Kupilih Hatimu

Kupilih Hatimu
Casandra tinggal di rumah Lanzi


__ADS_3

Seminggu kemudian Lanzi dan Triana pulang dari kota B.Pulang dari kota B Lanzi langsung membawa Triana kontrol ke rumah sakit


"Bagaimana dok kondisi istri saya?"tanya Lanzi


"Kondisi istri bapak sudah sembuh.Saya sudah melepas gips ditangannya dan kaki istri bapak juga sudah sembuh,hanya saya sarankan untuk jangan dulu memakai sepatu hak tinggi untuk mencegah ibu terjatuh dan cedera kembali!"ucap dokter


"Baik dok,saya akan ingat saran dokter.Kalau begitu terima kasih ya dok,kami permisi!"ucap Triana


"Sama sama bu!,sudah kewajiban saya membantu pasien"ucap dokter


Lanzi dan Triana pulang ke rumah Lanzi


"Sayang..sudah siap kan?"ucap Lanzi


"Siap untuk apa?"tanya Triana bingung


"Buat senam ranjang haahaa!"Lanzi tertawa terbahak bahak.Triana mencubit pinggang Lanzi yang sedang menyetir


"Awhhh sayang aku lagi nyetir tahu!"rungut Lanzi.Triana duduk mendekati Lanzi dan menyandarkan kepalanya dibahu Lanzi.Lanzi mengusap rambut Triana dan tersenyum bahagia


"Mas..!"panggil Triana


"Apa sayang!"jawab Lanzi


"Semua kata kata mas dihotel itu sungguh sungguh kan?"tanya Triana

__ADS_1


"Kata kata yang manĂ  sayang?"tanya Lanzi.Triana tidak menjawab karena mereka sudah sampai dihalaman rumah Lanzi


"Kita bicara didalam ya sayang!"ucap Lanzi.Mereka keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah.Triana duduk disofa panjang diruang tamu.Lanzi tiduran merebahkan kepalanya dipangkuan Triana


"Jadi kata kata yang mana yang ingin kamu pastikan kebenarannya sayang?"Lanzi mengulang pertanyaan yang belum dijawab oleh Triana


"Mas ingin mengakuiku didepan publik dan juga ingin menikah resmi denganku!"ucap Triana sambil mengusap usap rambut Lanzi.Lanzi mengambil tangan Triana lalu mengecupnya


"Apa kamu masih tidak percaya padaku sayang?,aku pernah mengumumkan hubungan kita di kampus.Dan aku akan mengakuimu sebagai nyonya Lanzi dihadapan semua orang itu sungguh sungguh sayang!"ucap Lanzi kembali mengecup tangan Triana


"Bagaimana jika Casandra kembali.Dia bagaimanapun juga masih berstatus istri kamu mas!"ucap Triana sedih


"Hei kok mukanya sedih begitu.Kalau Casandra kembali itu lebih bagus.Mas bisa segera memintanya menanda tangani surat cerai dan kita bisa segera melangsungkan pesta pernikahan.Aku tidak memiliki perasaan cinta pada Casandra.aku hanya menganggapnya adik!"ucap Lanzi.Lanzi bangun dari pangkuan Triana dan duduk disampingnya.Lanzi mengangkat dagu Triana dan mengecup bibir Triana lembut sekilas


"Jangan pernah meragukan cinta mas.Mas rela mati kalau kamu tidak percaya sayang!"ucap Lanzi.Triana menutup mulut Lanzi dengan telunjuknya


"Mau apa mas..inii ma..sih siang!"ucap Triana malu malu


"Memangnya kalau masih siang kenapa?"tanya Lanzi


"Tidak apa apa sih..cuma sedikit gerah!"ucap Triana


"Tak masalah!"Lanzi menurunkan tubuhnya dan **** Triana lalu dengan penuh gairah melumat bibir Triana


"Ehmm..hhhh.."Triana mendesah dengan bibir yang dihisap bergantian oleh Lanzi.Tangan Lanzi mengusap paha Triana dan menaikan dress bagian bawah Triana

