MAFIA 'gadis mawar'

MAFIA 'gadis mawar'
Triple masalah


__ADS_3

DEG


Wanita itu tersentak bahkan matanya terbelalak,masa lalu itu sudah ia lupakan sepenuhnya,tapi anak muda di depannya kembali mengingatkan hanya orang yang termasuk masa lalu itu yang bisa menyingatnya,lantas siapa dia?.


Pria paruh baya yang bersetatus suami wanita itu sekaligus tuan rumah menatap sang istri dan beralih pada gadis yang menyapanya dengan cara unik,menyebutkan masa lalu.


"Anda siapa nona?,saya rasa kita belum pernah bertemu,bagaimana anda tau tentang setatus masalalu istri saya?"


"Ah saya lupa memperkenalkan diri,saya Xlara Zadrianka Abana" jawab Xia dengan sopan dan ujung bibirnya membentuk seringgaian.


Pasangan itu terbelalak mendengar setatus gadis yang menyapa mereka tadi,wanita itu menatap Xia dari atas sampai bawah menilai Xia dengan teliti dan akhirnya ia terkekeh.


"Pembawa sial ini sudah besar ternyata" ujar wanita itu dengan senyum remeh.


"Kheem" Afra berdehem dengan mata yang berkilat marah,'tidak boleh ada yang menghina wanitanya!'


Suami dari wanita itu menyiku pergelangan tangan sang istri agar bisa menjaga tata krama yang baik sebagai bangsawan.


"Hhhh saya hanya becanda" sambung wanita itu dengan tawa hambar," Saya sudah sangat lama tidak mendengar keluarga abana,ah bahkan tidak pernah jadi saya lupa dengan orang-orang disana"


"Ya karna kami tidak pantas berada di pikiran anda nyonya" ujar Xia.


"Kau benar anak muda,kami terlalu tinggi untuk kalian gapai,ya memikirkan kalian sama halnya dengan melihat semut yang berjalan" ejek wanita itu.


Xia terkekeh,"Entah anda lupa atau tidak tau cerita ini nyonya,di sebuah cerita ada semut yang mengalahkan para gajah"


"Ah itu hanya dongeng anak-anak tidak mungkin kau percaya bukan?" cibir nyonya cha mantan istri Anka Abana.


"Saya anak-anak nyonya" jawab Xia tegas.


"Sayang,cepat aku ingin segera pulang" ujar Afra terdengar merengek membuat orang-orang yang mendengarnya tersentak.


"Ah tuan muda Amlias maafkan kami tidak menyadari keberadaan anda tuan" ujar tuan Cha merutuki kebodohannya.


Afra tersenyum tipis inilah alasan ia angkat suara,ingin memperkeruh keadaan saja!.


"Tidak apa,aku tidak bisa mengganggu nostalgia mantan ibu dan anak ini" jawabnya mengejek.


"Anda benar tuan,mereka pasti saling merindukan apalagi sudah lama nama tuan Anka hilang sejak kematiannya" ujar tuan Cha,karna memang Anka Abana terkenal sebagai petinju terbaik dimasanya sebelum tiada,"Mereka perlu melepas rindu"


"Benar tuan muda,saya sangat merindukan putri mantan suami saya ini,maaf kami jadi menghambat langkah anda dan pasangan anda disini"nyonya Cha ikut menimpali perkataan suaminya.


"Lanjutkan saja saya senang melihatnya,saya jadi bisa menilai bahwa rumor itu salah"


"Rumor seperti apa tuan?" tanya nyonya Cha dengan guratan didahinya.


"Seperti istri tuan Anka abana membuang putri suaminya kehutan"


Deg


Nyonya Cha terdiam berita itu,sudah lama menghilang dari permukaan karna bantuan suaminya yang sekarang,tidak ia sangka masih ada yang mengingatnya selain yang bersangkutan.


