LIMA RAJA (The Five Kings)

LIMA RAJA (The Five Kings)
Bab 47


__ADS_3

Sesudah Raja Louw meninggal dunia, negeri Louw jadi kalut sekali.


Pangeran Keng Hu alias Tiong, adalah kakak tiri dari Raja Louw Cong Kong. Sedang adik satu ibu Keng Hu bernama Gee alias Siok, masih terhitung adik tiri dari Raja Louw Cong Kong juga.


Raja Louw Cong Kong mempunyai adik satu ibu bernama Pangeran Yu. Nama pangeran Yu diambil dari tanda di tengah telapak tangannya yaitu mirip huruf "Yu" (Sahabat/teman). Nama aliasnya dipanggil Kui, sehingga dia juga disebut Kui Yu.


Tiga bersaudara itu sekali pun diberi jabatan sebagai Tay-hu, tetapi karena ada embel-embel saudara kandung dan saudara tiri, ditambah lagi memang Kui Yu lebih pandai dari dua saudaranya, maka tidak heran Raja Louw Cong Kong lebih mencintai dan percaya kepada Kui Yu.


Ketika Raja Louw Cong Kong baru berkuasa tiga tahun, dia pernah pergi jalan-jalan ke panggung di tanah Long. Dari atas panggung itu ia melihat anak perempuan orang she Tong bernama Beng Jim. Paras Beng Jim demikian elok, sehingga sangat menarik hati Raja Louw Cong Kong. Semakin dipandang semakin tergoda sang raja ini. Akhirnya timbul niatnya, lalu Raja Louw memerintahkan budaknya memanggil gadis tersebut.


Ketika ditawari akan dijadikan isteri Raja Louw, Beng Jim merasa khawatir, kelak ia akan disia-siakan oleh Raja Louw. Maka itu dia menolak kehendaknya Raja Louw Cong Kong. Tetapi karena Raja Louw Cong Kong ingin sekali mendapatkan nona manis itu. Dan sang raja seperti orang yang lupa daratan. Raja Louw berkata, "Kemarilah nona manis! Jika kau mau jadi isteriku, kau akan kujadikan permaisuri!"


Beng Jim yang cerdik, berkata pada Raja Louw Cong Kong. Dia mau dinikahi asal Raja Louw mau bersumpah untuk menepati janjinya itu. Karena sedang tergila-gila oleh Beng Jim tanpa berpikir panjang, Raja Louw dengan senang bersumpah di hadapan Beng Jim.

__ADS_1


Begitulah malam itu Raja Louw Cong Kong mengajak Beng Jim bermalam di atas ranggon.


Esok harinya Beng Jim dibawa pulang ke istana.


Mereka hidup manis dan bahagia selama setahun lebih, kemudian Beng Jim melahirkan seorang anak lelaki yang diberi nama Pan.


Waktu itu Raja Louw Cong Kong hendak mengangkat Beng Jim menjadi permaisuri. Kemudian Raja Louw memohon kepada ibunya, Bun Kiang, supaya sang ibu memberi izin untuk mengangkat Beng Jim menjadi permaisuri.


Ibusuri Bun Kiang tidak meluluskan permintaan putranya itu, karena dia sudah menetapkan bahwa Raja Louw Cong Kong harus menikah dengan puteri Raja Cee Siang Kong dari negeri Cee.


Setelah putri Raja Cee Siang Kong yang bernama Kiang Si dewasa, dia dinikahkan dengan Raja Louw serta menjadi permaisuri. Ketika itu Beng Jim sedang sakit keras. Dia tidak bisa bangun dari tempat tidurnya. Tidak berselang beberapa lama, dia melepaskan napasnya yang penghabisan.


Dengan memakai aturan penguburan seorang selir, Raja Louw Cong Kong menguburkan jenazah Beng Jim.

__ADS_1


Sesudah sekian lama menjadi suami istri Kiang Si belum punya anak juga; sedang adiknya yang menjadi permaisuri ke-dua dari Raja Louw, telah melahirkan seorang putra yang diberi nama Ke.


Raja Louw Cong Kong mempunyai seorang gundik atau selir she Hong. Dia putri Raja Si Kouw, dan telah melahirkan seorang putra yang diberi nama Sin.


Selir Hong Si hendak menitipkan Sin kepada Kui Yu, supaya di kemudian hari Sin bisa menjadi ahli waris. Tapi Kui Yu menolak dengan mengatakan, "Chu Pan usianya lebih tua."


Dengan demikian Hong Si pun tidak berani mengeluarkan keinginannya itu.


Sekali pun Raja Louw Cong Kong telah mengangkat Kiang Si menjadi permaisuri, tetapi ia tidak mencintainya. Luarnya saja dia memberlakukan aturan, tetapi sebenarnya dia tidak begitu perhatian kepada Kiang Si.


Memang Kiang Si seorang perempuan yang kurang bahagia, karena Raja Louw Cong Kong tidak mencukupi kesenangan batinnya. Tidak heran kalau dia senantiasa merasa sangat mendongkol.


Pada suatu hari Kiang Si melihat Pangeran Keng Hu yang berperawakan tegap dan parasnya cakep. Tanpa disadarinya dia jatuh cinta kepadanya. Diam-diam Kiang Si memerintahkan budaknya yang bisa dipercaya menyampaikan maksud hatinya.

__ADS_1


Pangeran Keng Hu pun menyatakan setuju. Kedua orang durhaka itu melakukan hubungan rahasia. Hubungan percintaan mereka semakin menjadi erat. Kemudian Kiang Si mengadakan persekutuan rahasia dengan Siok Gee. Mereka sepakat suatu ketika mereka akan mengangkat Pangeran Keng Hu menjadi Raja dan Siok Gee yang akan menjadi perdana menterinya.


Tatkala Raja Louw Cong Kong sudah yang ke-31 tahun menjadi raja, terjadilah musibah di negaranya. Sudah berbulan-bulan tidak turun hujan. Akibatnya tanaman banyak yang rusak dan orang-orang banyak yang terserang penyakit. Raja Louw Cong Kong hendak mengadakan sembahyang untuk minta hujan.


__ADS_2