MAFIA 'gadis mawar'

MAFIA 'gadis mawar'
Lelang


__ADS_3

Menilai paku yang ia pegang lebih jeli didepan mata dengan mata menyipit tanpa menghiraukan teriakan pria bernama John yang memekik telinga.


"Bagaimana jika paku ini menanjab dimatanya?"tanya ans menunjukan paku kearah Xia dan diterima gadis itu.


"Good"


"Baiklah bagaimana kalo kita taruhan?"tanya Ans sebari menaik turunkan alisnya.


"Woyyy,aku mau liat ihhh,tunjukan!"teriak Yura yang terdengar dari laptop yang masih berada terduduk dimeja dekat sofa.


"Ck Sabar dong"decak Ans setengah berteriak karna jarak ia berdiri cukup jauh dari sofa tadi.


"Ambil!"titah Ans terhadap salah satu anak buahnya.


Semua anak buah yang dibawa John adalah milik para gadis ini yang sengaja disusupkan untuk rencana mereka hari ini.


Laptop diambil dari meja dan dipegangi pria itu di belakang para gadis disana.


"Sudah!,diam anteng disana!"ujar Ans menatap kearah layar.


"Iya-iya,cepat lakukan,mereka sudah penasaran,,,,,siapa kita"ujar Yura tersenyum miring sebari menatap dua pria yang duduk disampingnya sejak tadi.


"Mmm menurut mu kita harus memulainya dari mana?,"tanya Ans berbinar menatap layar.


"Mata!"seru Yura bersemangat," Aku sudah mengincarnya sejak awal,kau harus mengambilnya untukku"


"No"suara dingin membuat atensi mereka teralihkan.


"Kenapa?"tanya Ans dan Yura bersamaan atas pernyataan Xia tadi.


Xia merogoh saku celananya lalu mengeluarkan tabung berukuran sepanjang kelingking lalu menyodorkan kearah ans dan diterima gadis itu.


"Apa ini?"tanya Ans sebari menaikan sebelah alisnya dan menatap tabung tersebut.


Woyy Ans liat"rengek Yura disebrang sana membuat ans berdecil lalu menyodorkan tabung kedepan layar laptop.


"Uji coba"ujar Xia membuat keempat gadis itu tersenyum.


"Lakukan!"seru Yura bertepuk tangan kecil saking bahagiannya.


Ans memberikan tabung kecil itu kepada anak buahnya"lakukan!"


"Baik nona"


Pria ajudan para gadis itu mendekat kearah John yang masih berteriak meminta dilepaskan,john menolak menolak cairan yang dipaksa masuk kedalam mulutnya,namun ajudan gadis itu mencekik pria itu sangat keras hingga John tidak bisa menolak selain pasrah.


"Uhuk-uhuk"John terbatuk setelah cairan itu berhasil masuk kedalam tubuhnya dengan paksa.


Seketika badan John itu memanas namun hanya berselang beberapa detik digantikan rasa dingin yang menjalar ketubuhnya,john memejamkan mata.


Xia jongkok untuk mengambil paku yang baru saja terjatuh dari tangannya bersamaan dengan John yang membuka mata dengan lirih.


Deg.

__ADS_1


"Sayang,,,,,aku mencintaimu,lepaskan aku,,,aku ingin memelukmu"teriak John membuat mereka yang ada disana terdiam sebari menggerjab lucu.


"Sayang,,,,, "John terus berteriak.


"Apa dia gila?" tanya Ans disetujui Yura.


"Pemikat"


Sekali lagi Hening,semua yang mendengar langsung menatap asal suara dengan perasaan berbeda.


"Pemikat cinta?"tanya Ans dan Yura bersamaan ," Dari mana kau mendapatkannya?" tanya keduanya bersamaan.


"Tiga bulan"jawab Xia membuat dua wanita itu beradu tatap lewat layar laptop lalu menatap anna yang sedari tadi tidak terdengar suaranya,bahkan suara nafas pun tidak terasa.


"Kak"panggil kedua gadis itu menatap anna meminta penjelasan.


Nona Xia mendapatkan racun tersebut beberapa hari lalu hasil dari pelelangan"jawab Anna terdengar dingin seperti biasanya.


Kedua gadis itu mengangguk mengerti,lalu menatap sengit kearah Xia"Kenapa kau tidak mengajak kami!"


Xia menghela nafas jengah tidak akan selesai jika berbicara dengan kedua gadis cerewet itu.


"Sayang,,,, lepaskan aku,aku ingin memelukmu"teriak John.


"Dia memanggil sayang kepada siapa?"tanya Ans menatap john dari jarak lima meter.


Xia mengedikan bahunya"kak maju!"


Anna yang mengerti dengan magsud sang nona langsung mengangguk dan berjalan maju didepan john yang masih saja teriak.


"No"ujar Xia,lalu dirinya berjalan seperti apa yang anna lakukan,dan respon john sama seperti saat melihat anna barusan.


"Kalian sedang Catwalk?"tanya heran Ans dengan tingkah dua wanita berwajah dan berkepribadian dingin.


"Kakaku yang bodoh"Yura menjawab," Mereka bukan catwalk tapi sedang mencari tau siapa yang John panggil sayang"


"Ooh,ngomong dong akukan tidak mengerti,,,sekarang giliranku"ujar Ans lalu berjalan seperti Anna dan Xia barusan.


"Sayanggg,,,,,kemarilah aku ingin pelukan,aku ingin memelukmu,aku tidak bisa tanpamu,sayang,,,, "teriak John saat melihat Ans yang semakin mendekat kearahnya dari arah depan.