"Mana mungkin saya melakukan itu,hanya orang gila yang menyakiti anaknya,ya bagaimanapun lara adalah putri dari suami saya,ah mantan suami magsudnya walaupun saya tidak tau beliau berselingkuh dengan siapa hingga lara terlahir didunia ini,tapi gadis cantik ini tidaklah bersalah" lanjut nyonya Cha sebari membelai wajah Xia.


"Anda sangat murah hati nyonya" puji Mona yang berdiri disisi lain Afra.


"Saya hanya menggunakan nurani seorang ibu dan kemanusiaan nona,lara tidaklah bersalah karna sudah terlahir dari wanita selingkuhan manta suami saya,tapi menjaga dan merawatnya adalah kewajiban saya" nyonya Cha sengaja melakukan itu semua untuk mencari perhatian publik,wanita itu sosok wanita licik yang akan melakukan apapun untuk mendapat keuntungan.


Dia bahkan tidak segan menyebar dusta untuk keuntungannya sendiri seperti sekarang,


Nyonya Cha menjadi wanita penuh belas kasih sekaligus menghina tuan Anka secara tidak langsung dalam perkataannya.


Oh ayolah wanita itu hanya licik tapi Xia wanita cerdik!.


"Benar sekali,saya sangat berterimakasih pada ibu ah maaf magsudnya nyonya Cha,saya sangat berhutang banyak pada Anda karna sudah sudi merawat saya" ujar Xia menimpali perkataan nyonya cha yang melebarkan senyum.


"Kau bisa memanggiku ibu,nak,seperti dulu,walaupun ayahmu sudah tiada kau tetap putri ibu kan?" ujarnya tersenyum manis dan memeluk Xia.


"Kau menemui kehancuran mu sendiri anak haram!" bisik nyonya Cha di telinga Xia yang sedang ia peluk.


"Saya menunggu nyonya" jawab Xia dengan nada mengejek membuat wanita itu mengepalkan tangannya.


Mereka melepas pelukannya seolah tidak rela padahal keduanya saling mengancam lewat pikiran.


"Ah saya lagi-lagi menghalau langkah Anda tuan muda,silahkan" ujar tuan Cha mempersilahkan Afra untuk melewati jalan yang ia halangi sejak tadi.


"Saya masih ingin melihat pertemuan antara anak dan ibu ini tuan,apa Anda keberatan?".


"Tentu saja tidak tuan,"tuan Cha secepat mungkin menjawab agar tuan muda Amlias tidak tersinggung dan membuatnya dalam bahaya,"Saya takut hanya membuang waktu anda menonton ini"


"Drama?,ahh saya selalu senggang untuk menemani wanita saya ini tuan" jawabnya membuat mona mengepalkan tangannya.


Plak


Hening,setelah suara tamparan yang nyaring terdengar semua tamu diacara pertunangan putri pertama tuan cha terdiam dengan terkaan dalam pikiran mereka.


"Kau!,berani-beraninya wanita rendahan sepertimu menggunakan gaun seperti ku,dasar j*lang,kau memakai barang tiruan!"hardik wanita bergaun malam berwarna ungu kehitaman dengan lengan sebahu dan juga bagian d*da berbentuk V.


Afra tidak pernah mengijinkan siapapun menyakiti seujung kuku pun gadis nya,akan ada pembalasan yang lebih untuk malam ini.

__ADS_1


"Kau wanita tidak tau diri!,kau ingin berkelas hingga menggunakan barang tiruan!,dasar jal*ng murahan" hardik wanita itu lagi sebari meraih rambut Xia yang tergerai namun Xia lebih dulu menepisnya,ia hanya memberi satu kesempatan untuk orang lain.


"Dari mana kau tau ini barang tiruan nona?,mungkinkah milikmu yang begitu?"tanya Xia tenang,mengartikan tidak tau siapa yang memakai barang tiruan disini.


"Kau!kau menuduhku memakai barang tiruan?!,kau tidak tau siapa aku hah!,aku ini putri bungsu keluarga Cha,tidak mungkin aku memakai barang tiruan!,bahkan aku bisa membeli seratus gaun dari desainer yang sama!" sombongnya bahkan tidak yakin dengan pernyataannya sendiri,sebab semua rancangan dari desainer gaun yang ia pakai sangatlah terkenal dan juga hanya ada satu atau dua salinan yang asli didunia yang dibuat desainer tersebut.


