
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
•
•
🌹✨💞✨🌹
Brak....
Ke empat pasangan olahraga ranjang itu kaget dengan dobrakan pintu dan masuk nya Wulan bersama 10 pria bertubuh kekar yang mengenakan pakaian serba hitam.
"Siapa kau? kenapa bisa masuk di sini?" Kaget sih A malu kondisi nya saat ini tanpa busana di tubuh nya.
Begitu dengan ketiga teman perempuan nya dan para pria.
"Kau bertanya aku siapa? apa kalian benar tak mengenal ku? seingat ku perpisahan kita tak begitu lama lalu kenapa begitu cepat kalian melupakan ku? atau jangan-jangan ... kalian pikun? oh no bagaimana itu bisa terjadi kalian wanita ja*lang tidak mungkin pikun karena itu sama saja bunuh diri melupakan panas nya ranjang bercinta dengan banyak pria mencari kepuasan?" Jeda Wulan melirik para pria tua bodoh itu. " Kenapa menatap ku seperti itu? apa aku salah berbicara? aku rasa semua yang ku kata kan semuanya benar tidak ada yang salah," sambung Wulan berakting berlagak seperti orang bodoh.
Diam sejenak berpikir akhir nya ke empat wanita itu mengingat.
"Kau wanita miskin itu bukan?"
"Wah ... wah ... wah ... ternyata daya ingat mu sangat bagus, apa kau juga mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu saat kalian para ja*lang sialan menjebak ku!" teriak Wulan murka mengingat malam tragis di mana kesucian nya harus di ambil paksa oleh pria yang tak di kenal.
"Jadi semua ini rencana mu ingin membalas kami di masa lalu?" Tatap si A yang bernama Tasya.
"Tepat nya seperti itu saya ingin kalian merasakan seperti apa yang saya rasakan dulu, tapi rencana saya gagal karena kalian malah menikmati nya sebab kalian asal nya ja*ang tentu menikmati semua sentuhan dari pria mana pun bukan?" ejek Wulan seraya berjalan berjalan mendekati tasya.
Wulan berjongkok meraih pakaian tasya dan melempar ke arah nya.
"Apa kau tidak malu polos seperti bayi yang baru lahiran? atau mungkin kau dan teman-teman mu ini sudah tak memiliki urat malu atau sengaja ingin menggoda para pengawal ku?" tanya Wulan menaikkan alis senang dapat mengejek teman lamanya yang tak bisa kemana-mana.
__ADS_1
"Hey wanita miskin tidak usah berlagak seperti orang kaya sekali miskin akan tetap miskin sampai kapan pun itu. Dan jangan harap setelah melihat kau datang di kawal banyak pengawal kita akan takut pada mu karena itu hanya akan terjadi di dalam mimpi," ujar sih B yang bernama Tri.
"Suara siapa itu? kenapa saya mendengar suara tapi tak melihat wujud, apa itu kunti?" bohong Wulan lalu menoleh ke belakang.
"Apa kalian tau dari mana asal suara itu?" tanya Wulan berlagak bodoh.
Melihat sikap sombong Wulan ke empat wanita tersebut menjadi geram dengan semua ini.
Sedangkan para pengawal yang ikut masuk bersama Wulan tak menyangka akan melihat adegan 21+ secara live, dan bahkan ini adalah rencana Nona mereka yang ingin balas dendam.
"Wouw, amazing pertunjukan yang menggiurkan, apa fokus Nona tadi menonton ini? sungguh tidak bisa di bayangkan bagaimana reaksi Tuan jika mengetahui istri nya menonton adegan 21+ secara live dan semua ini adalah rencana Nona sendiri? "
Tanpa mereka sadari Rizal sudah berada di balik pintu menyaksikan semua yang terjadi.
Saat tiba di klub, ia langsung masuk sesuai pesan teks dari orang nya jika mereka berada di ruang bawah tanah karena Nona mengajak ikut ada sesuatu yang harus di kerjakan.
