
Casandra terus menemani Triana sampai acara selesai.Setelah acara selesai dan semua tamu undangan pulang satu persatu
"Sayang..kita pulang ya!"ucap Lanzi
"Iya bawa pulang Triana sana.Dia sudah sangat kelelahan sepertinya!"ucap Leonard yang menghampiri Triana
"Maaf ya mas,kek.Kalian jadi menyambut tamu sendiri tanpa aku!"ucap Triana tak enak hati
"Eh itu kan sudah tugas kakek dan Lanzi.Lagipula mereka kebanyakan kolega kakek dan teman temannya Lanzi.Sudah sekarang pulang dan beristirahat!"ucap Leonard
Triana pun pulang bersama Lanzi.Surya dan Casandra menyusul dibelakang mereka.Sampai di rumah Lanzi membuka pintu mobil dan membopong Triana
"Mas.Aku bisa jalan sendiri gak usah digendong.Malu sama Surya dan Cassy!"Triana menyembunyikan wajahnya didada Lanzi
"Hahaha..ngapain mesti malu kak Tri ini lucu!"goda Casandra
"Cassy nyebelin!"Triana merengut diledek Casandra.Tawa Surya dan Lanzi pecah seketika
"Aduh aduh..syndrom hamil muda ternyata mengerikan hahhahaha!"Casandra makin getol menggoda Triana
Mereka sudah masuk kedalam kamar masing masing
"Sebulan lagi kita menikah,setelah itu kita tinggal dirumahku!"ucap Surya yang berbaring telentang di ranjang dikamar Casandra.Casandra duduk ditepi ranjang
"Bisakah kita tinggal di rumahku mas?"tanya Casandra
"Emm..kalau kamu ingin kita tinggal disana aku akan ikuti kemauanmu.Asalkan kau bahagia!"ucap Surya.Surya menggeser kepalanya dan merebahkannya dipangkuan Casandra
__ADS_1
Casandra mengelus halus rambut Surya
"Kenapa dulu aku begitu buta sampai tak melihat betapa tulusnya cintamu mas!,maaf karena telah menyàkitimu mas!"Casandra menatap sendu kedua manik mata Surya yang begitu meneduhkan kegersangan hatinya
"Kita sudah berjanji untuk tidak mengungkit kembali hal yang sudah berlalu.Aku mencintaimu apapun yang sudah terjadi!"ucap Surya.Casandra menundukan wajahnya dan mencium bibir Surya sekilas
"Pelit!"ucap Surya
"Apa?"tanya Casandra tidak mengerti
"Nyium dikit banget!"ucap Surya
"Aakkhh!"Casandra menjerit pelan saat Surya mendadak bangun dan mendorong Casandra berbaring diranjang.Surya lalu menindihnya dan mencengkram kedua tangan Casandra
"Mas mau ngapain?,jangan macam macam mas!"ancam Casandra.Surya menyentil kening Casandra
"Biar hayalan liar kamu buyar.Kamu pikir aku mau ngapain hem!"Surya mendekatkan wajahnya ke wajah Triana
deg deg deg deg..Casandra merasa sesak dengan debaran jantungnya yang semakin cepat
"Ekhemm..mas sih !!"ucap Casandra memalingkan wajahnya
"Kenapa?,kok gak mau lihat mas!,malu?"tanya Surya memegang pipi Casandra dan menariknya agar menatap ke arahnya.Casandra hanya tersenyum membuat Surya tidak tahan untuk segera melumat bibir tipis itu
"Emmhh.."Casandra melenguh merasakan bibir hangat Surya melumat bibirnya lembut.Saat dulu mereka berpacaran Casandra tak pernah mau berciuman dengan Surya karena memang Casandra hanya berpura pura cinta.Lain halnya saat ini,mereka berciuman dengan penuh perasaan.Perlahan lahan birahi Surya naik dan dia menghentikan ciumannya sebelum dia tak dapat menahan nafsunya
"Sudah malam,tidur dan beristirahatlah.Mas pulang dulu!"Surya bangun dari atas tubuh Casandra dan hendak melangkah pergi tapi tangannya ditahan Casandra.Surya menoleh ke arah Casandra yang sudah terduduk ditepi ranjang
__ADS_1
"Mas..bisa kan antar aku pulang ke rumah besok!"ucap Casandra.Surya mendekati Casandra dan mengecup puncak kepala Casandra
"Ok.besok mas jemput tapi sepulang dari kantor tidak apa apa kan!"ucap Surya
"He ehm tak apa!,mas hati hati dijalan!"ucap Casandra.Surya mengangguk dan tersenyum lalu keluar dari kamar Casandra disaat yang sama Lanzi keluar dari kamarnya
"Eh Lan.Belum tidur?"tanya Surya
"Belum.Kau sudah mau pulang?"tanya Lanzi
"Iya.aku pulang dulu Lan.Salam saja untuk Tri!"ucap Surya.Lanzi mengantar sampai kedepan pintu dan masuk kembali lalu mengunci pintu setelah mobil Surya berlalu.Lanzi mengambil air putih didapur dan masuk kembali ke kamarnya
"Ini minumnya sayang!"Lanzi mengambil air minum didapur karena Triana merasa haus.Padahal dinakas juga ada segelas air tapi Triana bilang airnya tidak enak dan membuatnya mual
"Makasih mas!"ucap Triana dan meminum air yang diberikan Lanzi lalu merebahkan kembali tubuhnya.Lanzi menyelimuti Triana dan merebahkan tubuhnya disamping Triana
"Mas tidurnya jangan menghadap kesini!"ucap Triana
Lanzi membalikan tubuhnya membelakangi Triana
"Kenapa? muka mas nyebelin ya jadi mual haha!"Lanzi meledek Triana.Tapi tawanya hilang saat merasakan Triana memeluknya dari belakang
"Nyamannya,,"gumam Triana yang menyembunyikan wajahnya dipunggung Lanzi
"Nanti sesak nafas sayang kalo tidur begitu!"ucap Lanzi
"Em nggak.Aku mau bobonya gini.Enggak sesak kok mas.Aku ngantuk!"Triana melingkarkan tangannya di pinggang Lanzi.Lanzi mendekap tangan Triana dan memejamkan matanya dan terlelap tak lama kemudian
__ADS_1