
Triana makin merapat memeluk lengan Lanzi
(Wanita ini adalah Casandra istri pertama mas Lanzi.Apa dia bakalan ngelabrak aku wanita jalang yang merebut suaminya)Triana bergumam dalam hati.Lanzi tahu jika Triana sedang ketakutan karena itu Lanzi melepaskan pegangan tangan Triana dan memeluk pundak Triana erat.Triana melingkarkan kedua tangannya kepinggang Lanzi
"Kak Lanzi..ini siapa?"Casandra bertanya sambil menunjuk Triana.Triana gemetaran Casandra mulai menanyakan tentang dirinya pada Lanzi
"Dia istriku..wanita yang kucintai!"ucap Lanzi datar
"Oh..kenalin aku Casandra adik temannya kak Lanzi!"Casandra mengulurkan tangan ke arah Triana.Triana menatap wajah Lanzi.Lanzi mengangguk,Triana pun menjabat uluran tangan Casandra
(Dia tidak mengenalkan diri sebagai istri pertama mas Lanzi?)gumam hati Triana menatap heran ke arah Casandra
"Mentang mentang dah punya istri jadi aku gak dipersilahkan masuk!"ledek Casandra.Lanzi tersadar dan mempersilahkan Casandra masuk
"Masuklah!!"ucap Lanzi mempersilahkan.Casandra berjalan didepan mereka menuju ke ruang tamu
"Sayang,buatkan minuman ya buat Cassy"ucap Lanzi
"Baik mas!"jawab Triana,sebelum pergi ke dapur Triana menoleh dan menatap Casandra.Casandra hanya tersenyum kearah Triana yang dibalas senyum oleh Triana.Triana pun melangkah kedapur.Setelah Triana tidak terlihat barulah Casandra bicara pada Lanzi
"Maaf kak..soal tiga tahun yang lalu.Aku begitu bodoh mempercayai laki laki brengsek itu.Aku bahkan hiks hikss..mengabaikàn keluargaku satu satunya,aku tidak mengantarkannya ke peristirahatan terakhirnya hikss hikkss.Aku ingin menebus semua kesalahanku yang dulu!"ucap Casandra.Lanzi menghampiri Casandra dan duduk disampingnya lalu memeluk Casandra yàng sedang terisak.Triana membawa tiga gelas teh dari dapur.Saat sampai di ruang tamu langkah Triana terhenti melihat Lanzi memeluk Casandra,Triana mengeratkan pegangannya dinampan agar teh itu tidak terjatuh
(Tenang Triana..tenang.Kalau mas Lanzi berniat macam macam pasti tidak akan dihadapanmu.Tenangkan pikiranmu jangan berpikiran buruk!)Triana menenangkan pikirannya.Triana sudah bertekad untuk selalu percaya pada Lanzi.Triana melanjutkan langkahnya ke ruang tamu.Casandra mendorong Lanzi saat melihat Triana sudah dihadapan mereka
"Maaf kak Triana..aku dan kak Lanzi..hanya."ucapan Casandra dipotong oleh Triana
"Aku percaya mas Lanzi tidak bermaksud lain.Dia sudah bilang padaku kalau kamu sudah dianggap sebagai adiknya!,tak perlu sungkan padaku.Anggaplah aku juga sebagai kakakmu"ucap Triana.Casandra tersenyum menatap Triana
"Hemm..aku tahu kak Lanzi pasti mendapatkan istri yang baik!"ucap Casandra
"Cassy..aku sudah memaafkanmu.Aku tahu kamu dari kecil.Kamu anak yang baik.Aku yakin kamu hanya sedang dibutakan oleh cinta dan aku yakin kamu akan kembali suatu saat!"ucap Lanzi.Triana duduk didepan mereka
__ADS_1
"Cassy..bisakah aku meminta sesuatu padamu?"tanya Lanzi dengan hati hati.Lanzi takut menyakiti Casandra
"Tentu..katakanlah.aku akan memberikan apapun yang kakak minta sebagai tanda permintaan maaf!"ucap Casandra
"Tolong tanda tangani berkas perceraian kita!,Aku ingin pernikahanku dan Triana bisa diresmikan tapi dimata pengadilan Triana hanyalah istri kedua.Karena itu aku ingin bercerai denganmu!"ucap Lanzi.Casandra memasang tampang marah dan dengan ketus berkata
"Menceraikanku?"ucap Casandra dengan marah
"Tentu..saja.dengan satu syarat!"ucap Casandra serius.Wajah Lanzi dan Triana sudah tegang karena khawatir permintaan Casandra sesuatu yang sulit dipenuhi
