Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
TIDAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN


__ADS_3

Rupanya Aldo telah mempersiapkan segalanya, dia bertekad untuk mengambil Disti kembali dengan mengambil Aldis.


Lawyers terkenal ternama telah di sewa untuk Disti, tidak hanya satu Lawyers tetapi 3 Lawyers.


Aldo ternyata menyerahkan kepada pihak Pengadilan bukti bahwa Disti meninggalkannya dan menikahi Ingki waktu itu.


Tetapi Pihak Pengacara Disti menyerahkan surat yang menyatakan hak asuh ada di pihak Disti.


Aldo seolah tak kehilangan akal, dia menyabotase surat Hak asuh dengan tertera stempel pengadilan, Pihak pengadilan belum bisa menentukan apa-apa sebelum ada penyelidikan lebih lanjut.


Bahkan Acara persidangan itu harus di tunda, Disti sontak sangat benci Aldo, mengapa Aldo harus seperti itu, Disti hanya bisa terdiam, karena alasan ia menikahi Ingki untuk menyelamatkan perusahaan Aldo.


Sepulang dari Pengadilan, Disti terlihat bersedih, Adrian begitu terpukul melihat orang yang ia cintai harus merasakan sakit hati.


Kakek menelefon, dan Kakek memarahi Adrian karena perkara di pengadilan.


Akhirnya Adrian memohon kepada Disti agar tetap tenang, sekembalinya dari Pengadilan, Adrian mengajak Disti berjalan-jalan di pinggir Pantai untuk menikmati keindahan Pantai.


Disti berdiri di depan pantai dan mengusap airmatanya, Adrian pun memakaikan Blezer ke tubuh Disti karena angin cukup kencang.

__ADS_1


Disti meminta Adrian untuk kembali ke rumah, saat di rumah Disti langsung menuju ruang kerja untuk menyelesaikan berkas-berkas yang ada.


Adrian lagi-lagi meminta Disti untuk tidak terlalu capek karena kehamilan Disti yang sangat lemah.


Sore hari Adrian meminta Disti untuk ke Kantor urusan agama supaya dapat mendaftarkan pernikahan.


Distipun kaget kenapa secepat ini, Adrian hanya menjawab " biar aku bisa menjagamu dimanapun dan kapanpun ".


Disti hanya tersenyum dengan perkataan Adrian, dan kembali melontarkan kalimat " Adrian, harapanku adalah kamu bisa menjadi yang terakhir dan tidak melukaiku ".


Adrian dengan gaya menunduk lalu memegang tangan Disti seraya berkata " Disti, bukankah aku sudah berjanji ".


Kakek berkata dalam kurun waktu satu minggu dokumen itu sudah jadi, Adrian pun tenang mendengarnya.


Setelah menikah Adrian bahkan mengajukan untuk menjadi Warga negara Indonesia, agar dia bisa menemani Disti mengurus Perusahaan.


menjelang Petang tiba-tiba ada telepon dari pihak Pengadilan untuk mengkonfirmasi sidang selanjutnya, Disti pun mengungkapkan bahwa dirinya siap sidang kapanpun, dan Pihat pengadilan berkata besok adalah sidang Lanjutan.


Adrian pun langsung menghubungi pihak Lawyers untuk menyiapkan berkas-berkas.

__ADS_1


Disti pun berkata kepada Adrian, apabila kemungkinannya kecil untuk merebut Aldis bagaimana? Adrian menjawab " Berdoalah Dis, biar Allah yang menjawab ".


Disti pun beralih ke kamar untuk membersihkan diri, setelah itu dia turun kembaki melihat Adrian sudah menyiapkan makanan untuknya.


makanan kesukaan Disti adalah Salad Buah dan sayur, Adrian juga menyiapkan Jus sehat untuk Disti.


Setelah Kenyang Distipun berpamitan untuk beristirahat.


Keesokan harinya Disti sudah siap menuju ruang sidang, bahkan ia menyiapkan kejutan untuk Aldo.


Tatapan tajam Aldo membuat Adrian ingin emosi tetapi ia tahan karena Disti.


Saat masuk, pihak Aldo menyerahkan berkas-berkas hingga hasil Test DNA, pihak Distipun kaget karena Aldis memang anak Aldo kenapa seperti ini.


Hakim pun setelah melihat berkas kedua belah pihak akhirnya memutuskan Aldis akan di asuh oleh sang Ibu hingga 17tahun barulah sang Ayah bisa mengasuhnya, dan selama itu Aldo diperbolehkan menemui Aldis.


Disti pun berlinang Airmata, Mama Aldo memberikan Aldis kepada Disti, dan Disti pun memberikan satu dokumen yaitu surat Rumah yang ada di Lombok kepada Aldo.


Aldo sontak saja mengembalikan kepada Disti tetapi Disti menolaknya.

__ADS_1


Bersambung Guys🙏🙏🙏💙💙💙


__ADS_2