Sedangkan Yura sudah terbahak mendengar dan melihat itu semua,berbeda dengan orang yang menjadi sasaran panggilan john,gadis itu sudah berdecih bahkan ingin mencekik pria itu sekarang juga,berani sekali!.


"Xia bangaimana ini bisa terjadi?" protes ans tidak terima,"Tadi saat kalian yang muncul,pria gila itu tidak memanggil kalian seperti itu"


"Pandangan pertama"jawab Xia.


"Magsudmu pria itu jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat ans begitu?"tanya Yura memastikan


Xia menghela nafas jengah malas sekali harus menjelaskan,"hmm"jawaban Xia berhasil membuat Yura terbahak.


"Mampusss "cibir gadis itu,kedua pria dia sampingnya hanya menyimak,mereka masih mencerna semua yang sedang terjadi dihadapan mereka,kejadian live entah dimana itu.


Xia melirik Anna meminta wanita paling dewasa diantara mereka yang sedari tadi hanya diam untuk menjelaskan,Anna mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Begini nona,pemikat cinta yang dimaksud nona Xia akan bereaksi seperti yang kita lihat,yang meminumnya akan langsung jatuh cinta kepada sosok pertama yang dia lihat,atau bisa dikatakan jatuh cinta pada pandangan pertama,dan racun ini tidak ada obatnya kecuali kematian" jelas anna membuat kedua gadis berbeda tempat itu mengangguk mengerti.


"Tapi kenapa harus aku?"tanya Ans sebari berpikir.


"Aku tau kenapa"ujar Yura yang sempat berpikir.


"Kenapa? "


"Saat pria itu masih memejamkan mata,aku lihat Xia berjongkok,dan kak Anna berbalik kearah lain dari tempat John,aku pikir pergerakan mereka tidak ada artinya,ternyata Ans memang bodoh"cibir Yura membuat Ans mendengus.


"Diamlah,aku tidak bodoh hanya saja mereka terlalu licik!"Ans berkata tidak terima,padahal jika bersama keduanya selalu menjadi orang yang selalu ternistakan.


Suara teriakan John sama sekali tidak dianggap sampai teriakan itu melirik secara perlahan,barulah menjadi pusat perhatian keempat gadis itu.


Mereka yang melihat keadaan John menaikan sebelah alisnya dengan pertanyaan dibenak mereka.


Pria bernama John seketika wajahnya menjadi merah lama-kelamaan semakin merah,john sudah menunduk masih berteriak yang terdengar lirih,teriakan pengungkapan perasaan seperti tadi.


Warna kemerahan itu semakin memerah di sertain kulit yang seperti mengerut"keriput?"guman Yura.


Semua kulit john mengerut seolah terlalu lama didalam air dengan warna kemerahan yang sangat parah,tubuh pria itu melemah terlihat dari pria itu yang terjongkok dengan keadaan dua tangan yang diikat keatas.


Bukan hanya perubahan pada kulit tubuh,namun juga pada rambut,rambut pria itu rontok begitu parah,hingga rambut hitam itu berjatuhan dengan sendirinya tanpa disentuh sedikitpun,seolah rambut itu hanya sehelai bulu ayam yang tertiup angin.


Ans menatap Xia meminta penjelasan.


"Efek"jawab Xia santai.


"Efek,magsudmu efek dari racun cinta adalah penuaan?"tanya Ans memastikan apa yang ia pahami,dan dibenarkan xia.


"Lima menit,tulang"ujar Xia.


"Jelaskan dengan benar kami tidak mengerti"rengek Ans lelah mendengar pernyataan singkat dari adik berbeda orangtua mereka itu.


"Pemikat cinta akan membuat seseorang jatuh cinta pada pandangan pertama tanpa obat kecuali kematian,efek samping penuaan setelah dua puluh menit meminum remuan,dan lima menit kemudian kulit pada tubuh orang yang meminumnya akan menghitam seolah terbakar,dan selesai dengan nyawa yang terlepas dari raga"ujar Xia menjelaskan dengan nada datar.


Mereka mengangguk mengerti," Sadis!,jika akhirnya mati setelah dua puluh lima menit meminumnya bagaimana bisa menjadikan sosok itu milik kita"tanya Yura tidak mengerti pungsi dari pemikat cinta tersebut.


Pemikat cinta diracik oleh seseorang dari keluarga yang cukup terkenal didunia bawah,penciptanya hanya meracik satu setiap racun yang ia buat dengan nilai sempurna,racun cinta termasuk keluaran terbarunya dan dilelang tiga bulan lalu,membuat banyak perselisihan saking banyaknya minat pada racun terbaru itu, dikabarkan pemenang dari pelelangan adalah sosok pria dengan harga tergila,dan entah bagaimana racun itu baru saja diberikan oleh Xia untuk pria bernama John.


"Membunuh tanpa menyentuh! "Ujar Xia " Berangkat! "


"Bentar lagi,aku ingin melihat pria itu menghitam seperti apa yang kau katakan,,,hanya memastikan"ujar Ans menolak.


"Tinggal"ujar Xia membuat Ans langsungĀ  menggandeng tanga Xia dan membawanya keluar diikut Anna.


Yura menutup laptopnya setelah panggilan vidio diputus,ia merasakan hawa aneh dari pria yang sedari tadi menyimak.


"Jelaskan!"


Yura mengusap lehernya, "Baiklah,,,dari mana yang anda ingin saya ceritakan?"


"Semuanya! "

__ADS_1


"Itu terlalu lama,tuan Maringgai Azonafra Amlias,kita langsung ke akarnya saja,agar seperti pohon jika menginginkan pohon itu tidak tumbuh kembali maka harus dicabut dengan akarnya"ujar Yura santai.


"Cepat katakan!"pekik Afra sebari memukul meja dengan keras.


__ADS_2