"Aku akan berikan uang berapapun asal jangan meminta sesuatu yang tak bisa ku penuhi!"ucap Lanzi.Pandangan Casandra berubah ceria dan sedetik kemudian dia tertawa
"Ha aha ahaaha...kakak ini serius sekali.aku hanya bercanda.Aku tidak akan mempersulit kakak.Tapi aku butuh pertolongan dari kakak dan itu bukanlah uang!"ucap Casandra
"Kamu mau minta tolong apa?,katakan saja!"ucap Lanzi
"Bantu aku untuk meminta maaf pada mas Surya!"ucap Casandra dengan sedih
"jika bisa..akan kupenuhi.tergantung pada permintaanmu!"ucap Lanzi
"Aku ingin tinggal disini beberapa waktu.Aku merasa sesak dan sedih tinggal dirumah.Kemarin malam aku terus terjaga karena ingat segala kenangan dirumah itu dengan kak Aryan.Aku janji tidak akan merepotkan kalian.Cukup ijinkan aku tinggal disini itu sudah cukup!"ucap Casandra
"Tentu saja boleh.Iya kan Tri!"Lanzi menatap Triana
"Iya..tentu saja.Aku juga senang jika Cassy mau tinggal disini jadi saat mas Lanzi sibuk kerja,Cassy bisa menemaniku di rumah!"Triana bangun dan menghampiri Casandra
"Ayo aku antar kamu ke kamarmu!"Triana mengulurkan tangan dan disambut Casandra dengan riang.Casandra langsung menggamit lengan Triana dan mengikuti Triana yang akan membawanya ke kamar.Setelah mereka naik keatas.Lanzi mengirim pesan pada Surya
*Isi pesan Lanzi
Sur..besok aku mengundangmu makan siang di rumah.Aku ingin memperkenalkan istriku.Kamu sudah pernah bertemu dengannya tapi kamu tidak tahu kalau dia istriku,jadi jangan lupa datang!*
__ADS_1
"Semoga saja perasaan Surya masih tersisa untuk Cassy.Aku tahu alasan Surya sampai saat ini tidak mau menikah.Itu semua karena cintanya yang begitu mendalam pada Cassy.Aku sangat berharap mereka bisa bahagia!"gumam Lanzi.Lanzi lalu pergi keruang perpustakaannya dan mengambil secarik surat yang sudah lama dia persiapkan.Lanzi membawa surat itu ke kamar Casandra
'tok tok tok..'
'ceklekk' Casandra membuka pintu kamarnya
"Ada apa kak?"tanya Casandra
"Loh Triana kemana?"tanya Lanzi
"Kak Triana sedang mengambilkan piyama tidur untukku.Kakak ada apa nyari kak aku apa nyari kak Triana?"goda Casandra
"Aku mencarimu untuk tanda tangan.Dan juga mencari istriku.Aku takut nanti dia malah tidur denganmu dan membuatku tidur sendirian!"kelakar Lanzi
"Hahaha.."Casandra tertawa
"Apa yang kalian tertawakan?"Triana tahu tahu sudah dibelakang Lanzi membuat Lanzi dan Casandra terlonjak kaget
"Sayang!!,kamu jalan kaya ninja aja gak kedengeran hehe!"ucap Lanzi
"Gak ada apa apa kak!"ucap Casandra membuat Lanzi bernafas lega tapi kemudian mata Lanzi membelalak
"Kak Lanzi cuma takut kalau kak Triana tidur disini dan membiarkan dia sendirian hahaahaa!"Casandra bersembunyi dibelakang Triana
"Awas kamu Cassy..dah berkhianat sama kaka!"Lanzi mencoba menangkap Casandra dibelakang Triana.Casandra memutar mutar tubuh Triana menjadi tameng dari serangan Lanzi
"Sudah sudahh kalian ini.aku jadi pusing!"Triana mengomeli mereka berdua.Lanzi kasihan mendengar Triana pusing.Jelas saja Triana pusing karena diputar putar oleh Casandra
"Sudah malam istirahatlah.ini piyamamu!"ucap Triana menyodorkan piyama miliknya pada Casandra
"Oh iya..besok siang kakak mengundang Surya makan siang disini!,Jadi kalian berdua bersiaplah menghadapi Surya!"ucap Lanzi lalu menarik tangan Triana pergi kekamar mereka.Casandra sedikit gelisah setelah Lanzi bicara soal Surya
__ADS_1
(Tenanglah Casandra.Aku harus bisa meminta maaf pada mas Surya.Hem ngomong ngomong tinggal disini benar benar bisa melupakan kenangan dirumahku)Casandra bergumam dalam hati dan lalu pergi mengunci pintu dan berganti baju dengan piyama lalu merebahkan tubuhnya diranjang kamar tamu itu