Menikah Karena Balas Dendam

Menikah Karena Balas Dendam
Bab 56: Pelajaran untuk pelakor berbisa


__ADS_3

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻


β€’


β€’


πŸŒΉβœ¨πŸ’žβœ¨πŸŒΉ


Wulan dan santi telah rapi kini keduanya telah siap untuk pergi.


Panji sudah berusaha membujuk wulan untuk tidak berurusan lagi dengan wanita ular seperti nya wanita itu sangat berbahaya, panji takut wulan kenapa-napa.


"Lan, kamu yakin tetap ingin melakukan? apa tidak sebaiknya kamu pikir ulang," ucap Panji masih berusaha membujuk wulan.


"Stop menahan apa yang ingin wulan lakukan, ini ngidam nya bagaimana juga harus di turuti, emangnya kamu mau tanggung kalau anak nya ileran?" tanya Santi hanya beralasan.


Santi memang pernah dengar hal seperti itu jika tidak di turuti ngidam ibu hamil, anak nya akan ileran lahir nanti. Santi tidak tau apakah hal seperti itu benar adanya akan terjadi atau tidak.


Yang terpenting bagi santi sekarang membantu wulan memberi pelajaran pada pelakor berbisa itu, tangan nya saat ini sudah sangat gatal sejak kemarin saat mengetahui cerita wulan jika dosen tampan pujaan banyak kaum hawa di kampus sudah menikah dan istrinya itu adalah wulan sahabatnya sendiri.


Bahkan hal yang membuat nya lebih terkejut adalah mengetahui jika pernikahan sahabat nya itu tidak bahagia, dan untuk cerita detail nya wulan tidak ingin berbagi, biarkan semua yang buruk dia pendam sendiri.


"Santi jangan menghasut wulan yang tidak seharusnya dia lakukan, ini berbahaya kamu gak pikir itu? hal buruk apa saja bisa terjadi pada wulan? wanita itu seperti nya bukan wanita sembarangan, coba kamu pikir dia saja berani melakukan hal yang tidak pantas padahal saat itu dia mengetahui pak rizal sudah memiliki istri, bahkan hal yang lebih parah wanita itu melakukan hal gila di depan wulan? apa sudah kamu simpulkan julukan apa wanita seperti itu? tidak mungkin bukan dia wanita bodoh?" jelas Panji berharap perkataan nya panjang lebar ini dapat membuat kedua wanita tersebut berubah pikiran.


...****************...


Lestari duduk santai di taman belakang di temanin jus dan buah-buahan segar.


Dia merasa bahagia, akhirnya dapat menyingkirkan wanita gembel itu, kerja kerasnya sejauh ini ternyata membawa hasil memuaskan hingga dia tak tau harus berkata apa dalam mengungkapkan kebahagiaan saat ini.


"Ternyata sangat muda membuat wanita gembel itu pergi dari hidup rizal, wanita bodoh seperti dia tidak akan bisa melawan ku. Jangan harap kau mendapatkan sedikit harta milik rizal karena itu tidak akan aku biarkan, sekali gembel akan tetap menjadi gembel dan akan kembali pada tempat asalnya," ucap Lestari bahagia.


"Secepatnya aku harus minta rizal menikahi ku bila perlu besok, aku tidak ingin semua terbongkar seperti nya perkataan ku kemarin sedikit membuat rizal curiga," lanjut Lestari kembali teringat kejadian kemarin saat diri nya keceplosan tidak menyadari keberadaan rizal di dekat nya.


Lestari terdiam memikirkan rencana yang harus di lakukan berikut nya.


Lama terdiam akhir nya dia meraih ponsel nya di meja dan menghubungi seseorang di sebrang sana.

__ADS_1


πŸ“ž:" Hallo, aku ingin kamu melakukan sesuatu untuk ku sayang, aku tidak ingin semua rencana yang sudah ku susun sejauh ini hancur lebur begitu saja tanpa hasil," kata Lestari pada seseorang di sebrang telpon.


πŸ“ž:....


πŸ“ž:"Terimakasih sayang, kamu memang paling the best aku akan memberimu pelayanan yang tidak akan bisa kamu lupakan."


πŸ“ž:....


πŸ“ž:"Aku tutup telpon nya dulu."


πŸ“ž:.....


πŸ“ž:" Aku ingat itu sayang, servis terbaik untuk pria tampan seperti mu akan aku berikan jika kamu melakukan tugas mu dengan baik."


Tanpa lestari sadar wulan mendengar pembicaraan nya.


Entah kenapa perasaan nya begitu sakit mendengar lestari bermesraan dengan rizal di sambungan telepon, apalagi membahas servis.


