Ketika Cinta Datang Dan Pergi

Ketika Cinta Datang Dan Pergi
DISTI KEMBALI TERLUKA


__ADS_3

Sesampai di Bandara Disti langsung menuju ruang tunggu, di ruang tunggu Disti menanti BoardingPass, Adrian mengurus segala sesuatunya.


Tak lama mereka berdua pun berada di dalam pesawat dan menempuh perjalanan 1 jam lebih.


Setelah sampai di Indonesia, Disti langsung di jemput sopir untuk kembali ke rumah.


Di rumah Bapak dan Ibu lalu ingin berbicara kepada Disti.


Bapak berkata Nak, Setelah Anakmu lahir apa rencanamu?


Disti menjawab " Disti ingin sendiri Pak, Disti ingin menata hidup Disti bertiga saja, Disti sudah cukup terluka Pak, sambil memeluk sang Bapak ".


Ibu hanya menyarankan Disti mencari pendamping untuk masa depannya,tetapi Disti hanya diam.


Adrian lalu berkata " Ibu, Bapak...Jika bayi itu lahir biar saya yang jadi Walinya.


Disti hanya tidak habis fikir dengan Perkataan Adrian.


Adrian POV


Adrian adalah adik tiri Arkana Ingki Riwang, jadi Papa Ingki dulu mempunyai anak dari wanita lain, tetapi Kakek Ingki tidak menyetujui hubungan mereka di karenakan Beda Kasta.

__ADS_1


Adrian Di besarkan oleh kerabat Kakek dan tetap di beri wewenang mengurus perusahaan meskipun Ahli waris jatuh kepada Arkana Ingki riwang.


Karena Ingki telah meninggal jadi semua aset jatuh kepada Hadisti Putri dan buah hatinya.


POV end.


Adrian adalah sosok yang lembut, keberadaan Adrian membuat Disti sedikit mengobati luka hatinya.


Bapak mendengar perihal tersebut hanya bisa berkata semua apa kata Disti, Disti terlihat terdiam.


Kakek Adrian, dan seluruh keluarga sudah di beritahukan perihal masalah Adrian menjadi wali dari anak Disti nantinya, tetapi mereka curiga apabila adrian menyimpan rasa kepada Disti.


Adrian pun berkata " tetapi anak itu akn membutuhkan wali, apakah di dalam akte kelahiran hanya ada nama sang Ibu, pikirkan kembali ".


Disti menjawab " jika saya memperbolehkanmu menjadi wali bukan berarti saya juga menerima cintamu dan bersedia menjadi pendamping hidupmu ".


Lalu Mereka pun memutuskan untuk mengajak Aldis ke taman bermain, setelah sampai taman Bermain terlihat Aldo dari kejauhan.


Aldo ingin mengambil hak asuh atas Aldis dengan suara gertakannya, Disti pun terisak, dalam Gendongan Aldis menangis karena di ambil paksa oleh Aldo.


Adrian hanya geram melihat hal tersebut, lagi-lagi dia menahan emosinya melihat Disti terluka.

__ADS_1


Dengan isak tangis Disti masih larut dalam kesedihannya, Disti meminta Adrian untuk mengantarkannya pulang ke rumah.


Sesampai Di rumah Bapak dan Ibu kaget bukan main, Disti terisak lalu memeluk kedua orangtuanya.


Setelah tenang, Disti menceritakan apa yang terjadi kepada orangtuanya, Bapak pun menimpali dengan berkata " Nak, Sebaiknya tanya baik-baik apa maunya Aldo, kenapa sampai membawa Paksa si Aldis ".


Ibu juga menambahkan " Sebaiknya temui Aldo bersama Adrian, Ibu takut Aldo berbuat nekat ".


Adrian hanya berkata dengan santai " Disti, alangkah baiknya Beristirahatlah dahulu besok pagi kita akan menemui Aldo bersama-sama ".


Disti pun Mengiyakan perkataan Adrian dan beranjak ke kamar untuk terlelap dalam mimpi indah.


Keesokan Paginya Disti bergegas untuk bersiap menemui Aldo di Perusahaannya selain menyelesaikan Masalah kemarin, Ada beberapa masalah Perusahaan yang di bahas.


Adrian terlihat mengekor di belakang Disti, sesampainya di Perusahaan Aldo, Adrian tidak di perbolehkan masuk ke ruang Meeting, Disti mencoba tenang dan membiarkan Aldo berbicara.


Aldo pun mulai dengan pelan menjelaskan yang terjadi dengannya.


Disti masih terlihat menyimak perkataan Aldo, dan menerka-nerka apa sebenarnya yang terjadi.


Bersambung Guys...🙏🙏🙏💙💙💙

__ADS_1


__ADS_2