
*Keesokan hari jam makan siang
"Kak..!kakak tidak pergi bekerja?"tanya Casandra yang heran melihat Lanzi tidak pergi kemanapun
"Kakak..ada urusan penting hari ini!,jadi libur bekerja dulu!"jawab Lanzi
"Urusan penting apa mas?"tanya Triana
"Mendaftarkan rencana pernikahan kita.Karena saat aku menikahimu dulu kamu tercatat sebagai istri keduaku.Cassy sudah tanda tangan jadi aku ingin segera melangsungkan pesta pernikahan kita dan mengakui hanya kamu satu satunya istriku!"ucap Lanzi.Triana berkaca kaca mendengar ucapan Lanzi
"Ekheemm.. jadi terharu lihat kalian berdua.Selamat kak Lanzi,kak Triana!,aku ikut bahagia"ucap Casandra
"Terima kasih Cas!,aku harap kamu juga bisa temukan lelaki yang cocok denganmu segera!"ucap Triana
"Sepertinya tak lama lagi!"ucap Lanzi
"Aku dan Cassy sudah selesai masak dan menyajikannya di meja makan.Aku dan Cassy mandi dulu sementara menunggu mas Surya!"ucap Triana
"Surya saja sayang!!,jangan pake mas!,itu cuma boleh kamu pake buat manggil aku!"ucap Lanzi
"Apa suamiku ini cemburu?"goda Triana
"Masih berani menggodaku?,aku akan membalasmu nanti.Kamu lihat saja aku tidak akan membiarkanmu beristirahat nanti malam!"Lanzi menatap tajam ke arah Triana dengan senyum menyeringai
"Ah..sepertinya aku harus menutup telingaku selama tinggal disini!"ucap Casandra sambil menapaki anak tangga untuk pergi ke kamarnya
"Baiklah aku akan bersiap menerima hukumanmu..uuh.Semoga saja kamu bisa buktiin ucapanmu mas..shh hihi!"Triana menjawab godaan Lanzi dengàn ucapan halus setengah berbisik dan dibuat seolah sedang mendesah.Setelah itu Triana berlari ke kamarnya untuk berdandan
"Seandainya tidak sedang menunggu seseorang.Aku pasti mengejarmu ke kamar..Hah..dia pandai sekali membangkitkan gairahku!"ucap Lanzi menatap kepergian Triana
ting tong ting tong
"Sepertinya yang ditunggu sudah datang"ucap Lanzi bangkit dari duduknya dan membukakan pintu
"Hei Lan..tumben banget ngundang makan.Pake mau ngenalin istrimu padaku.Memang tidak takut kalau dia naksir aku nantinya!"ledek Surya
"Tidak.Karena aku lebih tampan darimu jadi tidak mungkin istriku tertarik padamu!"ucap Lanzi
__ADS_1
"Kemarin di telpon kamu bilang aku pernah bertemu dengan istrimu,aku makin penasaran siapa gadis bodoh yang mau menerimamu jadi suaminta haha haa!"Surya dan Lanzi sudah terbiasa saling meledek jadi tak ada keseriusan dalam ucapan mereka
"Kamu lihat saja nanti!,Sekarang duduk dulu nanti kita panggil mereka!"ucap Lanzi membawa Surya ke ruang makan dan menyuruhnya duduk.Surya duduk membelakangi tangga sehingga dia tidak tahu Triana sedang turun dari lantai atas
"Sayang sudah selesai mandinya?"tanya Lanzi saat Triana sudah berdiri ditangga terakhir lantai bawah.Lanzi menghampiri dan menggandeng tangan Triana membawanya duduk disampingnya dan berhadapan dengan Surya
"ANAA? tap..tapii kok bisa Lan istri kamu Ana?"tanya Surya saat menatap wanita yang duduk dihadapannya
"Yah..itulah yang namanya takdir Sur!,aku juga baru tahu kalau ternyata orang yang Tom pilih menjadi istriku adalah dia.Kalian sudah kenal kan?,tak apa jika kenalan lagi biar inget!"ucap Lanzi
"Triana,"ucap Triana mengulurkan tangan dengan tersenyum
"Oh..saya Surya !"ucap Surya membalas uluran tangan Triana.Tak lama Casandra turun
"Oh iya tidak apa apa kan kita makan berempat?"tanya Triana.Surya melihat mereka hanya bertiga lalu siapa yang ke empat,Surya sedikit mengernyit heran.Tapi kemudian Surya menoleh kebelakangnya karena Lanzi dan Triana terus menatap ke arah tangga dibelakangnya.Surya refleks bangun dari duduknya dan menatap tak percaya bahwa dia adalah Casandra
"Cassyy..ka..kamuu.!!"Surya terpekik menatap Casandra
"Lama tidak bertemu mas?,apa kabar?"Casandra berjalan mendekati Surya dan mengulurkan tangan.Surya terpaku menatap wajah Casandra dan melirik ke arah tangan Casandra yang terulur.Surya mengangkat tangannya dengan bergetar menyambut uluran tangan Casandra
"Eekkhheemm..kalian kangen kangenannya nanti.Kita makan siang dulu sekarang ok!"ucap Lanzi membuyarkan kecanggungan antara mereka berdua.Casandra menarik tangannya dan duduk dikursi samping Surya.Surya menyusul duduk dan merekapun makan siang dalam diam.Untuk mengusir kebisuan mereka berempat Triana membuka suara
