
Triana sampai dikota Bandung jam 3 dini hari.Triana bingung akan pergi kemana.Dia ketakutan ditempat asing ditambah pada dini hari suàsana sepi sekali.Triana melihat warung kopi yang dijaga oleh wanita paruh baya.Triana menghampiri warung kopi tersebut
"Permisi bu!"ucap Triana
"Muhun neng,bade meser naon(ya neng,mau beli apa)"tanya wanita itu
"Boleh saya numpang istirahat disini bu?"tanya Triana
"Oh..silahkan neng.Neng teh dari dari kota J ya?"tanya ibu pemilik warung itu dengan senyum ramah
"Iya bu.Tolong buatkan saya teh hangat gulanya sedikit saja ya bu!"ucap Triana
"Kenapa atuh neng sendirian pagi buta seperti ini?"ucap ibu itu seraya mengaduk teh pesanan Triana.Setelah pemilik warung menyodorkan tehnya,Triana segera meminumnya sedikit sedikit untuk menghilangkan hawa dingin pegunungan
"Saya hanya ingin menghindari seseorang bu!,saya bahkan tidak tahu akan kemana setelah tiba disini.Saya juga kehabisan uang cash,bisakah ibu beritahu saya disini yang ada ATM dimana?"tanya Triana
"Di minimarket seberang jalan itu ada kok neng,cuma bukanya teh siang!"jawab ibu warkop
"Oh..makasih ya bu!"ucap Triana.Dalam hati Triana bingung harus berlindung dimana sambil menunggu minimarket itu buka.Triana celingukan
"Neng teh namanya siapa?"tanya ibu Warkop
"Saya Triana bu!"jawab Triana
"Neng Triana!,,nama saya Tuti.Neng bisa panggil saya bi Tuti!"ucap Tuti.Triana tersenyum mengangguk
"Ini kan masih jam 3 pagi.Neng juga tidak punya tujuan untuk pergi.Lebih baik istirahat saja disini sambil menunggu minimarket buka jam 12"ucap Tuti kembali
"Boleh bi?"tanya Triana ragu
"Boleh,lagipula bibi tinggal sendiri disini.Masuklah dan istirahat.Bibi juga sudah akan menutup warung!"ucap Tuti
"Iya bi,terima kasih banyak!"ucap Triàna.Triana melangkah masuk kedalam warung.Warung berukuran 5×5 M2 itu memiliki satu kamar dan dapur.Sedangkan kamar mandinya terpisah diluar dibelakang warung.Bi Tuti menutup warungnya
Selang dua jam kemudian Sony sampai didepan warung tempat Triana menginap.Dia tersenyum senang karena menemukan Triana
*Flashback*
"Halo.ini bis kencana "tanya Sony.Sony mencatat nomor ponsel yang tertera dikaca belakang mobil
"Iya benar! ada apa?"tanya sang kernet bus
"Di bis itu ada istri saya yang sedang kabur karena bertengkar dengan saya.Bisakah saya minta tolong,jika dia turun nanti beritahukan dimana dia turun?"tanya Sony
"Istri bapak seperti apa?"tanya kernet bus kembali
"Dia memakai baju dress pendek selutut berwarna pink dan menenteng tas hitam,rambutnya ikal sebahu! apakah ada?"tanya Sony
"Oh iya ada.dia duduk dikursi paling belakang.Yasudah nanti saya kabari kalau istri bapak turun!"ucap kernet bus itu
__ADS_1
"Terima kasih pak,terima kasih banyak hiks hiks saya tidak tahu harus mencari dia kemana kalau saja bapak tidak menolong saya!"ucap Sony berpura pura sedih
"Iya pak sama sama,saya senang bisa membantu!"ucap kernet bus lalu menutup telponnya
*Flashback off*
Dan disinilah Sony sekarang.Dia tidur didalam mobilnya menunggu warung itu buka kembali esok hari.Sony melihat jam di ponselnya
"Baru jam lima pagi,sebaiknya aku tidur dulu.Aahh lelahnya,,sampai bertemu besok Triana!!"ucap Sony tersenyum bahagia.Dia lalu tidur didalam mobil sedannya didepan warung kopi dengan membuka sedikit kaca jendela mobilnya
Pagi haripun tiba.Jam 8 pagi bi Tuti bangun dan memasak sarapan.Bi Tuti biasa membuka warungnya jam 9 pagi.Triana yang mendengar suara dari dapur jadi terbangun
