Menikah Karena Balas Dendam

Menikah Karena Balas Dendam
kecelakaan


__ADS_3

Di pagi hari yg cerah.salma bangun dan siap siap untuk ke kampus.tidak lupa salma selalu membereskan tempat tidurnya walaupun di rumahnya ada pembantu.


"Non,sarapan pagi sudah siap" bu mina memanggil salma untuk sarapan bersama keluarganya


"Ia bi,bentar lagi salma selesai"


Sesampainya di ruang makan.salma duduk di samping mamamya.


"Ma,salma hari ini pulang agak telat yaa"


"Memangnya kamu ada urusan apa,kok tumben pulangnya telat.gak kaya biasanya?"


"Salma mau jalan² bentar sama bela,sambil nyari novel"


"Owhhh,yaudah kalo gitu.pulangnya jangan malem².jam 6 sore udah ada di rumah yaa.soalnya sekarang banyak begal yg berkeliaran"


"Ia maa" jawab salma

__ADS_1


Selesai sarapan salma dan papanya siap untuk memulai rutinitas mereka setiap harinya.


Salma menggunakan motor KLX miliknya dan papanya menggunakan mobil.


Di perjalanan,salma mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.tiba tiba ada ibu yg menyebrang jalan tanpa melihat kanan kiri terlebih dahulu.dan tabrakan pun terjadi, dengan keadaan menangis sambil memagang perutnya ibu tersebut memanggil salma untuk menolongnya.salma dengan keadaan kaki dan tangan yg terluka langsung bangun dan menolong ibu tersebut.salma yg melihat darah yg mengalir dipaha ibu itu langsung panik dan memanggil kendaraam beroda 4 agar membawa ibu tersebut ke klinik terdekat.


Sesampainya di klinik,ibu tersebut langsung di tangani oleh dokter dan para suster disana.keluarga dari ibu tersebut datang dengan wajah yg panik


"Dimana istri saya?" dengan raut wajah yg panik dia bertanya kepada salma.


" istri om ada di dalem,lagi di tangan oleh dokter"


"Sudah lah vir,tenangkan dirimu dulu.salsa pasti ga apa apa." Seorang ibu yg umurnya sekitar 50 tahunan menenangkan anaknya.


"Gimana aku bisa tenang ma,salsa lagi mengandung anak pertama ku maa"


"Mama tahu,kekawatiran kamu.tapi kamu harus tenang dulu." Dewi menenangkan anaknya sambil mengelus pundaknya.

__ADS_1


Salma yg melihat itu hanya diam mematung,bingung harus bersikap bagaimna.sedangkan salma lahh yg mengakibatkan kecelakaan itu terjadi.


" siapa keluarga dari pasien atas nama bu salsa?"


"Saya suaminya,bagaimana dengan keadaan istri dan anak saya"


"Mohon maaf,anak yg di dalam kandungan bu salsa tidak dapat tertolong.kalau kondisi ibunya sudah membaik,tapi bu salsa harus banyak istirahat"


Vir yg mendengan itu jatuh berlutut dan manangis.salma yg mendengarnya pun kaget dan rasanya iya ingin menangis,


"apa aku baru saja membunuh anak manusia,bahkan dia sendiri belum hadir didunia ini.apa aku seorang pembunuh.Tuhan bantu aku" batin salma berbicara sedih.sedangkan air matanya sudah keluar tanpa meminta ijin kepada pemiliknya


"Om tante,salma minta maaf.mungkin salma telat mengantarkan ibu tadi" salma berbicara dengan takut jika keluarga dari ibu tersebut memarahinya atau bahkan memukulnya.


"maafkan salma jg yg sudah menabrak ibu tadi,salma tidak sengaja menabraknya" salma berbicara sedangkan air matanya turun tanpa meminta ijin kepada pemiliknya


"Ohhh jadi kamu yg sudah menabrak istri saya dan membunuh anak saya,bahkan anak saya belum hadir kedunia ini.apa salah istri dan anak saya!!" Vir ingin menampar salma,tiba tiba ada tangan yg manahan tangan vir tidak lain adik dari vir yg bernama devlan sanjaya

__ADS_1


"Sudah kak,kita bisa bicara ini dengan baik².aku tau kaka sedang bersedih sekarang.cuma untuk saat ini kaka harus menjernikan pikiran kaka dulu agar kaka ipar tidak jg ikut tertekan dengan kabar ini." Devlan berbicara untuk menenagkan vir.Devlan menatap salma dengan rasa benci seakan akan ingin memakan salma hidup²


__ADS_2