sambil menuntun Aldis, dan....Aldis memanggil Adrian dengan sebutan pa..pap...papa.
Semua mata pun tertuju kepada Aldis, hingga Bapak memangku Aldis lalu mengajak berbicara Disti.
Setelah menjelaskan panjang-lebar, Disti hanya terdiam kemudian berkata " ini kedua kalinya Adrian melamar, sekarang Bahagiaku bersama anak-anakku Adrian, meskipun belakangan badai menerpaku, cobalah mencari wanita lainnya selain diriku ", kemudian Disti pamit kembali ke kamar.
Bapak mencoba menenangkan Adrian, tetapu ternyata Adrian tidak patah semangat, dia bahkan lebih semangat untuk memperjuangkan Cinta Disti, yang notabene adalah Kakak Iparnya sendiri.
Aldis bermain bersama dengan Adrian sampai Aldis tertidur di pelukan Adrian, melihat itu Bapak tak tega melihat cucunya.
Ketika Adrian akan Pamit Pulang, Disti tidak tampak untuk menemuinya, sesampai di depan rumah, Adrian melihat Disti di balkon sedang membaca buku dengan di temani temaram cahaya lampu.
Adrianpun melajukan mobilnya, sesampai di rumah, Adrian di telfon oleh Kakeknya, Adrian di marahi habis-habisan karena tahu Adrian melamar Disti, setelah mendengar Alasan Adrian Kakek langsung terdiam.
__ADS_1
Malam hari pun tiba Adrian berniat untuk mengirim pesan singkat kepada Disti untuk mengajak makan malam, tetapi ia urungkan karena takut mengganggu Disti kemudian Adrian hanya mengirim stiker saja ke Disti berupa stiker komedi.
Tanpa di sangka Disti hanya memasang senyum di bibir manisnya, dan membalas dengan emoticon saja.
Adrian sangat senang, meskipun begitu setidaknya Disti merespon pesan darinya, Adrian berencana mengajak Disti jalan-jalan ke taman bermain akhir pekan bersama Aldis, tetapi rencana itu akan ia utarakan kepada Disti saat besok bertemu di kantor.
Senjapun menyapa....Adrian datang ke kantor lebih dulu daripada Disti karena ia ingin membicarakan rencananya.
Tak lama Disti pun tiba dan ia menghampiri Disti lalu bertanya apa rencana akhir pekan nanti, Disti hanya menjawab singkat.
Adrian to the poin tentang rencananya, Disti pun mengiyakan ajakan Adrian karena di rasa Aldis akan senang berjalan ke taman bermain.
Adrianpun pamit ke meja kerjanya, sambil mengulas senyuman, Disti hanya menggeleng kepalanya melihat sikap adik iparnya tersebut.
Adrian pun mengahadang Kusuma untuk menemui Disti, karena Adrian tahu tidak ada jadwal meeting dengan Kusuma.
Kusuma geram dan akhirnya pun pergi begitu saja, Disti hanya mengatakan kepada Adrian jika Kusuma datang tanpa ada urusan pekerjaan Adrian bisa memanggil pihak keamanan.
Adrian hanya mengiyakan permintaan Disti, dan kembali bekerja, tanpa di duga-duga Perusahaan yang ada di Singapura sedang ada masalah sehingga Adrian pamit kepada Disti untuk menyelesaikan masalah di Singapura, tetapi Adrian meminta Disti untuk bersamanya karena itu salah satu Perusahaan mendiang Kakaknya.
Disti pamit untuk mengabari orangtuanya dan menyiapkan segala sesuatunya, lalu berangkat bersama Adrian.
__ADS_1
Sesampai di Bandara tanpa di sangka Kusuma juga satu penerbangan dengan mereka, Itu yang membuat jengah.
Bersambung guys
***Assalamualaikum
Hari kemenangan
Sekaligus hari untuk merenung...
Segala kekhilafan dalam bertutur kata dan bertindak...
Apalagi saat takbir berkumandang...
Masyallah tentramnya hati ini...
Mohon maaf lahir dan batin yah teman2 semua....
Minal aidzin wal faidzin.
Harapannya semoga Pandemi berlalu,lebaran tahun depan semakin lebih ramai.Aamiin3x
__ADS_1
Wassalamualaikum***