
Seketika Ingki terdiam, dan tersenyum dengan Smirknya, Lalu tertawa....Hahahaha
Istriku seberapapun kamu menolak, tetap saja aku tak akan membiarkan kalian bersatu.
Disti berkata " Okey, jika aku sekamar dengan Aldo, dan dia memelukku sekalipun aku tak akan segan-segan kepadanya "
Ingki lalu berkata " aku akan memasang CCTV di kamar kalian, jika berbuat macam-macam tinggal aku bawa saja Aldis ".
Disti pun meninggalkan Ingki sambil menimang Aldis.
Aldo di kamar sangat bertanya-tanya apa arti semua perkataan Disti.
Tak Lama Disti kembali dan menidurkan Aldis ke tempat tidur lalu ke kamar mandi, tak lama Disti pun keluar dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam.
Di dapur ternyata Ingki sudah memakai Apron dan memasak makanan, Disti membantu menata piring dan sendok di meja makan.
Tanpa ada kata-kata tak lama Aldo pun turun dan duduk di sebelah Disti sambil berkata Love bisa antarkan aku menemui Mama dan Papa? " Disti menjawab, Besok setelah Sarapan pagi aku akan mengantarkan "
Mendengar itu Aldo pun sontak memeluk Disti di depan Ingki ( bisa bayangin gimana wajah ingki).
Ingki berdehem dan tak lama pergi begitu saja.
Aldo sudah bersiap beristirahat di kamarnya, sedangkan Disti masih menimang Aldis di ruangtamu, Ingki juga sedang menonton TV sambil melirik sang Istri.
__ADS_1
Aldo merasa kenapa Disti tak kunjung ke kamarnya, dia pun turun ke bawah, di bawah Aldo langsung mrngambil alih Aldis, mrnimangnya hingga tertidur.
Tak lama Aldo mengajak Disti, tetapi Ingki berkata " Aldo, aku ada perlu sebentar sama Disti, urusan Kantor ".
Aldo pun langsung mengerti dan beranjak ke kamar.
Ingki meminta Disti ke ruang kerja, dan.....
meminta Disti menandatangani berkas yang tidak masuk di akal.
Berkas itu menyatakan " Semua aset perusahaan di serahkan kepada Hadisti Putri, Tetapi Disti tidak boleh meninggalkan Ingki ".
Disti cerdas dia pun menandatangani itu semua dan berkata kepada Ingki " bermimpilah setinggi-tingginya karena aku tidak pernah mencintaimu, meskipun kita se atap ".
Di kamar Disti menidurkan Aldis, dia pun tidur disebelah Aldo.
Tidak ada yang di lakukan Aldo, hanya memeluk Istrinya dan ingatan yang penuh dengan Misteri.
Pagi menjelang, Disti bangun lebih dulu dan menyiapkan sarapan.
Aldo menyusul Disti dan mengecup pucuk kepala Disti lalu membantu menyiapkan sarapan.
Setelah sarapan siap Disti lalu memanggil Ingki tetapi ternyata Ingki sudah pergi ke kantor.
__ADS_1
Setelah sarapan Aldo bersiap untuk ke rumah orangtuanya, Di Basement Ingki telah menyiapkan mobil merk ternama untuk Disti.
Mobil dengan warna Biru itu pun melesat menuju ke rumah Aldo, di rumah Aldo di sambut dengan penuh kehangatan.
Setelah berbincang Aldo pun berpamitan untuk ke ruang kerja.
Di laci ruang kerja ada foto mereka berdua, Foto saat pertama menjalin kasih.
Dan ada sebuah map (berisi surat cerai) tetapu Aldo tidak membukanya.
Aldo hanya mengambil berkas perusahaan dan foto bertiga bersama Aldis.
Di ruang tamu, Papa dan mama sudah pusing bagaimana dengan Disti, tetapi Disti menjelaskan bahwa ingin menyembunyikan hubungannya dari Aldo, pada saatnya tiba semua akan di beritahukan kepada Aldo.
Tak lama Aldo pun ikut berbincang di ruang tamu.
GUYS bagaimana kelanjutan ceritanya..
nantikan next update yah.
terimakasih-khamsahamida
🙏🙏🙏💙💙💙
__ADS_1