"Pagi bi,maaf saya malah enak enak tidur dan tidak membantu bibi!"ucap Triana merasa tak enak hati
"Gak apa apa neng,lagipula cuma masak nasi dan tempe goreng!,Neng mandi dulu sana! nanti kita sarapan bareng.Kamar mandinya teh ada dibelakang!"ucap bi Tuti
"Iya bi,makasih!"ucap Triana
Triana pergi kebelakang rumah membawa handuk yang diberikan oleh bi Tuti dan mandi.Sedangkan Sony yang silau oleh cahaya matahari terbangun dan melirik jam tangannya
"Eehhmm..jam setengah 9,warungnya belum buka.sebaiknya aku pergi ke minimarket dan memarkir mobilku disana saja!"Sony menggeliat lalu memutar mobilnya dan memasuki parkiran minimarket.Minimarket itupun belum buka,akhirnya Sony hanya duduk diam dalam mobil yang menghadap ke warung kopi didepan minimarket
"Loh eneng kok pake baju bekas semalam?"tanya Tuti
"Saya cuma bawa baju yang dipakai saja bi!"ucap Triana
"Kenapa tidak bilang!,bibi kan bisa kasih baju ganti buat neng.Ada baju bekas anak perempuan bibi.Bibi ambilkan ya?"ucap bi Tuti
"Neng mau pergi kemana? udah ada tempat untuk tinggal?"tanya bi Tuti
"Jalan jalan saja bi,berkeliling Bandung.Setelah itu pulang!"ucap Triana.Padahal Triana hanya berniat mencari hotel untuk menginap.Jam menunjukkan pukul 9.Sudah waktunya bi Tuti membuka warung,sebagai balas budi Triana menawarkan diri membuka warung kopi bi Tuti
Para pemuda yang tinggal disekitar tempat itu biasanya meminum kopi di warung bi Tuti.Pagi ini karena melihat Triana yang menjaga warung,pembeli diwarung bi Tuti jadi sangat ramai.Bi Tuti sedang membuat gorengan dan Triana yang menyeduhkan kopi para pelanggan.Diseberang warung Sony sangat kesal melihat para pria yang terus memandang Triana
"Bi Tuti ini siapa?meni geulis(sangat cantik)"tanya seorang pemuda yang tertarik melihat kecantikan alami Triana
"Ponakan bibi Jang"jawab bi Tuti menjawab pertanyaan Ujang
"Jangan digodain,sudah punya suami!"ucap bi Tuti kemudian
"Huuhhh..!!"ucap para pembeli yang semuanya adalah pria.
"Tapi kalau memandang boleh kan bi!!"celoteh Ujang.Triana hanya tersenyum menanggapi ucapan para pelanggan bi Tuti.Para pembeli satu persatu pergi setelah membayar dan menghabiskan kopi mereka.Tak terasa sudah jam 12 lewat
"Bii..saya ke minimarket dulu ya bi!"Triana pamit pada bi Tuti
"Iya neng,hati hati nyebrangnya.Soalnya teh mobil sama motor yang lewat teh ngebut ngebut aja!"ucap bi Tuti.Triana melangkah menyebrang ke arah minimarket.Setelah menarik sejumlah uang dari ATM,Triana keluar dari minimarket.Saat Triana di parkiran Sony keluar dari mobil sedan hitamnya
"Hai Triana,,sepertinya kita berjodoh!"ucap Sony
__ADS_1
"KAAMMUU..ngikutin saya!!"ucap Triana terkejut melihat Sony di parkiran minimarket
"Pacaran yukk!!"ucap Sony to the point
"Apaa..dasar gila!,,mana ada dua orang pacaran setelah bertemu untuk kedua kali,,!!lagipula aku tidak mau.Aku menolakmu jadi jangan dekati saya lagi!"ucap Triana lalu melangkah pergi kembali warung
"Bi saya harus segera pergi,ada orang gila yang ngikutin saya.Terima kasih banyak buat kebaikan bibi!"ucap Triana
"Oh iya neng,sama sama.Neng hati hati dijalan,dan semoga liburannya menyenangkan!"ucap bi Tuti.Setelah berpamitan Triana pergi menaiki taxi mencari hotel untuk menginap.Sony membuntuti taxi yang ditumpangi Triana.Triana tidak tahu jika Sony terus mengikutinya
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**di rumah Lanzi