__ADS_1


"Ehhhmmm..mas sshh"Triana tidak menyadari kapan pakaiannya dilucuti oleh Lanzi.Saat ini Triana hanya bisa mendesah dan menggelinjang dengan perlakuan Lanzi.Triana mendorong Lanzi kesamping dan merubah posisinya jadi Triana yang berada diatas tubuh Lanzi.Triana menjelajahi wajah Lanzi dengan telunjuknya.Dari mulai kening,hidung,bibir,dan terus kebawah keleher Lanzi kemudian Triana membuka satu persatu kancing kemeja putih Lanzi.Setelah semua kancingnya terlepas Triana mengusap usap dada bidang Lanzi


"Aaasshh..sayang ehmm"Lanzi mendesah saat Triana menunduk dan menciumi leher Lanzi membuat buah dada Triana yang menggantung itu menempel ke dada Lanzi.Triana mengangkat kembali tubuhnya dan duduk diatas paha Lanzi.Triana menarik tangan Lanzi hingga terduduk dan Triana meloloskan kemeja Lanzi dari tubuh Lanzi setelah itu Triana mendorong tubuh Lanzi untuk berbaring kembali dan tangan Triana bergerak melepas sabuk dan juga melepaskan celana panjang Lanzi


"Ehmm..kamu agresif sekali hari ini sayang!,,Aahhhss"Lanzi terus mendesah merasakan jari jari lentik Triana yang mulai nakal memijat mijat benda tumpul milik Lanzi dan menuntunnya kearah gua milik Triana.


"Kali ini aku yang pegang kendali sayang eeehhhmmm.."Benda tumpul berurat itu terbenam dalam gua milik Triana.Triana lalu bergerak naik turun beraturan pada awalnya hingga saat dia merasa akan mencapai puncak gerakannya makin liar


"Ehhmm sayang ayo teruuss sayaang"gumam Lanzi dan tak lama Triana mencapai puncaknya


"Aahhh ...aahhhss"Triana mendapatkan puncak percintaan lebih dulu.Lanzi membalik posisi menjadi Triana yang berada dibawahnya dan giliran Lanzi yang memegang kendali sekarang.Lanzi bergerak maju mundur dengan cepat hingga tak lama kemudian Lanzi juga mencapai klimaks


"Eehhmm..aahhh haahh haahh" nafas Lanzi dan Triana memburu setelah pendakian yang melelahkan.Lanzi mengecup kening Triana dan menggulingkan tubuhnya kesamping


"Terima kasih sayang!"ucap Lanzi.Mereka berpelukan sembari menormalkan nafas mereka kembali


ting tong ting tong..


"Ada tamu mas!"ucap Triana


"Siapa ya?,apa mungkin Surya?"Lanzi bertanya tanya.Lanzi bangun dan memakai boxernya dan ditutupi kimono


"Aku lihat dulu siapa yang datang!"ucap Lanzi.Triana memakai baju tidurnya dan menyusul Lanzi


Lanzi membuka pintu dan tertegun melihat tamu yang datang sore itu.Triana keluar dari kamar dan melihat siapa yang datang dari depan kamarnya yang berada dilantai atas menghadap ke arah pintu depan.Wanita yang datang itu ternyata Casandra.Casandra langsung menghambur kepelukan Lanzi,Triana menghampiri mereka.Lanzi diam mematung tak membalas pelukan Casandra

__ADS_1


"Kak..Lanzi lama tidak bertemu!"ucap Casandra dalam pelukan Lanzi.Triana berada disamping Lanzi dan Casandra yang melihat wanita mengenakan gaun tidur dengan banyak tanda kissmark dilehernya jadi merasa bingung.Casandra melepaskan pelukannya dan menatap Triana dan Lanzi bergantian.Casandra memperhatikan Lanzi yang hanya memakai kimono dan Triana yang memakai gaun tidur


(Siapa wanita ini.Apa dia perempuan jalang yang disewa kak Lanzi?)Casandra berdiri mematung memperhatikan mereka berdua.Triana merapat pada Lanzi dan menggamit lengan Lanzi membuat Casandra semakin yakin jika Triana adalah pemuas hasrat Lanzi


__ADS_2