"Boleh kak..kita jalan jalan dan berbelanja baju atau sepatu bagaimana?"ucap Casandra dengan antusias
"Sayang masa ada tamu di rumah kamu dan Cassy malah mau pergi ninggalin kita!"ucap Lanzi berusaha mencegah mereka pergi
"Justru karena ada Surya jadi kita bisa jalan berempat,ya kan?"ucap Triana menatap tajam ke arah Lanzi sambil berbisik
"Biar mereka bicara sambil jalan jalan!"bisik Triana
"Oh..benar juga.Aku rasa kita memang harus sedikit mencari udara segar dengan berjalan jalan,!"ucap Lanzi
"Aku tidak bisa ikut..aku ada rapat!"ucap Surya
"Kau marah padaku?"tanya Triana pada Surya
"Tentu saja tidak!,aku marah karena apa memangnya!"ucap Surya
__ADS_1
"Lalu kenapa kau menolak ajakanku dan mas Lanzi.aku tidak mau tahu sebagai temanmu aku memaksamu untuk ikut denganku titik!"ucap Triana.Surya dan Lanzi terkekeh melihat Triana cemberut
"Hahaa..iya iya aku ikut tapi singkirkan wajah cemberutmu itu atau Lanzi bisa berpaling darimu!"ucap Surya
"Awas saja kalau berani heh!"Triana mendelik kearah Lanzi.Lanzi hanya tersenyum.Acara makanpun selesai dan mereka sedang berunding
"Bawa mobil siapa?"tanya Surya pada Lanzi
"Kalau bawa mobil masing masing gimana?"usul Lanzi.Surya dan Lanzi sedang dihalaman menunggu para wanita mengambil tas dikamar masing masing.Surya tidak menjawab
(Kalau bawa mobil masing masing rasanya akan sangat canggung.Karena pasti Casandra yang semobil denganku)gumam hati Surya.Casandra dan Triana sudah siap dan menghampiri mereka.Triana mengunci pintu rumah dan menggandeng lengan Lanzi
"Ayo!"ajak Triana.Tapi mereka masih berdiri mematung
"Kenapa kok pada diem?"tanya Triana
"Kita pake mobil siapa?.Aku meminta Surya untuk bawa mobil sendiri sendiri tapi dia tidak menjawab.Jadi gimana menurut kamu sayang?"tanya Lanzi
"Kita pake mobil Surya aja.Mas duduk didepan sama Surya,aku dan Cassy dibelakang!"Triana menarik tangan Casandra dan masuk ke kursi belakang mobil Surya.Surya dan Lanzi menyusul lalu merekapun berangkat ke mall MS.Tak butuh waktu lama jarak dari rumah Lanzi ke mall hanya sepuluh menit menggunakan mobil dan tiga puluh menit jika ditempuh dengan jalan kaki
Mereka turun setelah mobilnya diparkir didepan mall.Triana turun dan langsung menggandeng lengan Lanzi.Lanzi dan Triana jalan lebih dulu meninggalkan Casandra dan Surya yang berjalan dibelakang mereka dengan jarak lima langkah
"Mas..aku mau minta maaf atas kesalahanku tiga tahun lalu.Aku tidak bermaksud ingin mengganggumu,aku meminta kak Lanzi mengundangmu kerumah hanya untuk minta maaf saja tapi aku jadi membuatmu harus menemani kami kesini!"ucap Casandra
"Apa hidupmu baik setelah pergi tanpa berita tiga tahun lalu?"tanya Surya tatapan terus tertuju kedepan.Casandra melirik kesampingnya,melihat wajah datar Surya
(Sepertinya hidup Surya baik baik saja tanpaku? aku tidak bisa mengganggu hidupnya lagi)gumam hati Casandra
"Hidupku tentu baik baik saja!"ucap Casandra dengan gugup
"Tapi hidupku tidak baik baik saja setelah kamu pergi!"ucap Surya.Surya menghentikan langkahnya begitu juga dengan Casandra
"Maaf mas.Aku tahu aku sudah sangat jahat pada kalian.Aku tahu semuanya tidak bisa kembali hanya dengan satu kata maaf tapi hiks hiks..aku tetap ingin meminta maaf meski sekalipun mas mungkin hikshiks tidak memaafkanku!"ucap Casandra terisak.Casandra menutupi wajahnya dengan kedua tangan dan berusaha meredam tangisannya karena ditempat umum menangis dihadapan pria pastilah orang berpikir jika si pria menyakiti siwanita
"Sayang mereka tertinggal dibelakang!"ucap Lanzi menoleh kebelakang dan melihat Surya dan Casandra menghentikan langkahnya
"Mumpung mereka berhenti sebaiknya kita cepat kabur dan membiarkan mereka berdua!"ucap Triana.Triana menarik Lanzi untuk berjalan lebih cepat dan naik ke lantai tiga mall MS
__ADS_1
Surya melangkah maju dan mendekap Casandra yang terisak kedalam pelukannya.Surya sangat mencintai Casandra.Hati Surya tidak tahan melihat Casandra menangis.Surya memeluk erat Casandra dan satu tangannya mengusap usap rambut Casandra dengan lembut.Surya berharap dengan begitu Casandra bisa berhenti menangis.Surya mengedarkan pandangannya kesegala arah untuk mencari keberadaan Lanzi dan Triana tapi mereka tak terlihat dimanapun.Surya tersenyum mengerti maksud Lanzi dan Triana agar mereka bisa bicara dan menyelesaikan masalah diantara mereka