Desainer tersebut bernama Mikhail atau lebih sering dipanggil ML sesuai logo yang ia cantumkan dalam usahanya,untuk mendapatkan hasil ML sangatlah sulit butuh satu atau dua tahun pemesanan awal agar bisa mendapatkan gaun yang diciptakan tangan desainer tersebut.


Setiap tahunnya banyak gaun yang ia rancang dan terjual habis setelah dipamerkan,dan gaun malam berwarna ungu kehitaman dengan lengan sebahu seperti kelopak bunga,d*da berbentuk V,tidak terkesan dewasa hanya anggun saat dipakai orang yang sesuai,gaun tersebut sepanjang tumit dengan gaya mengembang dengan blus tipis berwarna hitam di beberapa sisi,terlihat seperti gemerlap langit malam dengan mutiara kecil yang tersebar dari bagian pinggang sampai tumit,untuk bagian atas polos dengan warna ungu yang kontras,gaun tersebut belum diperjualkan hanya pernah dipamerkan disalah satu stasiun TV di beberapa negara bahkan yang dipamerkan bukan gaun aslinya,desainer itu hanya mengatakan rencana saja yang belum dirancang.


Dan beberapa hari lalu sosial media digemparkan dengan postingan orang terkenal itu,gambar ilustrasi tentang gaun dengan kata-kata,'gaun istimewa untuk orang istimewa'.


Saat mereka melihat gaun yang dipakai Xia mereka sudah sadar bahwa gaun itu dari ML tapi tidak ada yang berani mendekati gadis itu karna auranya ditambah pendamping gadis itu bukanlah sosok yang bisa mereka ganggu.


Dan setelah tamparan dan pengakuan putri bungsu keluarga cha mereka terlihat gamang,mana yang asli?,karna ML hanya menciptakan satu gaun yang menjadi perdebatan dan pembicaraan sekarang.


Salah satunya TIRUAN!.


"Bisa saja kau menirunya karna tidak bisa membelinya,ahh kau bilang bisa membeli seratus gaun dari desainer yang sama,pembual!" ujar Xia sebari memiringkan sedikit kepalanya,"Bahkan jika kau menukar seluruh harta keluargamu kau tidak akan sanggup membeli seratus gaun itu nona Cha!"sambungnya.


"Kau jal*ng si*lan,berani sekali kau merendahkan kami hah!,bahkan kami bisa membeli harga dirimu itu jal*ng" timpal nona pertama Cha sosok tuan putri diacara ini.


Xia bergerak tenang,"Tidak terbalik nona?"tanyanya dengan senyum mengejek.


"Sudah-sudah jangan membuat keributan dipesta kita malam ini,mungkin lara tidak sengaja memakainya karna ingin bertemu ibu dan dia tidak memiliki gaun yang indah dan memilih menggunakan barang tiruan" ujar nyonya Cha seolah ingin menghentikan keributan padahal ia ingin mempermalukan anak angkat mantan suaminya itu.


"Jangan memper masalahkan ini lagi,tapi nak sebaiknya kamu mengganti gaunmu,ibu takut akan ada yang menyebar kejadian ini dan berimbas buruk untukmu,ibu tidak mau kamu dituntut desainer ML karna sudah melakukan kelicikan,,,,bagaimanapun apa yang kamu lakukan itu salah sama halnya kamu menghina desainer ML jika terus menggunakan gaunmu ini" sambungnya menjadi ibu yang baik sebagai topeng untuk menghancurkan.


Dalam hatinya ia harap ada yang menyebar luaskan kejadian hari ini untuk mempermalukam Xia lebih dalam bahkan sampai di penjara.


Xia menunduk sendu banyak bisik-bisikan meragukan gaun yang Xia pakai sebagai asli atau palsu,ada juga memuji sikap yang diambil nyonya Cha dalam masalah ini.