Lanzi mendapat notifikasi E-banking dan segera mengecek ponselnya
"Apaa..Bandung!!,,jauh sekali dia kabur!"ucap Lanzi.Dia bergegas mandi dan meluncur menuju ke Bandung,ke tempat terakhir transaksi ATM yang Triana lakukan.Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
"Tunggu aku disana sayang!,aku akan membawamu kembali!"gumam Lanzi
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**di hotel ×××
Triana sudah mendapatkan kamar dihotel itu.Setelah melihat Triana memasuki lift,Sony masuk dan memesan kamar juga disana.Sony menitipkan pesan pada resepsionis
"Mba kalau wanita yang baju pink tadi keluar dari hotel tolong beritahu saya.Dia istri saya sedang ngambek biasalah!"ucap Sony.Triana merasa badannya sangat lelah karena itu dia langsung merebahkan tubuhnya.Triana lalu menghidupkan ponsel yang semalaman dia matikan.Lanzi memasang GPS di ponsel Triana saat mereka pertama kali bertemu sebagai suami istri,untuk berjaga jaga.Saat Triana menghidupkan ponselnya,secara otomatis GPS di ponsel Triana aktif dan Lanzi bisa melacak lokasi Triana
"Akhirnya..aktif juga.. sayang,aku pastikan kamu harus mendengarkan penjelasanku dengan apapun caranya!"ucap Lanzi.Lanzi sampai diparkiran hotel jam 7malam dan menanyakan nomor kamar Triana tetapi resepsionis itu tidak bisa memberitahunya karena itu privacy pelanggan.Akhirnya Lanzi hanya bisa menunggu diparkiran,siapa tahu Triana keluar mencari makanan.Dan benar dugaan Lanzi,Triana keluar dan berjalan ditrotoar menikmati pemandangan malam kota Bandung.Seorang pria memakai topi hitam dan kacamata hitam serta menutupi hidung dan mulutnya dengan masker karakter mulut tengkorak
Pria itu mengikuti Triana dengan jarak sepuluh meter dari Triana yang berjalan didepannya.Triana merasakan ada yang menguntitnya.Sony yang diberitahu bahwa Triana keluar segera mengikuti Triana tapi Sony melihat pria mencurigakan mengikuti Triana.Triana mempercepat langkahnya sampai disebuah jalanan sepi pria itu berlari mengejar Triana dan dengan cepat membekap mulut Triana dengan satu tangan dan tangan yang lain mendekap tubuh Triana
""Mmmm llepass..tolong!!"Triana meminta tolong tapi suaranya tertahan karena dibekap pria misterius itu.Triana menangis ketakutan dan terdengar pria itu berkata didekat telinga Triana
"Sudah puas jalan jalannya sayang?"ucap pria itu.Triana berhenti menangis dan mengenal suara itu
"Mas Lanzi.."gumam Triana.Ya itu adalah Lanzi,dialah yang mengikuti Triana sejak keluar dari hotel.Lanzi melepaskan bekapannya dan memeluk Triana dengan erat.Sony yang baru saja tiba langsung menarik tubuh Lanzi dan memukul wajah Lanzi
Buuggg..Lanzi seketika tersungkur kebelakang dan tergeletak di jalan
"Aaakkhhh..."Triana menjerit melihat Sony memukul Lanzi.Triana mendorong Sony hingga terjengkang lalu membantu Lanzi berdiri.Sony berdiri dengan kesal
"Lo gak tahu terima kasih.gw dah bantuin lo dan lo malah ngedorong gw!!"ucap Sony yang kesal karena Triana malah mendorongnya hingga jatuh
"Bantuin apa Son?,,dia suamiku!!,,orang yang baru saja kamu pukul ini adalah suamiku!!"teriak Triana marah
"Suu suuaamii?"tanya Sony tak percaya
"Iyaa dia suamiku!"ucapnya pada Sony
__ADS_1
"Ayo mas..kita balik ke hotel!"ucap Triana pada Lanzi.Triana memapah Lanzi ke hotel.Setelah sampai parkiran Lanzi membuka masker,kaca mata serta topinya dan masuk kedalam lift bersama Triana menuju lantai 3 tempat Triana menginap