Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 32


__ADS_3

Setelah beberapa saat Disti pingsan dan dibawa ke kamar inap, segera Jendra menelfon seseorang untuk mengecheck siapa dalang penembakan Aldo.


sesaat Disti sadar dan memanggil-manggil Aldo, Jendra berusaha menenangkan tetapi Disti malah histeris Akhirnya Jendra memanggil Dokter supaya Disti tenang dan di suntiklah obat penenang.


di Ruang Operasi Aldo sedang berjuang melawan sakitnya, bahkan Dokter keluar untuk memberitahukan kepada Jendra bahwa hidup Aldo hanya 30% karena peluru yang bersarang di perutnya memyebabkan Ususnya sobek, itu yang membuat Pendarahan di perut Aldo.


Di kamar inap Disti, seorang Suster memberitahukan kehamilan Disti kepada Jendra, dan Jendra hanya bisa mengusap kepalanya dengan kasar, ia tak tahu harus jujur kepada Disti atau bagaimana, Dia pun memutuskan untuk menelfon orangtua Aldo.


setelah menelfon Jendra terlihat lebih tenang karena orangtua Aldo menyarankan untuk segera ke Malaysia dan berbicara kepada Disti tentang kebenaran Aldo.


Aldo masih mendapat perawatan di ruang intensif, dan Jendra menunggu Disti sadar di kamar inap, karena ruang Insensif dan kamar inap satu lantai Jendra menugaskan beberapa Bodyguard di depan ruang Insentif untuk berjaga-jaha kemungkinan yang terjadi.

__ADS_1


Hanya butuh beberapa jam Orangtua Aldo sudah sampai di rumahsakit langsung menuju Disti di rawat, disana Jendra menjelaskan apa yang terjadi, tangisan Mama Aldo tidak terbendung melihat kondisi Aldo saat Jendra menunjukkan Ponselnya, dan Mama Aldo langsung menghampiri Disti serta mengecup kening Disti, bahkan sesekali mengusap perut Disti yang masih Rata.


Setelah sadar Disti pun memeluk Mama.Aldo sambil bekata, "Mama...bagaimana kondisi Aldo ma...sambil terisak".


mama pun memeluk Disti dan berkata "sabar nak...semua pasti baik-baik saja".


Di luar kamar terlihat Papa Aldo menelfon orang kepercayaan untuk segera bertindak cepat soal penembakan Aldo, bahkan Papa Aldo berbincang dengan Rajendra untuk segera menelfon Dokter terbaik untuk kesembuhan Aldo.


Disti langsung memeluk Mama Aldo dan berkata "Aku akan jaga janin ini ma, seperti Aldo menjagaku".(author pun mewekkk guys 😭😭😭)


Disti berkata kepada Mama Aldo apakah bisa menemui Aldo di ruang Intensif, Mama Aldo menyarankan Disti agar makan terlebih dahulu dan meminum vitamin setelah itu baru akan mengantar Disti.

__ADS_1


Disti menuruti perkataan Mama Aldo, tak lama setelah makanan Habis mereka pun pergi ke ruang Intensif,melihat dari jendela kondisi Aldo, yang penuh dengan selang dan infus, Disti menahan tangisannya sambil memegang Perut dan berkata dalam Hati "Aldooo, Suamiku bangunlah, aku dan ank kita menantimu, tak ingatkah kau telah berjanji menemaniku dalam suka dan duka, seketika Aldo dengan kondisi Koma meneteskan Airmata, melihat itu mama Aldo memeluk Disti dan berkata "lihat nak....Aldo sudah menunjukkan reaksi".


Mama Aldo pun yakin kalau Aldo kuat dan bisa sembuh, Jendra yang melihat dari jauh airmatanya tak terbendung melihat Disti, dia kagum Disti bisa setegar itu, Jendra tak tega dengan Disti karena cobaan yang menimpa Disti sangatlah besar.


next update apakah Aldo bisa bertahan ataukah Disti akan kehilangan Aldo


sabar menanti next Episode yah guys.


Love you 💙💙💙


Visual Jendra sedang menanti Kabar pelaku penembakan Aldo

__ADS_1



__ADS_2