"Aku tidak mau menggantinya nyonya,aku sangat menyukai gaun yang dirancang desainer ML jikapun ini tiruan,tidak mengartikan aku menghina rancangannya jika aku pakai bahkan sebaliknya,aku sangat memuji rancangan desainer ML bahkan banyak desainer yang ingin meniru rancangannya sebagai rasa suka" ujar Xia membuat mereka menerka-berka.


"Tapi nak orang lain akan  menganggapmu buruk jika menggunakan barang tiruan ini,kamu ganti saja ya,ibu akan siapkan gaun yang lebih mahal dari gaun tiruan mu ini dan asli dari rancangan desainer walaupun tidak terkenal dan sehebat desainer ML"ujar nyonya Cha tidak melepaskan kesempatan sedikit pun untuk menghancurkan nama baik xia.


Para undangan tidak berani berkomentar secara langsung sebab mereka takut dengan lelaki raja bisnis yang terkenal sadis di negara ini siapa lagi jika bukan 'Maringgai Azonafra Amlias'.


"Bu kenapa ibu membela jal*ng ini,jelas-jelas dia ingin mempermalukan dengan cara meragukan gaun yang aku pakai bu!"ujar nona Cha tidak suka dengan perkataan ibunya.


"Jangan begitu nak,kalian masih sama-sama muda dan tidak bisa mengendalikan emosi,kamu harus menghargai kakakmu ini" tegur nyonya Cha membuat mereka terbelalak.


"Kakak?,apa-apaan ibu ini,aku hanya punya kak Eil sebagai kakakku,dia hanya seorang jal*ng yang numpang makan dipesta kakakku!"


"Jaga ucapanmu nak!" tegur lembut nyonya Cha pada putri kandungnya itu yang berusia lima belas tahun.


"Dia adalah Lara anak manta suami ibu,itu artinya dia kakakmu"sambung nyonya Cha pada putri bungsunya itu.


"Oh jadi ini anak haram dari mantan suami ibu" ejek nona pertama keluarga cha dengan tatapan merendahkan pada Xia,"Dasar jal*g kau dan ibumu sama-sama jal*ng yang seharusnya ada dijalanan bukan disini!"


Tangan Xia terkepal satu hal dalam hidupnya siapapun yang menghina sang ibu akan mati ditempat sekarang juga.


Xia mengangkat tangannya membuat nona pertama Cha terbelalak,jika Xia ingin menampar ia akan melakukannya tanpa pergerakannya diketahui,tapi kali ini tangannya itu hanya menggantung diudara lalu terkepal.


Seseorang yang mengerti dari magsud sang nona menurunkan senjatanya sebari menghela nafas mencoba menenangkan diri,sosok siluet itu mendengar semua perkataan wanita yang menghina nyonya besar yang sudah memberikannya arti kehidupan!,tangannya terkepal mencoba meredakan emosi sesuai intrusi sang nona.


"Satu hal dalam hidup yang perlu anda ketahui nona'mulutmu kehancuranmu',kita membahas gaun kan mari kita selesaikan siapa yang benar dan salah" ujar Xia masih dengan pergerakan tenang dan menurunkan tangannya.


"Hah kenapa?,kau marah aku memanggil ibumu jal*ng,hhhhh bukankah itu kenyataan,tapi ya aku bersyukur ibumu berhasil menjadi jal*ng dan melahirkan jal*ng,dengan begitu aku memiliki ibu sebaik nyonya Cha yang sekarang ini,soal gaun mu jelas-jelas hanya tiruan!"


"Aku bukan orang yang murah hati untuk memberikan maaf" ujar Xia tidak dimengerti Xia selain pasangannya dipesta.


Afra hanya diam karna itu tugasnya kali ini,tapi jangan anggap diamnya seorang Maringgai Azonafra Amlias adalah ketenangan!.


