Kupilih Hatimu

Kupilih Hatimu
mengungkapkan isi hati


__ADS_3

Lanzi mengganti baju Triana dengan hati hati.Setelah selesai Lanzi membaringkan Triana diranjang.Lanzi duduk ditepi ranjang menghadap Triana


"Tri sayang..dengarkan penjelasan mas!"Lanzi mencoba menjelaskan kembali


"Jangan membahas itu atau aku akan usir mas keluar dari sini!!"ucap Triana mengancam Lanzi.Lanzi lalu bangun dan melepaskan sabuknya


"Ma..mauu apaa kamu mas!!"


"Lepasin aku mas.Atau aku bakalan laporin kamu karena kasus KDRT..!!"ucap Triana setengah berteriak.Lanzi menghampiri Triana di ranjang lalu menindihnya


Triana tak berdaya karena satu kaki dan satu tangannya yang sedang terluka.Lanzi memegangi satu tangan Triana yang mendorongnya.Lanzi menatap wajah Triana yang terbaring dibawah tubuhnya dengan penuh kerinduan


"Dengarkan aku Tri atau aku akan melumatmu habis habisan malam ini!"Lanzi mengeluarkan ancaman yang paling ampuh


"Kamu bilang cinta sama aku tapi kamu tidak kasihan padaku.Bagaimana mungkin kamu mengancam istri yang sedang sakit seperti itu.Dasar hyper!"Triana memalingkan wajahnya karena kesal.Lanzi makin semangat menggoda Triana


"Justru karena kamu sedang terluka sayang!,kamu tidak akan bisa melarikan diri hahaha!"Lanzi tertawa melihat mata Triana yang melebar dan mulut menganga mendengar ucapan Lanzi

__ADS_1


"Jadi,,kamu pilih mana sayang.diam mendengarkan penjelasanku atau diam merasakan lumatanku hum!"Lanzi menatap Triana dengan pandangan mesum.Lanzi sudah mendekatkan wajahnya kewajah Triana.Triana panik dan segera berteriak


"Iyaaa iya..aku dengerin kamu.Aku akan dengerin kamu tapi menjauhlah dariku!"Triana tak bisa menahan debaran jantungnya yang berdetak cepat.Triana sebenarnya sudah tidak marah hanya belum menerima status Lanzi yang seorang suami sah dari orang lain


"Aku sama sekali tidak mempunyai perasaan sedikitpun pada Casandra.Aku memang belum bercerai darinya tapi percayalah Tri.Aku sama sekali tak pernah menyentuhnya karena aku tahu Surya sangat tulus mencintai Casandra dan juga aku sudah menganggap dia seperti adikku.Alasanku membayarmu untuk menikah denganku karena permintaan kakek!"Landi menjeda ucapannya sejenak


"Kakek mendengar laporan dari anak buahnya bahwa aku sudah menikah dan sudah berkali kali menyuruhku membawa istriku menghadap kakek.Saat ini anak buahku masih mencari Casandra dan sudah tiga tahun berlalu tapi masih belum bisa menemukannya!"Lanzi turun dari atas tubuh Triana karena istrinya itu merasa sesak.Lanzi menggulingkan tubuhnya kesamping Triana


"Kamu masih mencari dia!,tapi masih berani bilang tidak mencintainya,,huhh..kamu kira aku bakal percaya apa!"Triana membalik tubuhnya membelakangi Lanzi.Tapi Lanzi tidak mau Triana salah faham.Lanzi mendekap Triana yang berbaring membelakanginya


"Aku hanya mencintai kamu!,aku mencarinya untuk menyuruhnya menandatangani surat cerai.Agar aku bisa mengakuimu sebagai istrimu didepan semua orang.Aku akan melamarmu dengan benar dan ingin mengadàkan resepsi pernikahan.Pernikahan kita kemàrin sangat tidak baik.Kamu menandatangani berkas pernikahan seorang diri.Kali ini aku akan disampingmu.Jadi kumohon tunggulah sampai aku resmi bercerai dari Casandra dan kita akan mengakui cinta kita pada dunia luas!"ucapan Lanzi menyentuh setiap relung hati Triana dan akhirnya diapun terisak sedih


"Hei kenapa menangis sayang?"Lanzi membalik tubuh Triana menjadi telentang.Lanzi menghapus air mata yang menetes dipipi Triana


"I love you Triana Safitri,selalu dan selamanya hanya ada kamu dihatiku.Percayalah!"Lanzi mencium kening Triana mesra.Triana memejamkan matanya dan merasakan bibir Lanzi turun ke hidungnya lalu turun lagi dan mencium bibirnya.Triana membalas ciuman Lanzi dan merekapun jadi saling melumat dan menumpahkan kerinduan mereka.Lanzi menjauh dari Triana dan menghentikan ciumannya


"Aku sudah menyatakan cintaku padamu sayang.Kamu juga harus menyatakan cintamu padaku!"pinta Lanzi

__ADS_1


"Aku sudah pernah mengatakannya dulu!"


"Itu tidak sah.karena nama yang kamu sebut adalah Aryan Navis bukan namaku ja..!!"ucapan Lanzi dipotong oleh ucapan Triana


"I love you Lanzi Leonard suamiku yang paling tampan!"Triana menyatakan cintanya pada Lanzi dengan senyum merekah yang membuat Lanzi tidak tahan untuk tak melumatnya.Lanzipun berciuman kembali dengan Triana.Tangan Lanzi mulai bergerilya nakal membuka satu persatu kancing baju Triana


"Ehhmmn..mass jaa...ngan mas!"Triana menghentikan tangan Lanzi.Lanzi mengernyit heran dan bertanya


"Kok..kamu gak mau sayang.kita kan sudah baikan!"tanya Lanzi


"Kita memang sudah baikan mas.Tapi tangan dan kakiku belum baikan masih sakit!"Triana mengingatkan Lanzi bahwa dirinya sedang terluka


"Hadeuhh aku lupa kalau kamu belum pulih!"Lanzi bergumam lesu.Triana hanya tersenyum geli


"Ekhemm haus mas!"ucap Triana.Lanzi pergi mengambil segelas air untuk Triana.Kesalah fahaman mereka sudah berakhir dan mereka pun tidur berpelukan erat


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^;^

__ADS_1


Dikamar hotelnya Sony sangat kesal dan marah


"KENAPAAAA...kenapa saat aku benar benar jatuh cintà tapi dia sudah milik orang lain..AAHHHH HAAÀHHH!!"Sony menjambak rambutnya sendiri dengan penuh amarah.Sony duduk dilantai dan bersandar ketepi ranjang.Hatinya benar benar patah.Cinta yang baru saja menyala harus dia padamkan lagi sebelum api cintanya semakin membara


__ADS_2