Dan hal yang berada di otak wulan mengenai servis pasti masalah ranjang dan kenangan masa lalu itu pun seketika kembali terlintas di benak wulan mengingat suara ******* lestari berhubungan dengan rizal.


Tanpa dia sadari air matanya mengalir begitu saja.


Pikirnya lestari sedang berbicara dengan rizal di telpon, karena wanita itu selalu memanggil rizal dengan panggilan sayang tidak pernah memanggil dengan sebutan nama.


Panji menoleh pada wulan, melihat wanita yang di cintai itu bersedih dia menggenggam erat tangan nya memberi kekuatan jangan menunjukkan kelemahan kita pada musuh karena itu akan membuat musuh bahagia melihat lawan nya hancur.


Wulan menoleh balik pada panji dan mengangguk kecil yakin bisa melewati ini.


Santi sedih melihat Wulan seperti sekarang ini, dia akan melabrak pelakor berbisa itu dan memberi pelajaran agar kapok.


Santi berbalik pergi ke belakang mengambil sesuatu. Setelah mendapat kan apa yang di inginkan, dia berjalan mendekati lestari.


Byuuurrr....


Santi menyiram satu ember air yang di ambil di dapur dan tentu itu adalah air cucian piring kotor.


Dia terlalu geram melihat tingkah pelakor yang satu ini, belum juga menikah masih saja ingin melakukan hubungan terlarang.

__ADS_1


Santi mengutuk lestari jika saja tidak ada hukum yang berlaku dalam membunuh orang, hari ini juga sudah langsung dia bunuh pelakor berbisa itu.


"Apa-apaan ini, siapa yang berani melakukan ini padaku?" marah Lestari pakaian yang di kenakan menjadi basah kuyup.


"Saya? kenapa? apa yang ingin kau lakukan pelakor berbisa?" tanya Santi menantang tidak takut malah menatap tajam tidak kalah dari lestari.


"Siapa kau? kenapa bisa masuk di mansion ku?" tanya Lestari marah bagaimana ada orang asing masuk ke dalam mansion nya.


"Cuih, apa air cucian piring itu belum cukup untuk menyadari mu dari kehaluan mu itu? apa saya harus melakukan sekali lagi? silakan request air apa yang ingin kamu rasakan dengan senang hati akan siapkan," tawar Santi meledek lestari hal tersebut membuat wanita tersebut semakin marah.


Dan saat tangan lestari ingin menampar santi dengan cepat Wulan menahan tangan kotor lestari menyentuh pipi mulus sahabat nya.


Deg...


Lestari kaget saat menoleh pada seseorang yang menahan tangan nya saat ingin memberi pelajaran pada bocah tidak tau diri tersebut.


"Jangan harap saya membiarkan tangan kotor mu itu menyentuh pipi bersih sahabat saya," tegas Wulan menghempas tangan lestari dengan kasar lalu membersihkan tangan nya dengan tisu basah.


Menyentuh lestari sama saja menyentuh debu dan harus di bersihkan jika tidak akan terkena penyakit.


"Apa yang kau di lakukan di sini? siapa yang mengizinkan mu masuk ke sini gembel!" marah Lestari menatap penuh kebencian pada wulan.


"Memberi mu sedikit pelajaran. Jangan khawatir saya tidak akan memungut kembali barang bekas yang sudah saya buang, saya pikir barang bekas saya itu memang sangat cocok untuk mu, yang satu memalukan dan yang satu lagi menjijikkan, sangat cocok bukan kalian berdua? saya berdoa kalian selalu bahagia," kata Wulan menghina lestari.


"Kau!" geram Lestari saat tangan ingin kembali menampar wulan.


Lagi dan lagi wulan menahan tangan kotor lestari yang ingin di layangkan kan ke pipi nya lalu mendorong wanita tersebut dengan kuat hingga terjatuh.


"Jangan harap kau bisa menampar ku dengan mudah, aku bukan wulan yang dulu mudah kau tindas," lanjut Wulan menarik rambut lestari dengan kuat.


"Auwh, sakit gembel lepaskan!" teriak Lestari kesakitan.


...Bᴇʀsα΄€α΄Κ™α΄œΙ΄Ι’......


...✨____________ 🌼🌼_______________✨...


Yang mau join di grup author yuk klik link di bawah ini. Author barusan buat grup biar kita bisa lebih dekat dalam berinteraksi, kalau gak bisa di klik bisa langsung WA Author di nomor: 082340991885

__ADS_1


https://chat.whatsapp.com/C30KfqK9Q4qGEL9VKkGNuQ.


__ADS_2