"Ohooo tingkat kepercayaan dirimu sangat tinggi untuk seorang jal*ng yang terlahir dari jal*ng seperti mu"


"Benar sekali itu kak,rasanya aku sangat ingin merobek gaun tiruan itu sekarang juga!,kau tidak pantas berada disini dengan gaun tiruan mu itu,,bahkan gaun dan pemakainya sama-sama murahan"timpal nona bungsu Cha.


"Kau ingin merobeknya?,bagaimana kalo kita bertaruh?,siapa yang kalah akan melepas gaunnya itu disini di depan pasang mata!" ujar nona pertama Cha dengan seringgaian licik nya bahkan nyonya Cha ikut menyeringgai tipis agar tidak disadari siapapun.


"Aku setuju kak" jawab nona bungsu Cha.


Xia lagi-lagi menunduk membuat kepercayaan diri keluarga cha menguar,"Hohoho kau takut jal*ng?,kenapa harus takut kau sudah terbiasa tanpa busana di depan banyak pria,bedanya kau hanya menjadi manekin sekarang tidak mendes*h diranjang"ejek nona pertama Cha.


Afra memejamkan matanya untuk menenangkan emosi yang akan segera meledak dalam hitungan detik, ia harus menahannya agar tidak mengecawakan wanitanya.


"Aaku setuju" jawab Xia gugup masih dengan pandangan kebawah,"Tapi jika terbukti aku benar maka kau tidak boleh melanggar perjanjian,kau harus membuka gaunmu ini di depan semua orang"sambungnya membuat mereka tenang karna akan tingkat kepercayaan diri.


Keluarga Cha tidak pernah memakai barang tiruan seumur hidup mereka!.


"Baiklah,kau pun harus ingat!,gaun mu itu akan aku lepas tanpa hormat!"


"Bagaimana cara kalian membuktikan mana gaun asli dan tiruan?" suara barton yang terdengar sedikit gemulai terdengar namun orangnya tidak dilihat.


Mereka manatap kearah suara yang menampilkan sosok pria berstelan tuxedo namun di lehernya ada sehelai brudru melilit,pria itu berjalan dengan gemulai mendekati kerumunan.


Mereka tak bisa menutupi ketakjupan dengan apa yang mata mereka lihat sekarang,benarkah dia?.


Keluarga Cha merasa diatas awan dengan kedatangan sosok pria gemulai itu,mereka memang mengundang tamu istimewa dan bahkan sudah dipamerkan pada para tamu sebelum pesta diadakan,sialnya tamu istimewa itu menolak undangan dan membuat mereka berbohong pada para tamu yang menanyakan sosok desainer ternama yang sedang gaunnya sedang diributkan karna ada yang meniru.

__ADS_1


Keluarga Cha tidak menyangka akan suprise yang mereka terima membuat mereka lupa daratan,mereka tersenyum merendahkan pada Xia dan mereka bahkan sudah membayangkan Xia dipermalukan desainer ML itu pada seluruh dunia.


Dia akan memilih bunuh diri dari pada dipermalukan seluruh dunia,bukan?,membayangkan itu semakin membuat nyonya cha bersemangat.


"Gaun itu aku yang merancang,membuat bahkan secara mendetail dari yang sekecil sekalipun,aku sendiri tanpa bantuan asisten,aku membuat gaun itu istimewa untuk gadis sahabatku,dan beraninya kau menirunya!" tegasnya melupakan kesal gemulai yang baru saja ia tunjukan.


"Anak mantan suamiku tidak sengaja melakukan itu tuan ML mohon maafkan dia,dia masih muda dan melakukan banyak kesalahan!" ujar nyonya Cha mulai dengan topengnya menjadi sosok baik hati.


Mikhail menaikan sebelah halisnya memandang wanita glamor dengan dandanan berlebihan itu dengan tatapan jijik,"Mundurlah nyonya kau merusak udara disekitarku"ujar ML sebari mengibaskan tangannya di depan wajah.


Nyonya Cha malu sekaligus marah namun ia hanya melakukan seperti apa yang diinginkan ML agar tidak menyinggung pria gemulai itu walau dalam hatinya ia terus mengumpati desainer tersebut.


