Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
ALDO BERULAH LAGI.


__ADS_3

Sesampainya di Hotel, Adrian sengaja menyiapkan kamar di sampingnya dan meminta pengawal untuk berjaga.


Adrian tak mau ada kejadian Disti menangis lagi, di lain tempat Kusuma melacak keberadaan Disti, Aldopun sama paniknya.


Penjagaan pengawal yang begitu ketat membuat Disti sangat aman.


Aldo meminta seseorang untuk menyiapkan Tali dan beserta kelengkapan ala emanjat tebing, Aldo juga meminta seseorang memantau kondisi sekitar hotel.


Sesampai Balkon Kamar Disti yang berada di Lantai 10 Aldo pun mengetuk pintu Balkon, betapa paniknya Hadisti melihat Aldo sedang berada di pintu balkon.


Saat Disti membuka pintu, Aldo langsung memeluk Disti dengan Erat, Aldo terisak karena perbuatan dan perkataan yang di lontarkan kepada Disti kemarin.


Tetapi Disti hanya datar lalu berkata " tolong lepaskan tanganmu Al, aku tidak ingin bertemu dengan siapapun saat ini ".


Aldo lalu berkata " Dis, kumohon aku akan menjelaskan kepadamu, setelah aku pulih, Mama dan Papa memintaku meninggalkan Indonesia, dan aku..."


Perkataan Aldo terpotong oleh Disti, sebaiknya kamu Pergi Al, tolong jangan temui aku lagi.


Aldo pun Pergi dengan hati yang sangat sedih, setelah Aldo pergi Disti benar-benar menangis, dia menahan perutnya yang terasa sakit.

__ADS_1


Saat ia meraih Ponselnya dan memencet tombol nama Adrian, Disti pun pingsan.


Adrian melihat handphonenya tertera nama Disti langsung mengagkat telefon tetapi tidak ada jawaban, Adrian langsung ke kamar Disti dan kebetulan Pintu belum terkunci.


Melihat Disti tergeletak dan bercucuran darah di kakinya, Adrian Panik lalu menggendong Disti menuju Lobby dan meletakkan Disti pelan-pelan menuju kursi lalu melaju ke rumahsakit terdekat.


Sesampainya di rumah sakit, Adrian berteriak memanggil parawat, Disti di dorong menuju ruang tindakan.


Dokterpun menangani selama kurang lebih hampir 1 jam, Adrian hanya panik dan mondar-mandir di depan pintu ruang tindakan.


Setelah Dokter keluar, Adrian langsung bertanya kepada Sang Dokter bagaimana kondisi Disti, Dokter bertanya siapa Adrian Adrian menjawab " saya adik iparnya dokter, lalu Dokter berkata " Kandungan Disti sangat lemah, beruntung segera di bawa ke rumahsakit kalau tidak bisa mengalami keguguran ".


Adrian hanya terdiam saat tahu hal tersebut, Adrian lalu mengiyakan permintaan dokter.


Adrian sangat kesal sebenarnya apa yang terjadi kepada dirinya, tetapi Disti hanya diam.


Adrian menelefon seseorang untuk mengechek CCTV, tak lama ternyata Adrian baru sadar kalau yang menyebabkan Disti seperti ini adalah Aldo.


setelah Disti di pindahkan di kamar inap, Adrian memutuskan untuk memberitahukan kepada Orangtua Disti, setelah menelefon terlihat Ibu dan Bapak Disti sangat kawatir, Adrian berjanji akan menjaga Disti.

__ADS_1


Setelah telefon berakhir, Disti meminta Adrian untuk esok segera Pulang, tetapi Adrian tidak mau, karena Kondisi Disti masih lemah.


Dan Adrian berkata untuk urusan Perusahaan dia akan menghandle semuanya.


Setelah urusan Perusahaan selesai Adrian berjanji untuk mengajak Disti pulang ke Indonesia.


Di rumahsakit Adrian menyuapi Disti, dan mengurus keperluan Disti.


Adrian meminta seseorang untuk merahasiakan keberadaan Disti, karena demi keamanan Disti.


Di lain pihak Kusuma lagi-lagi kesal karena tidak menemukan keberadaan Disti.


Apalagi Aldo, dia sangat frustasi karena tidak bisa menjekaskan kepada Disti apa yang sebenarnya terjadi.


Tak terasa sudah 3 hari sudah Disti menjalani Perawatan,dan Hari ini Disti di perbolehkan kembali pulang, Disti memutuskan meninggalkan Singapura dan kembali ke Indonesia.


Jadwal penerbangan malam Disti ambil karena dia tidak mau antara Aldo dan Kusuma tahu keberadaanya.


apa yang akan terjadi...

__ADS_1


nantikan next update yah...


🙏🙏🙏💙💙💙


__ADS_2