Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
BAB 47


__ADS_3

Disti tak percaya yang di katakan Ingki bisa-bisanya dia berbicara seperti itu, dannnn Sialnya tidak ada para awak Media yang hadir, karena Acara di buat tertutup, dengan hati sedih Disti berusaha tersenyum dengan beberapa kolega Ingki.


Saat akan menuju sebuah taman kecil, Disti di kagetkan dengan kehadiran seorang pangeran dari Negara Turkey yang menyapanya, tetapi Disti menghindar. Yah karena takut Ingki marah dan berbuat kasar.


(disini Disti bukan lemah guys tetapi malah menjaga Aldo dan keluarganya dari Ingki yang notabene Psikopat)


Di dalam Ballroom Ingki mengajak Disti berdansa, Disti pun berdansa, dannnnn


Ingki berbisik jika Disti coba-coba kabur atau berjabat dengan lelaki lain dia tidak segan-segan melukai Aldo ataupun Aldis.


Karena salah satu bodyguard Aldo adalah orang suruhan Ingki.(uwuuuuu author gemesh kepingin tenggelemin si Ingki guys)


Mengingat yang di bicarakan dengan Mama Ingki, Disti pun akhirnya memilih mengikuti alur Ingki, hingga sejauh mana, bahkan saat musik romantis, Ingki mengeratkan pelukannya hingga hampir saja berciuman tetapi dengan sigap Disti menghindar.


(siapa yang bisa menolak pesona Disti guys)

__ADS_1


Setelah Musik selesai Disti pun mengambil Orange Juice dannn Ingki ikut dong kebelakang Disti.


Saat Mr. Assegaf ingin Ingki memberikan sambutan mewakili sang Kakek, dia Menghampiri Disti untuk ikut ke atas panggung, dengan wajah ketakutan Disti pun hanya mengikuti apa yang dikatakan Ingki.


Di panggung Ingki memberikan Sambutan dan tangannya masih setia melingkar di pinggang Disti, bahkan Ingki mengumumkan akan mengadakan perjamuan untuk menyelenggarakan acara pernikahannya dengan Putri (Disti), semua tamu pun bersorak dan bertepuk tangan.


Sedang Asyik mengobrol, Ingki tak sadar bahwa Disti tak ada di sampingnya menelfon mafioso dari earphone dan Disti sedang berada di depan meja untuk mengambik cup cake.


Tak lama Disti di hampiri Ingki dan berpamitan, sesampai di rumah, Papa ingki ingin berbicara kepada Ingki tetapi dia tak menggubris hanya mengekor di belakang Disti, Di kamar Disti terdapaT Balkon dan Ingki ingin berbicara kepada disti " aku akan membebaskan Suami dan keluarganya dengan satu syarat, stay beside me, dan menjadi Istriku ".


Mulud Disti keluh, dia tak tahu harus menjawab apa, dia hanya minta waktu untuk menjawab pernyataan dari Ingki, dan meminta Ingki meninggalkannya.


Distipun masih memakai gaun yang menjuntai duduk di hadapan balkon, tak lama Papa Ingki datang, " ehemmm permisi nak, ada yang saya bicarakan ".


saya selaku orangtua Ingki memohon maaf padamu Anakku, saya tahu ini pilihan berat bagimu, saya tahu seluk-beluk Rahardian grup, tetapi sebaiknya stay dulu saja disini, Papa akan mengupayakan bernegosiasi kepada Ingki.

__ADS_1


Dengan hati luluh lantak Disti pun membuka suara " maaf tetapi apa jaminan jika keluarga saya baik-baik saja jika saya di samling ingki, sebelum saya kemari Pun Ingki sudah menyiksa saya ".


Dengan tertunduk Papa meminta maaf, dan memohon....


Dengan mengangkat bahu Papa Ingki Disti berkata " akan saya coba stay di sini asal keluarga saya aman "


mendengar itu papa Ingki tersenyum lalu berpamitan, di ruang tamu, mama pun setelah tahu apa jawaban Disti juga tersenyum.


Esok paginya setelah Disti membersihkan Diri, Ingki mengajak Disti ke perusahaan, dan Saat tiba di Lobby ada sebuket bunga mawar biru bertuliskan STAY WITH ME PLEASEEE


terpampang


To be Continue guys


🙏🙏🙏💙💙💙

__ADS_1


Visual buket bunga



__ADS_2