"Entah sengaja atau tidak,muda atau tua kesalahan adalah kesalahan bukan begitu nona?" tanya ML terhadap nona bungsu keluarga Cha.


"Benar tuan" gadis itu mengiakan dengan cepat,"Saya akan memberi pelajaran pada gadis ini tuan"


"Biar aku yang melakukan nya" ujar ML dengan tegas,"Aku dengar tadi kalian bertaruh bukan?,aku ingin tahu apa isi taruhan kalian itu?"


"Ah benar tuan,saya membuat taruhan itu siapa yang memakai gaun tiruan anda akan di melepaskan gaunnya disini" jawab nona pertama Cha dengan bangga karna akan berhasil mempermalukan Xia.


"Bagus!,aku akan merobek gaun yang meniru milik ku,akun sendiri yang akan melakukannya!" pria gemulai itu berjalan mendekati Xia membuat keluarga Cha tersenyum menang.


Semakin dekat pria gemulai itu manatap Xia dari atas sampai bawah menilai setiap jengkal yang ia lihat,'sempurna'.


"Aku akan mencongkel matamu!" ujar afra hanya bisa terlontar dipikirannya saja untuk saat ini tapi tidak memungkinkan semua yang ada dipesta akan selamat karna sudah menatap gadisnya,bahkan mempermalukan gadisnya hingga melukainya!.


Lalu beralih kearah nona bungsu keluarga Cha yang memakai gaun yang sama dengan Xia,ada sedikit ketakutan dihati wanita itu namun rasa percaya dirinya sangat tinggi,oh ayolah gaun ini bukan tiruan aku membelinya dengan harga tinggi!'pikir wanita itu.


Tatapan nya seperti menatap Xia tadi dari atas sampai bawah,dengan penilaian BERBEDA'menjijikan!'


Srettt


Gaun tiruan yang dimagsud dalam penilaian pemiliknya itu terkoyak dengan sekali tarikan hampir melorot jika tidak ditahan dengan tangan pemakainya,hening,semua terbelalak.


"Tuan kenapa anda merobek gaun saya?,milik saya bukan tiruan ibu saya membelinya sangat mahal" tanya heran nona bungsu Cha dengan mata berkaca-kaca,ia dipermalukan dipesta kakaknya sendiri?tidak-tidak dia pasti salah menilai.


"Mahal tidak mengartikan barang itu asli nona saya hanya merobek gaun tiruan yang sudah membuat saya murka saat ini" jawab ML dengan tatapan tajam.


"Anda pasti salah nilai tuan,saya membelinya mahal pada kenalan anda dinegara ini,dia" tunjuk nyonya Cha pada Xia tidak terima anaknya dipermalukan padahal ia yakin gaunnya asli,"Dia yang menggunakan gaun tiruan!"


Nyonya cha berjalan cepat kearah xia dengan tatapan marah,"Kau-kau pasti memakai sihir untuk menghipnotis tuan ML kan,jawab jal*ng"semua terbelalak dengan ucapan kasar nyonya Cha,semua kesal baik hilang dipikiran mereka begitu saja.


"Ahhhh" teriak nyonya Cha ketika tangan yang ingin menampar Xia malah diputar seseorang yang sejak tadi menahan emosinya.


"Anda terlalu banyak menonton drama nyonya,tuan ML hanya mengatakan hal jujur benar sayang?" ujar Xia menunjukan ke angkuhannya sebari tersenyum smirk.


"Tentu saja!,semua yang ada ditubuh gadisku adalah asli bukan tiruan seperti mu!" jawab Afra mengiakan dengan senyum iblis yang siap menerkam.


"Ahhhh sahabat ku menemukan wanitanya" pekik ML dengan manja bahkan pria kemayu itu kembali kemayu tidak seperti tadi menunjukan ketegasan nya.


Pria kemayu itu berlari kecil memeluk lengan xia dengan tatapan binar,"Gadis kecil kau sangat cantik bagaimana jika kamu menjadi model ku"ujarnya.