Rizal sedikit terkejut dengan pengakuan Wulan yang sangat marah pada ke empat perempuan bertubuh polos seperti bayi itu.
"Jadi dia memang bukan wanita ja*ang, lalu kenapa mereka sangat membenci Wulan dan apa tadi mereka bilang wanita miskin? sebenarnya siapa Wulan? bukannya dia anak dari Ibu Sofia dan Pak naldo?" batin rizal bertanya-tanya bingung dengan apa yang dengar.
"Bukannya dia dulu pernah bekerja disini pasti atasan nya mengetahui sesuatu tentang Wulan, aku harus meminta orang suruhan ku untuk menyelidiki ini." putus Rizal meraih ponsel dan mengirim pesan pada seseorang.
Pria itu masih engan memunculkan diri di dalam sana, ia ingin menyaksikan semua tanpa di sadari siapapun termasuk Wulan.
"Akan aku bunuh kau sekarang wanita miskin berkedok ja*ang!" teriak Tri kesal merasa sudah di permalukan Wulan sih wanita miskin yang dulu selalu menjadi bulian mereka.
"Aku mendengar nya lagi." Wulan kembali menoleh ke belakang dan bertanya." Apa kalian tau di mana orang nya? sejak tadi saya terus mendengar suara tapi tak melihat wujud nya sungguh sangat menyedihkan," bohong Wulan dengan wajah sedih nya.
Kedua kalinya Tri merasa di permalukan dan tahan lagi ia pun bangkit dengan tubuh polos seperti bayi berdiri menghampiri Wulan.
Dan para pria yang melihat jelas tubuh Tri itu menelan ludah kasar.
__ADS_1
"Oh Tuhan kenapa wanita ini tidak memiliki malu?"
"Ujian apa lagi ini? kenapa saya harus di perlihatkan adegan 21+ kenapa tidak 21-."
"Apa tubuh nya masih nikmat, jika iya aku ingin merasakan nikmat nya."
"Bagaimana nasib suami nya di masa depan jika melihat langsung masa lalu istri begitu memalukan."
Seperti itulah beberapa ucapan batin mereka yang melihat Tri bertubuh polos seperti bayi mendekati Wulan.
Tri hendak menampar Wulan, namun dengan sigap Wulan menahan itu.
"Jangan mimpi kau dapat melakukan ini lagi, kau pikir saya Wulan yang lemah yang dulu mudah kalian tindas seenak hati? jika kau berpikir seperti itu kau salah besar, saya bukanlah Wulan yang lemah, yang dikit-dikit menangis, dan dikit-dikit mengikuti semua perintah bodoh kalian itu."
"Kau pikir setelah kau berubah kita akan takut gitu? tidak ... itu tidak akan pernah terjadi."
Rizal yang melihat di balik pintu menjadi geram entah kenapa melihat wanita sombong itu mengatai Wulan rasanya ia ingin merobek mulut kasar nya itu hingga tak dapat berbicara lagi.
"Wanita angkuh dia pikir dia siapa kau akan mendapat balasan dari apa yang kau perbuat hari ini," ucap rizal mengepal kedua tangan nya.
Para pengawal yang melihat Nona nya ingin di celakai bayi besar mendekat Nona nya.
"Menjauh lah dari Nona Wulan atau kejadian hari ini menjadi viral trending satu seluruh dunia," ancam salah satu pengawal Wulan.
Dan Tri mendengar itu menjadi takut dan langsung melangkah mundur tanpa berkata lagi.
"Jangan menakuti nya seperti itu, lihatlah wajahnya sudah takut," kata Wulan puas melihat Tri dan teman nya tidak dapat berkutik mendengar ancaman orang-orang nya.
"Baru kali ini aku melihat wanita seperti mu Wulan, kau benar-benar wanita langkah yang pernah aku temui dari banyak wanita yang ku jumpai," batin rizal.
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
__ADS_1
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...