Kupilih Hatimu

Kupilih Hatimu
KPH (76)


__ADS_3

jangan lupa baca KPH 75 dulu ya kakak2 readers tersayang😘 biar gak bingung 🤭


________________________


Selesai upacara pernikahan, mereka pulang dan berkumpul di rumah Tom untuk makan siang bersama. Triana terlihat sudah lelah, ia duduk sambil mengusap-usap perutnya. Sedangkan Aurel tersenyum melihat perut Triana.


"Kenapa tersenyum?" tanya Fariz yang penasaran melihat Aurel tersenyum.


"Perut Aurel nanti seperti itu ya?"


"Tentu saja perut kamu juga akan membesar, sayang," ucap Fariz.


"Tidak sabar, rasanya," gumam Aurel.

__ADS_1


Mereka makan siang bersama untuk merayakan hari pernikahan Fitri dan Tom. Triana sangat senang melihat ibunya mendapatkan pendamping seorang pria yang baik. Triana merasa sangat bahagia hari ini. Melihat semua orang berkumpul, orang-orang yang Triana sayangi. Triana mengenang kembali perjalanan hidupnya.


Awal perjalanannya dimulai saat lulus SMA dia bertengkar dengan ibunya. Saat itu, Triana hampir saja diperkosa oleh ayah tirinya yang suka sekali mabuk-mabukan. Saat itu Triana dimarahi dan diusir Fitri lalu ia pergi ke Jakarta bersama temannya, Ike. Dulu Triana sangat membenci ibunya karena itu. Setelah ia bekerja di sauna milik Ike, ia berubah menjadi seorang kekasih bayaran.


Siapa sangka, Triana terlibat masalah dan harus menikah dengan pria yang sama sekali tidak ia ketahui seperti apa wajahnya. Ia melanjutkan kuliahnya dan bertemu seorang dosen yang terus menggangunya. Perlahan hati Triana tertarik pada sang dosen yang dikategorikan mesum olehnya, tapi anehnya Triana justru terbuai dengan kemesuman sang dosen. Triana sadar ia telah bersuami, sejauh mungkin ia mencoba menghindari.


Namun Tuhan memberikan kemudahan dalam perjalanan cintanya, karena pria yang ia sukai, pria yang ingin ia hindari adalah pria yang menikahinya. Sang Dosen mesum yang membuat Triana jatuh cinta adalah Lanzi, suaminya yang kini duduk di sampingnya dengan senyuman manis menatap wajah Triana yang kelelahan.


Hari ini, semua terlihat bahagia. Dengan meriahnya canda tawa, seakan tidak pernah ada badai di kehidupan mereka semua. Padahal masing-masing diantara mereka mengalami duka sebelum akhirnya bahagia. Aurel, Fitri, mereka juga mengalami banyak cobaan dalam kisah cinta, dan keluarga.


Mereka hanya tinggal menunggu hari kelahiran bayi mereka. Tawa renyah menghias ruang makan yang menjadi tempat mereka berkumpul, sambil sesekali saling menyuapi pasangan masing-masing, senyuman itu tak pernah lepas. Jika ada yang bertanya, "Kapan hari paling bahagia di dalam hidupmu?" Maka Triana akan menjawab dengan senyum, "Hari ini. Hari dimana semua berkumpul dan tertawa bersama. Hari yang tidak akan mereka lupakan."


TAMAT

__ADS_1


____________________________


Hy readers.


Ini adalah akhir kisah mereka, Triana Safitri dan Lanzi Leonard.


terima kasih buat kalian yg udah suport novel ini, dengan LIKE, VOTE, BINTANG, KRISAN yang membangun. Author sangat bahagia, kalian tetap setia menemani perjalanan cinta Tri dan Lanzi. Tanpa kalian, novel saya bukanlah apa2.


Terima kasih buat tim Mangatoon, admin dan semua jajarannya, yang mau menampung tulisan saya yg jauh dari kata sempurna.


Terima kasih sekali lagi buat pembaca novelku🙏🙏😘😘😘


jangan lupa baca ekstra partnya ya😉

__ADS_1


I LOVE YOU semua♥️♥️


__ADS_2