Xia menatap pria itu dengan kesal,"Lerhatikan batasan mu Hail!"Xia menutup kembali bibirnya ketika suara Afra menyela perkataannya.


Pria itu cemberut,"Kau pelit sekali,akukan baru menemukan aset indah,kau memang tidak pernah salah dalam memilih,aku hanya ingin meminjam gadis mu untuk menjadi model gaun-gaun yang aku desain untuk taun ini"


"Dia hanya milikku!" tegas Afra semakin membuat Mikhail cemberut.


"Pelit sekali" cibir nya masih memeluk lengan Xia.


"Bisa Anda lepaskan sebelum kepala Anda pecah tuan!" ujar Xia dingin membuat Mikhail menatap takut wanita yang menjadi kekasih sahabatnya itu dan melepaskan nya dengan tidak rela.


"KALIAN kejam sekali!"


Afra sudah mendorong nyonya cha untuk menjauh dari arahnya sejak Mikhail memeluk lengan gadisnya,saat terlepas kini giliran afra memeluk pinggang gadis itu.


Pengakuan 'dia hanya milik ku' membuat mereka tercengang bahkan para gadis kecewa karna penyandang menantu keluarga Amlias sudah dipamerkan secara tidak langsung.


"Ku rasa masalah gaun belum selesai" ujar Xia tidak akan berhenti sebelum puas mempermalukan lawannya.


"Ahh aku hampir lupa gara-gara kecantikan yang sempurna milik mu nona" ujar ML dengan jujur mengagumi wajah cantik Xia.


Tatapan gemulai ML berubah menjadi  tegas kembali menyorot keluarga cha yang entah kemana kepercayaan diri mereka sekarang.


"Kau sudah berani memanipulasi yang asli dan palsu nona,menurutku penjara saja tidak cukup untuk kalian,ahh aku harus memikirkan balasan apa untuk kalian" ujarnya sebari memegangi dagu.


"Tuan gaun yang aku beli untuk putriku ini asli,aku membelinya dengan benar tidak mungkin palsu tuan,kau pasti salah menilai"kekeh tuan Cha.


"Kau meragukan aku sebagai perancang sekaligus pemilik gaun itu tua?,sungguh?!,kau memalukan tuan,sudah jelas-jelas istrimu membeli gaun palsu untuk putrinya seharusnya kau menasehati mereka bukannya meragukan desainer gaunnya,cih memalukan"


"Kau sudah merendahkan aku secara langsung tuan!aku akan membuat pelajaran padamu,tapi sebelum itu aku akan memberi pelajaran pada anak dan istrimu terlebih dahulu,,,,ahhh aku akan memberi tahu bahwa gaun yang dipakai wanita arogan ini" ujar ML sebari menarik kasar nona bungsu Cha yang sejak tadi terisak karna gaunnya DIROBEK dibagian atas hingga pinggang yang kini ditutupi jaz milik ayahnya untuk menutupi bagian dalam.


"Dia memakai gaun tiruan milikku,cihh jika kau tidak bisa membeli yang asli seharusnya tidak menghina pemakai gaun yang asli karna kau iri,karna kau memiliki uang maka orang lain tidak, ohoho bahkan orang lain lebih dari memiliki dari mu,,,kau memanipulasi yang asli agar kau bisa menjadi asli cih memalukan,ingat ini aku akan membawa kasus ini ke jalur hukum tunggu saja kalian!" bukan sekedar ancaman ML pasti akan melakukan itu.


Keluarga Cha masih yakin dengan pendirian mereka bahwa gaun yang dipakai putri bungsu keluarganya adalah asli dan Xia memakai sihir untuk memutar balikan fakta.


Nyonya Cha yang geram hendak menyerang Xia jika saja suara intruksi dari mikropon pembawa acara tidak bersuara.


"Mohon perhatiannya maaf karna saya mengganggu pesta malam ini,kami dari kepolisian diperintah untuk menangkap nona bernama Xlara Zadrianka Abana atas laporan penyerangan!"

__ADS_1


__ADS_2